Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Musim dingin menerpa Lebanon, TNI tingkatkan kewaspadaan

21 January 2010, 06:35 , by Rully Ramadhiansyah

 

Musim dingin disertai hujan deras dan angin kencang dengan suhu berkisar 9-10° celsius menerpa wilayah Lebanon Selatan, Selasa (19/01/2010) khususnya wilayah Naqoura yang menjadi daerah tanggung jawab Satgas Force Headquarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1 dan Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2 yang bermarkas di Sudirman Camp, Naqoura, Lebanon Selatan.

Musim dingin menerpa Lebanon, TNI tingkatkan kewaspadaan

Keadaan ini berdampak langsung terhadap kegiatan operasional Satgas serta pelaksanaan aktivitas para prajurit TNI di lapangan. Kondisi ini diperparah lagi dengan kabut yang cukup tebal, sehingga berpengaruh terhadap jarak pandang serta pengawasan terhadap suatu objek.

Musim dingin menerpa Lebanon, TNI tingkatkan kewaspadaan

Namun, hal tersebut tentunya tidak boleh membuat lengah kesiapsiagaan serta kewaspadaan para Pasukan Penjaga Perdamaian Dunia ( Peacekeeper ) dari Indonesia yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara perdamaian di Lebanon Selatan sesuai dengan Resolusi Dewan keamanan PBB nomor 1701.

Musim dingin menerpa Lebanon, TNI tingkatkan kewaspadaan

Prajurit TNI Satgas Konga XXVI-B1 dan B2 yang bertugas menjaga keamanan di wilayah Naqoura Camp bekerjasama dengan pasukan Italia, harus bertahan dibawah guyuran hujan yang cukup deras disertai dengan hawa yang sangat dingin. Namun, inilah tantangan yang harus dihadapi untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di daerah Naqoura Camp, jangan sampai membuat kewaspadaan prajurit TNI menjadi lemah hanya dikarenakan cuaca sehingga dapat menyebabkan kelalaian.

Musim dingin menerpa Lebanon, TNI tingkatkan kewaspadaan

Menghadapi situasi seperti ini, para prajurit TNI mempersiapkan diri mereka serta perlengkapan yang dimiliki untuk mengantisipasi cuaca dingin tersebut yakni dengan menggunakan peralatan musim dinginnya seperti jaket, mantel hujan, overcoat, sepatu musim dingin dan sarung tangan, sehingga diharapkan dengan kesiapan yang dimiliki dan matang, para prajurit dapat menjalankan tugas maupun misi yang sedang diembannya dengan berhasil.

Rully Ramadhiansyah Rully Ramadhiansyah, 1st Lieutenant Special Corps, was born in July 1980 in Bekasi, West Java. After conclusion of formal education, his secondary school education in the year 1998 to continue studying at the Institute of Social Science and Politics of Jakarta...

Detail Profile »

1  Comment

by neng.widiyawati at 26 January 2010, 23:40

buat saudaraku yg lg berjuang di lebanon tetap semangat ya, meskipun cuaca sangat buruk,doa kami menyertaimu….

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Kasman Taslim I don’t think this is the right blog for me. Architect who is not used to be visible around army or police. Serving with United Nations Assistance Mission in Afghanistan (UNAMA) since 1998, teach me “the closer, the more vulnerable”,...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago