Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

NIGHT PATROL WITH INDONESIAN FPU

12 March 2009, 14:35 , by Reinhard Hutagaol

 

FPU Indonesia di El Fasher kembali mendapat ‘tantangan’ dari Commisioner Civpol UNAMID agar bisa melaksanakan patroli malam di IDP camp, khususnya IDP Camp ‘Abu Shouk’ dan ‘El Salam’ , hal ini karena disinyalir banyak terjadi kriminalitas dari anasir – anasir yang tidak jelas, yang memanfaatkan konflik di darfur bukan untuk memperjuangkan cita – citanya, namun hanya untuk kepentingan ekonomis kelompok itu semata.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Setiap malam di IDP camp hampir terjadi perampokan terhadap penduduk di dalam IDP, dan hal itu sering dikeluhkan oleh penduduk IDP terhadap UNAMID…. Memang penjagaan keamanan di IDP camp masih merupakan tugas Kepolisian Pemerintah Sudan, namun mereka tidak dipercaya lagi untuk dapat memberikan rasa aman terhadap mereka.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Oleh sebab itu Civpol yang tergabung dalam CPC ( Comunity Policing Center ) bersama FPU Indonesia segera melaksanakan patroli malam bersama… gunanya untuk memberi rasa aman terhadap penduduk di dalam IDP camp, dan kesempatan pertama “ joint Patrol “ yang dilakukan oleh CPC dan FPU dilaksanakan malam ini, dan saya ikut ‘nimbrung’ dengan mereka.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Patroli ini terdiri dari 1 pleton FPU Indonesia menggunakan APC dan mobil armored, beserta 1 regu dari CPC, titik kumpul pertama adalah di suatu tempat yang dinamakan “ Asembly Point “ yang terletak di tengah – tengah IDP camp “Abu Shouk” dan IDP camp “El Salam”, keberadaan “ Asembly Point “ ini adalah sebagai titik awal pergerakan Polisi UNAMID dalam menyambangi 2 IDP camp tersebut.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Melalui IDP camp yang tidak ada listrik dan penerangan pada malam hari tentunya sangat beresiko, makanya setiap pergerakan para CPC walaupun tidak bersenjata wajib memakai rompi antipeluru dan Helm demi keamanan mereka. Bagi Kami FPU pun faktor Safety sangat penting, penggunaan APC dan Armored car merupakan keharusan bagi kami.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Bagi perorangan anggota FPU juga dilengkapi dengan peralatan “ Night Vison “ dan “ thermal “ yang dapat melihat sesuatu didalam kegelapan sekalipun. Namun tetap saja kegelapan masih menjadi tantangan bagi pengendara APC buktinya salah satu APC kami “terperosok” kedalam lobang yang cukup dalam.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Namun berkat kepercayaan masyarakat besar kepada kami, mereka dengan sukarela membantu dan kami bergotong royong menggali tanah untuk bisa membuat jalur untuk keluar dari lobang tersebut. Dan kendala tersebut teratasi….. “Sukron Katsiron Sayid ! “

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Setelah beberapa jam patroli, kembalilah kami ke “Asemmbly Point” dan menyatukan temuan yang didapat di lapangan untuk dibuatkan laporan.

Reinhard - Patroli FPU Sudan

Demikian sekilas keikut sertaan saya dalam “Night Patrol” beserta FPU dan CPC didalam IDP Camp…. Nantikan kisah selanjutnya dari Darfur… :)

Reinhard HUTAGAOL Reinhard Hutagaol currently serving as AKBP/Leut. Col (Police Commision) at Indonesian National Police (INP). Having equipped with extensive exposure during his previous international assignment in Bosnia-Herzegovina in 1997 – 1998. Reinhard has already deployed to Sudan for assignment to...

Detail Profile »

4  Comments

by Santoso at 15 March 2009, 22:01

Saudara sebangsa,
Patroli malam didalam kegelapan kelam sangat beresiko tinggi jadi; penyamun apapun saja sebutannya kalau mereka itu penjarah dan (maklum di Africa) pasti dia hitam maupun Arabnya-pun tetap hitam apalagi Sudan yang berperangai kasar, bukannya rasis (membeda-bedakan warna kulit) tapi penjarah-penjarah itu adalah mahluk yang sudah nekad, mereka berani menembak (membunuh) demi keselamata-nya.

Harap anda-anda waspada..! Tentunya anda-anda semua ex “PELOPOR” pasti pintar dan jitu menembak alias (“Mahir atau “Ulung) jangan sia-siakan kalau merespond harus tembak di-jidat dan mati. Kaliber peluru (gotri) senjata anda lebih kecil dari Kalisnikov, please do not wasted your time. Keluarga menunggu kedatangan anda kembali ketanah air utuh dan selamat.

Selamat Berpatroli, salam damai dari Abidjan, Ivory Coast.

by Luigi Pralangga at 15 March 2009, 22:09

Juragan, didoakeun agar dalam setiap kegiatan dinasnya selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa dan lancar. hati-hati dalam patroli mengingat intensitas ‘threat’ saat ini menurut UNDSS masih sangat rawan.

by putra at 21 March 2009, 06:43

Wow..
Tegang abis…
Adrenalin meningkat….
Waspada…
WOw… bener2 tugas yang berat, tapi aku percaya FPU Indonesia orang2 terpilih n bisa mengatasi itu semua.
Selamat bertugas n semangat…

by ira at 2 April 2009, 23:16

Ga terasa penantian ini dah masuk bulan ke 6. Semoga suamiku n tim fpu selalu dlm keadan sehat wal’afiat. I miss my U Bang Herwen, my beloved Husband. May Allah blessed U all. Do the best n keep in spirit!!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Dody WIBOWO After graduating from the University for Peace (UPEACE), a UN-mandated graduate school of peace and conflict studies in Costa Rica, Dody returned to his previous job as academic assistant at Master Program in Peace and Conflict Resolution, Gadjah Mada University...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago