Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Oh no…! Not Goat Again….

31 December 2008, 20:57 , by Reinhard Hutagaol

 

Baca judulnya : Kambing, Kambing dan Kambing lagi…

Penduduk Darfur mayoritas pekerjaannya adalah pengembala ternak, hampir disetiap rumah penduduk di Darfur mempunyai ternak di halaman rumahnya, Sapi, Kambing, Domba, Donkey atau onta…. itu dalam skala keluarga…. dalam suatu lingkungan biasanya ada juga yang menjadi “pemain besar” , mereka mempunyai ratusan bahkan ribuan ternak………

Pada saat kami tinggal di Camp Zam Zam El Fasher, saya melihat ribuan Sapi dan kambing atau Domba melewati Camp kami pada pagi hari untuk mencari rumput, dan pada sore harinya kembali melewati jalan yang sama, convoy sapi yang terpanjang pernah saya lihat adalah barisan sapi dari paling depan sampai ke belakang sampai 4 kilometer panjangnya…. bayangkan berapa ribu sapi dalam rombongan itu….

Dengan kondisi ini bisa ditebak, harga daging pasti murah sekali……. sebagai gambaran seekor sapi besar disini hanya seharga 400 pound, kalau di rupiahkan seharga 2 juta rupiah, dan seekor Kambing 55 Pound atau seharga 200 ribu rupiah…. murah kan.. ?


Bakar .. bakar jangan sampe gosong yaaa….

Kondisi ini ternyata tidak disia – siakan oleh para anggota FPU, dengan patungan dalam jumlah uang yang sedikit bisa pesta barbeque… dalam moment moment tertentu, secara bergantian, dan yang menjadi favorit adalah barbeque Kambing……. katanya mereka sih untuk perbaikan Gizi … selama saya disini, sering sekali mereka mengundang saya: “Komandan, nanti malam diharapkan datang ke tenda, kita nyate kambing…” Weleh – weleh.. apa pada ngga pada tau saya mengidap kolesterol agak tinggi apa yaaaaaaa


Desert Party dengan menu…… Sate Kambing, sop Kambing.. all in Kambing!

Jadi jawaban saya selalu : “Oh No …! Not Goat Again…!” tetapi demi menghargai yah terpaksa datang juga dan mencicipi… namun malah keterusan, makan kambing kebanyakan……. waduuhhhh habis enak syiiih ! hahahha…….

Reinhard HUTAGAOL Reinhard Hutagaol currently serving as AKBP/Leut. Col (Police Commision) at Indonesian National Police (INP). Having equipped with extensive exposure during his previous international assignment in Bosnia-Herzegovina in 1997 – 1998. Reinhard has already deployed to Sudan for assignment to...

Detail Profile »

3  Comments

by Nov at 1 January 2009, 17:17

kambing terus ya…waduh..enak banget satenya tuh..apalagi kalau makannya rame2 gitu..heee..ya walau apapun..kesihatan harus dijaga ya..semoga sukses terus…

by leo sugandi at 2 January 2009, 02:59

Di bisnisin aja bisa ga pak? Lumayan margin kuntungannya lho…
Salam buat Iptu Mugi dari tetangga n iparya di Kongo…

by anbhar at 2 January 2009, 22:16

oh kambing lagi kambing lagi…
jangan… jangan… jangan lupa undang sy lagi hahahahha

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

797 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

nowelyn-aytin-tshering Nowelyn Aytin TSHERING Nowelyn is nothing new to the UN system organization. Several years of supporting the deployment of personnel under United Nations Volunteers Programme. Her appointment to the field/peacekeeping missions started in 2005. She began her peacekeeping journey by joining UNMIL in...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago