Correspondent Muhammad IRAWADI
Total 3 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 580 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< HIV/AIDS: Musuh dalam selimut dan mimpi buruk buat Liberia
When the weekend reaches Monrovia >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
Akang Luigi…..Bravo peacekeeper…..tulisan akang menggetarkan jiwa “peacekeper” saya ….tapi apa daya ...
by Catur Sulasdiarso in 60th anniversary of UN Peacekeeping: Active participation
50x sehari patroli udara? hebat… but, bahan bakar dunia sdg naik, ...
by Lili in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
enjoy reading kang luigi’s article! well-done written. wish i can have ...
by ukirsari in 60th anniversary of UN Peacekeeping: Active participation
Terus kabarkan kepada DUNIA yang GEMPITA, bahwa masih banyak ...
by cowoktulen in Sekolah kehidupan untuk anak Liberia
Hello Bapak, how are you doing? Its been a long time ...
by Nichael Supit in Sekolah kehidupan untuk anak Liberia
Selamat bertugas buat Konga XXIII B, dengan aktifnya Air Patrol ...
by Luigi Pralangga in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
wah, mantap banget, kalo permainan indonesia banyak banget, contohnya beteng2an, ….dan ...
by menwaums in Tentara PBB di Lebanon ikuti lomba balap egrang
sukses mas…saya selalu mengikuti berita dari sana meskipun nggak terus ...
by Sentot Hery Suseno in Tentara PBB di Lebanon ikuti lomba balap egrang
Mas Donasion,
Saya mengerti banget perasaan-nya jauh dari keluarga dan sanak-family, karena ...
by luigi pralangga in Pekan Baru: Merindu yang sudah membiru
pa, , , , , ,we miss u. . . .
pa, ...
by nandha in Pekan Baru: Merindu yang sudah membiru
Pengalaman yang sudah dilaluinya membuatnya menjadi matang. Saat berkomunikasi dengan Liason Officer dari tentara Lebanon, bahasa Arab sangat fasih keluar dari mulut Munim.
21 tahun sudah bergabung dalam jajaran pegawai Departemen Luar Negeri, bukanlah waktu yang singkat. Mulai tahun 1985 sudah melalui pendidikan awal hingga pendidikan akhir untuk tataran jabatan diplomat sudah dilalui. Bapak 3 orang anak, yang sudah melalang buana di daerah arab, memiliki kesempatan untuk mengisi hidupnya diluar keahliannya.

Tidak pernah terbayang, putra asal sumatra utara ini, untuk menyandang pangkat Letnan Kolonel Tituler. Munim Ritongga, sangat bangga menggenakan pangkat tersebut. Kepercayaan ini diberikan pemerintah karena keikutsertaannya bergabung dengan Kontingen Garuda XXIII A ke Lebanon. Bahasa Arab merupakan kemahirannya yang diperoleh saat direkrut oleh Departemen Luar Negeri. Sedangkan saat ini jabatannya adalah bidang Ipoleksosbud untuk negara Tunisia, Maroko dan Aljazair. Bertugas di Arab Saudi 3 tahun, Sudan 2 tahun dan di India selama 1 tahun. Ditambah pendidikan Sesparlu dan Sespim II, tentunya pengalaman ini sudah pantas buat Munim saat ini menduduki jabatan setingkat Dirjen atau duta besar.
Pada saat diperintah untuk bergabung dengan kontingen Indonesia, dengan bangga Munim menyanggupi. Kesempatan tidak akan terulang dua kali, meskipun harus bergabung dalam sisi kehidupan militer. Bangun dan tidur bersama dengan para prajurit militer merupakan hal yang benar-benar baru. Tata cara hirarki menjadi panduan utama di militer. Dengan pangkat Letnan Kolonel, secara hirarkis Munim merupakan pejabat senior di lingkungan kontingen Indonesia, setelah komandan Satgas dan Wadan Satgas.
« HIV/AIDS: Musuh dalam selimut dan mimpi buruk buat Liberia When the weekend reaches Monrovia »