Correspondent Luigi PRALANGGA
Total 14 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 588 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Harga [mahal] sebuah konflik bersenjata bagi kanak-kanak
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
INDONESIA BISA……..
Salam ,
TjutHerlita.
JKT
by Tjut Lita Lambeuso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Mas Irawadi,
Wah, BIPSOT sudah jauh berkembang ya….saya juga “Alumni” ...
by Ary Laksmana in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
MAs Irawady, salam kenal ya
Mas, bisa bikin kita jadi tau ...
by Yunita Dwiana P in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
Mas Irawadi,
Dengan giatnya persiapan serta pelatihan TNI baik pembekalan didalam ...
by Luigi Pralangga in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
seng sabar ya nduk….
by Mewal in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Kang Luigi,
BRAVO!
Akhirnya ada juga artikel di jagat blogosphere ini ...
by nadia febina in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
setuju!!
jangan pernah menunggu waktu yang tepat. kerna waktu yang paling ...
by caroline in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Bang Luigi DKK,
Bethul, mari kita pupuk terus semangat kebangsaan kita ...
by Faesol in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Dear Kang Luigi,
I have nothing to say, saya juga ...
by Ngatiman Santoso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Perubahan selalu terjadi.. mari mari kita gapai impian.. wujudkan negeri yang ...
by Jauhari in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Cerita kedatangan 2 rekan Military Observer (MILOBS) dari TNI dalam seri KONGA-XXI4, pada saat 10 Desember 2006 lalu, tidak kalah seru. Sang Komandan Kontingen, yaitu Mas Hilman Hadi dan saya – sesuai ETA (Estimated Time Arrival) penerbangan Bellview Airlines dengan rute penerbangan Accra – Abidjan – Monrovia yang semestinya tiba pukul 10 pagi, akhirnya terdengar mendarat di Roberts Airport pada pukul 11AM – istilah ngaret untuk penerbangan di benua ini masih lumrah sekali dan bisa ditolerir sekali – bahkan ngaret berjam-jam-pun, calon penumpang bisa disemprot balik kalau sempat berkicau dengan komplain.
Ngobrol di sore hari dengan tetangga sebelah adalah salah satu kebiasaan yang akhir-akhir ini si kampret ini lakukan. Selain dengan tetangga sebelah, juga sering kali asyik bertukar pikiran dengan para penjaga keamanan di rumah, para pak satpam dirumah yang selama 3 shift bergantian menjaga rumah tempat kediaman kami di bilangan Fiamah, 18 street – Sinkor, Monrovia.
Salah satu ungkapan yang pernah saya dengar dari pak satpam yang paling senior [Baca: sepuh] – kita sebut saja namanya Maboe Ojongoyo, ia berkata: “Hidup ini berputar seperti roda, ada yang datang dan ada yang pergi atau terus melanjutkan perjalanan [hidupnya] ke tempat dan jenjang selanjutnya.“
Ia bercerita saat sebelum pecah perang di Liberia tahun awal 90-an, ia bekerja sebagai pegawai negeri di departemen luar negeri Liberia di posisi yang cukup lumayanlah, setingkat kepala seksi begitulah dan begitu pecah perang semuanya berubah, dan kantor dan tatanan personalia yang ada sekarang telah kurang memungkinkan lagi buatnya untuk meng-klaim posisi seperti yang dulu di jabat, karena re-klasifikasi yang diterapkan oleh pemerintahan baru – maka iapun mau tak mau terpaksa menerima downgrade/penurunan pangkat – ketimbang tidak bekerja sama sekali, itulah mengapa akhirnya juga ia memutuskan untuk mencari pekerjaan tambahan sebagai komandan satpam di house compound kami.
« Harga [mahal] sebuah konflik bersenjata bagi kanak-kanak Bersama dalam Perbedaan »