Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Obat Kuat ala Liberia: Onigoo, Omagoo...!!

31 May 2009, 03:30 , by Luigi Pralangga

 

Disclaimer: Ini hanya cerita sontoloyo pribadi saja, tidak mengandung unsur ilmiah dan secara klinis belum tentu bisa dibuktikan. Nah, kalau sudah faham marilah dimulai ceritanya… Dalam kurun waktu setahun terakhir ini, dalam beberapa kesempatan ngobrol dengan kawan lama saat cuti mudik di tanah air, dari beberapa chat session pada instant messenger itu, rekan-rekan pria selalu mengajukan kepada saya beberapa pertanyaan khas, kalau dikategorikan itu tidak jauh dari seputaran wanita, makanan dan (ini dia yang spesial) obat kuat. (Bener khan, pasti pembaca sedang tersenyum sekarang). Entah mengapa ya, rasa ingin tahu kebanyakan pria selalu tertuju pada 2 (dua) dari 3 topik tadi, dan bagi karakter pria petualang dalam perihal ranjang, pertanyaan perihal keperkasaan diatas ranjang dan obat-obat/ramuan khas yang mendukung performa tidak luput menjadi pertanyaan kepada saya.

Eh, men.. cariin gue dong obat kuat khas Liberia disana yah.. nanti bawaain pas elu cuti mudik, oke!??”, lalu ada lagi yang bertanya demikian: “Men, gue denger viagra afrika itu paten punya, coba dong cari tau sepertiapa sih dan beliin yah buat testing nih – penasaran gue!” atau pertanyaan lainya kebetulan yang membuat saya ngakak lama berhentinya adalah dari seorang karib wanita via email menanyakan: “Mas, yang gue denger titit orang ireng disono gede-gede dan panjang-menggantung, itu mereka pake obat apa sih?” (Yaolloo, dikiranya saya ini ikut-ikut memeriksa isi celana dalam mereka apa? – Kurang kerjaan kali!)

Nah, dari pertanyaan-pertanyaan itu kadang dalam satu kurun waktu, kembali teringat dan saya sering senyum – senyum sendiri saat berkendara pulang dari bekerja, melintas dijalan dan melihat segerombolan orang-orang Liberia yang bekerja membongkar muat sebuah truk penuh dengan karung beras, dimana cukup jelas terlihat peluh itu mengucur deras dan tarikan urat pada otot mereka tergaris kentara gamblang akan faktanya bahwa kebanyakan pria-pria Liberia disini masih banyak yang menghidupi diri dan keluarga mereka sebagai pekerja kasar.

Memang postur mereka kekar dan berotot, maka teringatlah kembali saya dengan pertanyaan si kawan itu yang menayakan apakah si “terong” didalam celananya besar dan panjang menggelayut. Rata-rata orang Liberia itu kecil-pendek posturnya, ketimbang orang Ghana, Senegal dan Nigeria.. meski demikian wallahualam untuk ukuran onderdil dalam-nya. Thanks untuk pertanyaanmu, neng – nggak usah jauh-jauh ke Liberia, mungkin jawabanmu bisa dicari di seputaran wilayah Tanah Abang di Jakarta, karena tidak sedikit para saudagar hitam yang berbisnis disana adalah dari kawasan negara-negara di Afrika Barat.

Pertanyaan selanjutnya ini yang mungkin agak bisa dicarikan jawaban-nya oleh saya.. Berbicara soal obat kuat dan tukang obat, saya teringat dengan kisah jaman masih duduk di bangku SD dulu, dimana dalam perjalanan pulang sekolah menuju terminal bus di Blok-M, Jakarta itu, saya selalu tertarik untuk menyimak si tukang obat itu cuap-cuap tiada cape di emper terminal bus sembari mempertunjukkan atraksi dengan seekor ular dan kalajengking, dan terlihat disana sederet hewan liar seperti buaya dan biawak terikat dibawah kerangkeng rantai, lalu kemudian ditutup atraksinya dengan menyodorkan botol kecil minyak ramuan-nya dengan segudang khasiat kuat untuk ini dan itu kepada para penonton.

Nah, sensasi tukang obat kuat inilah yang cukup melekat pada ingatan, ditambah lagi pertanyaan kawan-kawan itu. Sejak 3 minggu lalu, saya selalu melihat dan melintas dikala hendak pergi makan siang bersama dengan rekan-rekan sekantor, seorang tukang obat di sisi jalan, mengapa kok saya bisa terpanggil perhatiannnya?, betapa tidak..? – illustrasi atau gambar yang tertera pada spanduk yang dipakainya sungguh mengundang tawa dan dimana penyakit-penyakit yang termasuk dalam spesialisasinya tergambar secara gamblang, lihat saja foto dibawah, pasti setuju dengan pendapat saya.

Tidaklah mudah untuk saya agar bisa mengambil foto dia sebegini dekat, tanpa harus berbincang-bincang dan mendengarkan ocehan-nya. Ya, lepas makan siang itu, saya berhenti sejenak, parkir agak jauh untuk tidak terlihat oleh para staff UN lain-nya kalau si sayah ini mampir di tukang obat kuat itu. Kamera ini juga belum dikeluarkan, takut kalau si tukang obat ini marah, yang ada disihir jadi kodok pun bisa terjadi., sebutlah dia namanya; Mas Kanjood Kamara, dari nama belakangnya ini orang sudah faham kalau si Mas Kanjood ini aslinya dari Republique du Guinea, tetangganya Liberia. Waktu menunjukkan pukul 1:30 siang, kita berdua duduk disebelah poster besar itu dia menjelaskan ini-dan-itu dengan bahasa Inggris yang ditelinga ini terdengar seperti sapi yang sedang mengunyah rumput dan pake muncrat segala, ih sebel banget deh. Dalam hati, saya harus dapet motret dia dengan poster culun-nya ini dengan proporsional dan jangan sampai aja ada orang kantor yang sempat melihat. Sudah kadung duduk dan ngobrol, mana didepan kita mulai banyak orang-orang lalu-lalang itu berhenti mulai nongkrong menonton kita berdua ngobrol. Mungkin dibenak orang-orang itu berpikir: “Hebat juga ini, ada orang asing yang minta alat vitalnya diperbesar sama si Mas kanjood ini..”

Memang dasar tukang obat kuat yang satu ini, siasat marketing-nya harus diakui: Persistent! (Baca: Ngotot), dimana semakin lama semakin kencang dia promosi karena maskin banyak orang yang nontonin kita, dalam hati mampus dah gua jadi kelinci percobaan didepan umum..!.

Mas Kanjood: Mista, disis beri guud fo yo dong-dong…! (sambil menaruh sikutnya di persis bagian retlsleiting celananya dan melambai-lambai bak belalai gajah gitu!)
Terjemahan: Mister, This is very good for your “dong-dong” (Mungkin artinya si Dongdong itu artinya si kelamin berbentuk terong itu, kali ya?)

Mas Kanjood: Ee gi yu spesia pra’ – wong ondre..
Terjemahan: I give you special price – one hundred!

Agar tidak memperpanjang pertunjukan gratis ini, akhirnya sis ayah bilang sama dia bahwa saya akan beli si bubuk ramuan itu seharga Seratus Liberty (sekitar US$ 2 kurang) dengan syarat dia dan si posternya boleh saya foto. Maka terlihatlah senyum gigi kuning penuh karat teh dan tembakau itu terlihat melebar, artinya dia setuju, maka berlarilah saya ke mobil intuk mengambil kamera ini dan menyiapkan uang pas agar segera ngacir selepas transaksi dan pemotretat selesai. Diberikanlah selembar uang 100 Liberian Dollar itu kepada si Mas Kanjood, dan tanpa ba-bi-bu langsung menjepret dia tanpa aba-aba lagi. Selain sudah keringatan basah karena terik matahari maka bergegaslah kembali ke mobil, transaksi udah dilakukan foto sudah diambil dan langsung ngabur kembali menuju kantor.. eh, ketika saat mau menyalakan mesin, si Mas Kanjood mengetuk kaca jendela sambil mengangkat tangannya yang memegang satu sachet plastik, kaget benar saya dibuatnya.

Apalagi gerangan, dibayar sudah barusan… saat dibuka kaca jendela itu, tersenyumlah dia dan saya sudah mulai agak menyingkir sedikit, sebab saat dia bicara deras sekali itu muncrat ludahnya kesana-kemari. Sederet gigi kuning itu terlihat dan ia berkata:

Mas Kanjood: Mista yu pae fo dis.. yu porgo tu brengge.. dis is oniigooo – beri guu fo yo dong-dong.., ok?.. bai-bai..”
Terjemahan: Mister, you paid for this.. you forgot to bring it, this is “Onigoo” very good for your dong-dong, Ok? Bye-bye..

Setibanya dirumah.. ditumpahkannya semua isi kantong kemeja dan celana itu kedalam sebuah gelas besar diatas meja, dimana uang receh dan kertas bon/struk belanjaan disimpan. Keesokan harinya adalah hari Sabtu dimana itulah kesempatan saya untuk bisa santai dan memberikan “briefing” kepada si bedinde (Sarah Susune-Nangtung) dirumah beberes kamar termasuk itu membuang kertas-kertas didalam gelas besar itu. saat menyiapkan sarapan pagi, tidak lama kemudian si Sarah kembali sambil bertanya:

Sarah: Boss, yu wou towey dis, tu?
Terjemahan: You want to throw away this, too? – sambil si Sarah mengibas-ibaskan sachet obat kuat yang didapat kemaren itu. Sachet itu seukuran sachet sampoo yang banyak dijual diwarung, bila diterawang seperti serpihan rumput kering atau mirip gabah halus. Menjawab pertanyaan si Sarah, maka saya membalasnya: Yes, that thing can go, too – I have no intention to use it.. by the way, do you know what that is?, tanya saya balik. Dengan mesem-mesem dia membalas:

Sarah: Uhm..Uhm, yea ae no,.. is Oniigoo.. is ouke fo mi tu teyke?
Terjemahan: Uhm,..Uhm, Yes, I know – It’s Oniigoo.. is it OK for me to take it?

Seminggu berselang, akhinya pada hari Sabtu berikutnya saya tanyakan kembali kepada si Sarah tentang khasiat si Obat kuat itu, dia hanya senyum-senyum dulu barulah menjawab dengan ngakak, sebab dia bilang begini: Onigoo..?? – ooomaaagoooo!!!

Besok hari Senin-nya pertanyaan perihal Onigoo pun saya tanyakan para rekan staff lokal pria, jawaban mereka juga sama yaitu: Ooniigo…?? – Omaaagooooo!!!. Seminggu kemudian, kepada staff lokal pria yang lain dengan aksen Inggris yang lebih jelas, saya tetep penasaran, dan dibisikkannya arti istilah bahasa Inggrisnya si Obta Kuat Onigoo ini, maka tertawalah kita berdua jadinya.

Oniigoo = Horny Goat, Omagooo = Oh, My God! – Kebayang khasiat si Obat kuat itu seperti apa sekarang..

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

68  Comments

by ambar at 31 May 2009, 04:10

hua ha ha ha … ooommaaaagoooo ….. ;-))

ntar kalo balik ke indo … bawa yg banyak kang … he he he

by fahmi! at 31 May 2009, 04:18

hahahaaa… asik ini! :D btw kok ndak ada foto onigoo-nya?

by pakde at 31 May 2009, 06:14

Wajar juga siiiih.. jarang nyetor kendala utama memang sidongdong jadi mati lemas. cuciiiieeeeeen deh. Makanya setor atuh kang setooor.

Berhubung masih dibawah umur nih kang, saya pikir saya masih aman terkendali lah. cukup melihat habis itu “beliau” bangun sendiri.

Urusan resep. Karena masih aman aman sajah. Jadi ya… ndak ada resep istimewa.

Urusan memperbesar sidonkdonk. TERAPI SENGAT LEBAH lebih paten. :)

by Cun Leng at 31 May 2009, 06:35

Hahahahahahahaha…

Penyajian yang luar biasa untuk cerita yang ‘menarik’. :D

Tapi terus terang saya tidak tahu Horny Goat seperti apa. Yang saya tahu kambing tidak pernah dimandikan.

Thanks for sharing. Salam.

by Riefky Adrianto at 31 May 2009, 06:52

Hahahaha…..
Boleh juga tuh, kang…
Patut di coba kali ya

by Lili at 31 May 2009, 07:50

Onigoo, Omagoo, Obama….hhehehehe..

by Aryo at 31 May 2009, 08:45

dong-dong,hmmm….kok kedengarannya mirip ama odong-odong ya :p…aya-aya wae eta kang..tapi emang sih dong-dong itu menjadi topik utama atawa headlines di pikiran tiap pria..(termasuk gw juga dong)..hahahah..

kang nitip hiji nya…

by Abah at 31 May 2009, 10:24

“cukup melihat habis itu “beliau” bangun sendiri.”

Klo kualitas ini disebut pandangan hidup tuh pakde. Klo kualitas abah mah dah pegangan hidup kalih.

by R.Sato at 31 May 2009, 10:50

Mista yo sur eri guu fo yo dong-dong..?? thought that obat kuat bahan utamanya minyak kelek hahahahah

by Mario at 31 May 2009, 11:13

wuahahahahaha….ternyata bukan di Indonesia aja yg punya “obat kuat”….klo kita kan punya mak erot dsb…tp menurut ak sehhh ukuran bukan masalah dlm hubungan intim…wkwkwkwk….gimana dengan kehidupan porstusi disana?apakah masyarakat disana sadar akan bahaya HIV/AIDS?

by Piranti at 31 May 2009, 14:47

Wkakaka … lucu banget …. Wah mana yg lebih hebat Oniigoo, Ginseng atau Kuku Bima … nggak ku ku deh ….

by asterix at 31 May 2009, 14:50

kocak….ngakak gw bacanya…

by oktavianus at 31 May 2009, 16:10

kang, titip juga lah….

by Endang Triastuti at 31 May 2009, 20:34

ha ha… akang bisa ajah… jadi malu bacanya.

[eniwei, bawa atuh kang. pingin coba buat suami.]

by aida at 31 May 2009, 23:19

akhirnya si ceu sarah yang untung… omagoo…!!

by Ingrid at 1 June 2009, 01:09

Huahahaha.. ceritanya lucuu bgt!! Muraah beneer gak sampe 20rb..
Bawa buat souvenir kalo ke Indo Kang..! :p hihi…

Gw share cerita ini ke temen2 yang lain yaa.. ;)

Have a nice day ya Kang…

by novnov at 1 June 2009, 01:28

huahahahahaha yaoloh akang!!! Mr.Kanjood?! sumpah gw ngakak gak brenti2 niyyy…hahahaha….omaaaagooooo my oniiigooooo huahahaha

by saylow at 1 June 2009, 04:26

buauhauhauhau… mau dong dong Onigoo… Ooomaaagoooo! Nggak kebayang muka Mas jongkok disana terus diliatin orang lewat LOL

by Qnoy at 1 June 2009, 07:27

ho ho ho… onigoo amagoo kenstanlooo LOL. kebayang dah kalo jauh dari kampung halaman, pasti isi postingan nya yang gokil2 kayak gini nih… he he he… peace (º_º).v,,

by hume at 1 June 2009, 07:32

hahhaha……., berarti 2 orang yang nanyain obat itu jadi dong di bawain klo cuti ya kang….

by Fairuz at 1 June 2009, 12:35

“Mista, disis beri guud fo yo dong-dong…! “
sumpe Kang….tiap hari denger logat beginian tapi kok susah nirunya ya…..pengen banget biar kayak orang sana……hihihihi

by waterbomm at 1 June 2009, 15:29

huakakakaa… no comment agh!!!!

by Amiko at 1 June 2009, 16:16

ha ha ha ha omagooooo… very funny!

by Marko Romanek at 1 June 2009, 17:42

this piece is very hilarious. i cant stop laughing reading this.

by baskoro at 2 June 2009, 07:01

Luar biasa..amazing..kapan ya kesana??? hehe

by laras at 2 June 2009, 14:57

ahahahahaa…mas luiiiiiiiiiii mas luiiiiiiiiiiiii
benran deh, ceritanya macem macem ajaaaaa..
bikin ketwa… dong dong :D :D

by Sheila Desida at 2 June 2009, 15:03

Kalo Luigi Pemake Ga ? Hi hi…

by ipoh at 2 June 2009, 19:00

HUahhah… jadi yg penasaran sebenernya siapa sih???

by gugum at 2 June 2009, 20:14

xoxoxoxo aya aya wae ente mah kang

by serdadu95 at 3 June 2009, 14:15

Jadihh khasiatnyahh seperti apahh Kang? Seperti nyang dibayangkan ndak?

by Nidia Deisar at 3 June 2009, 16:47

Dear Luigi Pralangga,

Saya Ninid temenya Ayu,mm,…. Ayu banyak banget cerita tentang luigi. Waa dari ceritanya siyh aku menyimpulkan 2 hal: Camen (cacat mental) dan vulgar (omes) hehehe..

Ahirnya iseng2 baca deh blognya, WAW, isi blognya bagus banget mas, bikin keketawaan, ada sedihnya juga, tapi yang paling nyentuh tuh yang tentang anak2 sekolah disana, mm…, pokonya mah banyak makna,hehehe….

Salam kenal yaah, wasalam..

by Dahlan Pido at 3 June 2009, 18:07

belilah mas, supaya tau dan bisa teruji benar atau gak

by Rinto Navis at 3 June 2009, 19:13

Huahahha….
Waktu perjalanan ke Arab beberapa waktu lalu, saya juga ternganga beberapa saat, ketika seorang pria besar berkulit hitam memanggil saya dan “mengoleskan” ujung jari telunjuk tangan kanannya ke punggung jari telunjuk tangan kirinya. Setelah itu, tangan kiri memegang bonggol di bawah pusernya dan tangan kanan berayun-ayun bertumpu pada siku… huahahaha…
Susah discribe nya…
Tapi setelah tau bahwa dia nawarin obat memperbesar “anu”, saya malah jadi malu.
Besoknya, ketika lewat di sana lagi, saya pura-pura gak liat huahahaha… kok jadi malu ya

by aRuL at 3 June 2009, 19:29

hahaha
bisa jadi oleh2 buat orang Indonesia… hahaha
lucu2 ;)

by masyuda at 3 June 2009, 19:55

Oniigoo? Omagooo, masbi sobiken soloong…. wakakak.
Bagidooong…

by Astrid at 3 June 2009, 22:36

wekekek…kambing horny aya-aya wae Kang!
Ditunggu ah cerita2nya.
Jadi hiburan di negeri rantau nih. Nuhun nya!!

by agus supriyono at 4 June 2009, 20:08

ha,ha….kocak juga mas…btw kira2 ada efek sampingnya gak….boleh juga tuh,…

by NoRLaNd at 4 June 2009, 22:03

Lucu aja liat tuh pootooo nya…

by nceph at 5 June 2009, 04:11

wakakakak…. kisah yang lucu…
dibisnisin aja sekalian, Kang…

baru tau saya kalo cara pengucapan inglish-nya orang sana mirip2 cincha lauwrah, he..he..he…

by Donasion at 6 June 2009, 00:26

Kang, untuk Mas Ambar, dia pesen Cola Nut juga tuh,, kita bawain sekalian nantik ya.

by Khalina at 6 June 2009, 14:08

Salam Luigi,

Alhamdulillah, akhirnya sempat menyinggah ke sini.
As usual, your posting never fails to humor me .. :-D

Salam ceria & hangat dari Pekan, Malaysia.

by Juliach at 7 June 2009, 06:40

Mana foto sachet-nya Oniigo?

by Peepaholic Apeep at 7 June 2009, 14:00

hahahhaha….
daku kurang pengalaman nih mas klo soal beginian.

setau daku, di J-town sepanjang jalan senen, samping bioskop Grand (bioskop tua) kayanya banyak tuh. blom pernah mampir sih. tiap menjelang sore, lapak-lapak sederhana dibuka dan penjualnya siap melayani pembeli yg tak seberapa.

by Syafwana Makbul at 7 June 2009, 16:52

brur… crita ente kocak2 slama ente kirim email crita ama foto ente ke ane pasti ane baca… sempet kepikiran ga sih buat nge’bukuin crita2 ente? klo ane liat oke jg buat dibikin buku brur, are you interest?

BOIM

by novrina at 8 June 2009, 14:21

ya Alloh…hahahaha….oooomaaaagooo…kang luigi hahahaa….

by rian at 13 June 2009, 17:54

Hahaha…. dong dong Omagooo!!

by sugeng at 14 June 2009, 22:22

Kang pesen satu dong Onigoo ?!? Btw klo bawa pulang ke Indonesia Onigoo apa gak dicegat di beacukai Sukhat karena termasuk obat-obatan daftar G :D ???

by Catur at 17 June 2009, 06:20

Duhhh… cerita dikau pasti seru… dan lucu…
Tapi isengnya itu loh sempet2nya mampir ha..ha..

kirain hanya di sini aja yang ada istilah nyeleh, ternyata ada dong dong….

Boleh mas nitip satu ya….

by latree at 19 June 2009, 13:05

hahaha… you should’ve tried the Onigoo, and tell us how it worked on your dong dong… :))

omagooooo…

by tuteh at 27 June 2009, 09:56

omagoooooooooooooo!!! :D masih omago juga nih, Kang wiken2? hehehehe… btw jadi inget istilah gue dulu; HIGA HIGA, HUGA HUGA!!! :D

by esti at 27 June 2009, 19:11

Omagoooo… hehehe, Luigi!! I cannot imagine if a horny goat comes after a girl!! :P Scarrreeeyyy!! Serem,bo!
Again I want to link this to my www.budospol.blogspot.com, may I?

by aldi at 29 June 2009, 13:02

huahauahahahaha
angger si akang mah .. aya2 wae …

itu nicknamenya knp seperti itu Mr.Kanjood teh?
hahahaha

oya, itu obak kuat utk pria atau wanita Kang?
mungkin suatu saat harus ada pertandingan obat kuat dari semua negara … who knows nanti ada Onigoo Vs Akar Pasak Bumi, untuk membuktikan negara mana yg paling kuat … hahahahaha

by dewi at 30 June 2009, 10:35

wakakak…jangan salah lho, org2 liberia pekerja kasar, gitu2 juga mereka bertitel semua!
whaduh2…lama2 saya jadi ikut2an gokil juga nih bacain artikel2 kg.luigi :p

by Elwina Pardede at 28 July 2011, 02:11

Ha ha ha ha!!!, Juragan bisa ajaa nihhh… (bagi dong, si Onigonya…)

by Heru Trisakti Hanuranto at 28 July 2011, 02:26

Diskripsi ramuannya mana euy ??? ;D

by Molin Duano at 28 July 2011, 02:27

Brow – huahahahaha…….its one hell of good story. terima kasih for sharing.

salam
Molin

by Rian at 28 July 2011, 02:31

OOnigoo !!! omagoooooooo ahahahahaha buset deh ngakak sendirian di kantor baca nie artikel

by Jabinson Triharno at 28 July 2011, 06:13

Kirim-kirim dong …. pengen tau seperti apa sih kehebatannya :D wkwkwkwkwkwk!!!

by Sannaz Phirassailla at 28 July 2011, 06:15

Hadooooh aya2 waeeee jelema
Xixixixi…. eduuun!

Hasilna kumaha tah? – Omagoooo!!! :

Powered by http://obingmitra.com

by Inggita at 28 July 2011, 06:16

Hahahaaaaa masa sih ngga dicobaaa….
Ayo dong cerita… hasilnya gimana itu si Onigoo… :D

by Pantja Kusuma at 28 July 2011, 06:17

wakakakakkkkkaakkkk…. jadi menyesal nech ceritanya buang sachet itu ha ha ha ha…=))

by Ndrit at 28 July 2011, 06:17

Wakakakak….oniigoooo…omaaagoooo

Salam buat mas kanjooodd…

:))

by Anna Anggreini at 28 July 2011, 17:15

Omagoo…!!!

This is so funny hahahhahahahaa….

Bisa aja mas Luigi ini, trus skarang di kuwait gimana? Pasti ada juga dong Onigoo Kuwait?
masih ngakak sambil nunggu adzan subuh

Btw, aku pindah ke Bandung mas, hehehe….

Take care,
Anna

by dekry hartana at 28 July 2011, 17:52

TOP BANGED ini kisah…. jadi terapi sengat lebahnya sudah di coba belum? wakakakaa….

btw photo2nya Human interest banged kang! Keren!

by Arie Krisdianto at 29 July 2011, 00:50

Titip ya…hehehe
Aku sekarang di Palembang urusin coal mining+trading

Sehat2 aja disana?

Hugs
Arik

by Danar Respati at 29 July 2011, 00:57

Yang pernah kerja di perusahaan yang produksi Viagra, gak pernah tahu bow bentuk Viagra, sampai ada selebritis minta sample, duuuh nggak deh, nanti kalau ada apa-apa, si bawel kena perkara, mending si bawel kasih duit aja, terus beli sendiri di apotik, Alhamdulillah selebritis nggak jadi minta sample …

by Guritno at 30 July 2011, 07:26

menarik sekali, sayang tidak ada cerita ilmiah pembuktiannya. misalnya dipakai eh dites sendiri gitu. jadi ceritanya tambah siip tks

salam

guritno

by leo at 1 August 2011, 18:40

Pesan dari foto keempat: habis berobat, langsung disemir…biar mengkilap.. tok cer hehehe

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

0 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Anggiat Napitupulu Was born in Jakarta and graduated from The Indonesian Military Academy 1997, ANGGIAT NAPITUPULU, SH has been serving the country in variety of situation as in posted areas until recent days. As an Army Military Police officer, firstly, I’d been...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago