About This Post

Correspondent Luigi PRALANGGA

Total 14 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 588 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

On Assignment: Selamat datang - Mas Hilman Hadi, Bang Benny Nadeak & Mas Ambar Nugroho

Cerita kedatangan 2 rekan Military Observer (MILOBS) dari TNI dalam seri KONGA-XXI4, pada saat 10 Desember 2006 lalu, tidak kalah seru. Sang Komandan Kontingen, yaitu Mas Hilman Hadi dan saya – sesuai ETA (Estimated Time Arrival) penerbangan Bellview Airlines dengan rute penerbangan Accra – Abidjan – Monrovia yang semestinya tiba pukul 10 pagi, akhirnya terdengar mendarat di Roberts Airport pada pukul 11AM – istilah ngaret untuk penerbangan di benua ini masih lumrah sekali dan bisa ditolerir sekali – bahkan ngaret berjam-jam-pun, calon penumpang bisa disemprot balik kalau sempat berkicau dengan komplain.

Ngobrol di sore hari dengan tetangga sebelah adalah salah satu kebiasaan yang akhir-akhir ini si kampret ini lakukan. Selain dengan tetangga sebelah, juga sering kali asyik bertukar pikiran dengan para penjaga keamanan di rumah, para pak satpam dirumah yang selama 3 shift bergantian menjaga rumah tempat kediaman kami di bilangan Fiamah, 18 street – Sinkor, Monrovia.

Salah satu ungkapan yang pernah saya dengar dari pak satpam yang paling senior [Baca: sepuh] – kita sebut saja namanya Maboe Ojongoyo, ia berkata: “Hidup ini berputar seperti roda, ada yang datang dan ada yang pergi atau terus melanjutkan perjalanan [hidupnya] ke tempat dan jenjang selanjutnya.

Ia bercerita saat sebelum pecah perang di Liberia tahun awal 90-an, ia bekerja sebagai pegawai negeri di departemen luar negeri Liberia di posisi yang cukup lumayanlah, setingkat kepala seksi begitulah dan begitu pecah perang semuanya berubah, dan kantor dan tatanan personalia yang ada sekarang telah kurang memungkinkan lagi buatnya untuk meng-klaim posisi seperti yang dulu di jabat, karena re-klasifikasi yang diterapkan oleh pemerintahan baru – maka iapun mau tak mau terpaksa menerima downgrade/penurunan pangkat – ketimbang tidak bekerja sama sekali, itulah mengapa akhirnya juga ia memutuskan untuk mencari pekerjaan tambahan sebagai komandan satpam di house compound kami.

by humaedi at 12 January 2007, 05:46
Seru tuh punya temen baru yang nantinya bakalan jadi temen kerja , pertama2 biasanya bakalan 'jaim' sama temen baru-nya tapi kalo udah lama juga, bakalan akrab sendiri .... dan seru deh pokoknya !
by ivo at 12 January 2007, 06:11
Wah.. selamat datang buat Bang Benny dan Mas Ambar.. Akhirnya bisa ngeliat foto kalian berdua.. Eh,, tapi yang mana Mas Ambar yang mana Bang Benny ya?
Lain kali kita bisa say Hello dan ngobrol lagi.. :)
Semoga betah di Negeri berkulit kelam.. Selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin..

Eh,, Kang Luigi perutnya bulan Desember masih....
heheh ga apa2 lagi..
Kata Mas Ambar "Klo deket sama Kang Luigi ga bakal laper".
Ohhh.. mungkin itu penyebabnya...
by ambar at 13 January 2007, 00:21
Buat kang luigi n bang hilman "thanks buanyak boss atas semuanya" (ngejemput , jalan2 .. dst .... ) ndak bisa kita sebutin deh atu-atu disini. Semoga kita selalu kompak di negeri "kampret ireng" niy .... Amin.
by sa at 13 January 2007, 12:32
ikutan ngucapi selamat datang ah... :)
asik ada temennya ya, gi. :)
by senja at 13 January 2007, 21:03
senengnya bisa ketemu teman sebangsa. Liberia ma Indonesia lebih dodol mana om?
by iman Brotoseno at 15 January 2007, 05:34
bagaimanapun kalau ada teman sebangsa pasti lebih menyenangkan...nggak ngebayang sih tinggal di africa ( walau bapakku pernah 3 tahun di abijan awal tahun 70an,..ibuku nggak mau ikut, di jakarta aja jaga anak anak he he )
by Sean Colenso-Semple at 15 January 2007, 21:35
Dear Luigi,

Long time, no see, my friend! I hope you are well in Liberia. I am
still in New York, about to begin my final semester at Columbia
University. I don't know yet what I'll be doing next year, but I have
applied for a Fulbright scholarship that would send me to Australia for
a year. I will find out in a few months whether my application is
successful. Whether I win the Fulbright or not, I hope to travel
extensively in the next couple of years. I spent the first semester of
2006 studying in Buenos Aires, and during that time, I travelled around
Argentina and also southwestern Bolivia. This coming summer, I'm
planning to go to Brazil, travelling for part of the time with Shana
Montrose (CRS '99-'00).

This week I've seen a few campers from our years: Jeff Orlowski, Jacky
Cheung, Steve Yuniver, and from the girls' camp, Inna Kuvich and Emilia
Gutierrez. I'm expecting to see several more tomorrow at the annual
NYC alumni dinner. It's always fun to reminisce about our camp days!

Best wishes for the new year to you and your family. I hope I'll see
you in Indonesia someday.

A big CRS hug,
Sean


by Yoki at 16 January 2007, 02:53
Selamat Kang dapat supplai baru dengan frekuensi yang sama untuk melenturkan lidah klo ngomong pake bahasa inggris terus :p...

BTW pernah juga nginjek kaki di benua Afrika tahun kemaren meski cuman bentar....flight sih ok cuman kaget juga ternyata orang item ireng ituh banyak sekali yang memegang posisi birokasi di negara yang pernah menjadi Zebra, antara hitam dan putih tidak boleh bersatu...tapi menarik banget....dan agak ketakutan setelah ngedenger kotanya merupakan peringkat lime besar dalam city crime di dunia...hiiiiiiiii
by dodski at 16 January 2007, 06:22
welcome aboard :-)
by adek alma at 16 January 2007, 17:10
cerita ini udah cukup menjawab emailku kayaknya ya....
memang roda itu terus berputar....
adakalanya perasaan kita senang...
tapi adakalanya kita harus sedih dengan suatu perpisahan...
bahkan perpisahan dengan segala kebiasaan yang sudah kita lakukan bertahun-tahun... meskipun itu untuk suatu peningkatan jenjang karir... hik hik hik....
lagipula khan dulu udah disumpah "bersedia ditempatkan dimana saja", jadi ya... kayak si pak satpam itu... daripada nggak kerja ya nggak?....

by Piter at 17 January 2007, 00:20
lucu2.. selamat datang juga gw ucapin (ikut2an..). oya mas2, emang bahasanya gitu ya kalo uda deket bgt ama temen2, panggilan kampret, setan, hehe tp sebuah negara as "kampret ireng", or.. someone u dont know well as "kebo ireng bin gembrot", sayang aja, krn gw yakin the way we see someone affects the way we treat them, takutnya bawaannya jd negatif aja, WALOPUN 'ireng' adl identitas mereka (kaya 'corrupt' as our identity). Pasti mas2 ga punya maksud buruk, tp jadinya prasepsi ttg mereka-nya kebawa sama yang baca, kebawa jg ama yg comment, smoga ga kebawa sama yg lagi tugas disana aja, hehehe kira2 orang2 ireng itu ga nyebut kita "corrupt dumper" ga?

someone stupid. err, "ireng" too.
by nila at 17 January 2007, 21:08
huhui.....
aya balad euy....
by Hilman Hadi at 18 January 2007, 22:42
Kang Luigi memang the best eui.....
Banyak sekali yang telah beliau perbuat untuk kelancaran tugas Milobs terutama kami di Liberia termasuk yang sebelum-sebelumnya. Termasuk udah bisa mengkoordinir segitu banyak orang Indonesia yang sedang keliaran di antah berantah ini.
Hanya yang kuasa bisa mbalas kang, sukses selalu


by Mel at 19 January 2007, 13:18
euleuh euleuh.. selamat bergabung atuh yah :)
tambah banyak temen, tambah hangat rasanya hati...

salam atuh ke yang pada baru bergabung dengan rombongan Jomblo Sementara :))

btw, suami sayah juga namanya Ambar, baruuu saya nemu lagi laki2 yang namanya Ambar selain suami sayah ;))

samaaa lagi, dia sedang ngejomblo sementara di China sana..
tapi tanggal 10 February dia pulang kok, 2 minggu..
Hip hip HORAAAAAYYY!!!!

(Apa sih?)

Arrrrriiiiiibaaaaaaaaa!!!

:))