Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Pasukan Garuda Kongo raih Penghargaan dari PBB

15 October 2009, 09:58 , by Leo Sugandi

 

Kontingen Garuda XX-F yang tengah bertugas di Kongo menerima “Certificate of Appreciation” dari pimpinan militer tertinggi misi PBB di Kongo. Penghargaan tersebut diberikan kepada Komandan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-F/MONUC saat mengikuti Konferensi Komandan Kontingen di Kinshasa (Ibukota Kongo) tanggal 9 dan 10 Oktober 2009. MONUC Force Commander (Pimpinan militer tertinggi misi PBB di Kongo) memberikan sertifikat penghargaan kepada Indonesian Enginering Company (IEC) dibawah pimpinan Mayor Czi Sugeng Haryadi Yogopranowo karena menilai Kontingen Garuda XX-F telah menunjukkan kemampuan dan konsistensi yang luar biasa di setiap tugas yang diberikan selama tergabung sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian Dunia di wilayah Dungu dan Beni, Negara Republik Demokratik Kongo.

FC thanks to Dansatgas

Penilaian terhadap kinerja satuan zeni kontingen Indonesia tersebut berdasarkan aspek jumlah pekerjaan, kualitas, serta tingkat kesulitan tugas. Letnan Jenderal Babacar Gaye sebagai pimpinan militer tertinggi MONUC memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kontingen Indonesia atas karya bhaktinya di Kongo, khususnya pada misi perbaikan jalan Dungu-Duru yang dinilai sangat vital bagi kelanjutan pelaksanaan operasi militer MONUC (Mission de l’Organisation des Nations Unies en République Démocratique du Congo /misi PBB di Kongo) dan perputaran perekonomian masyarakat setempat.

Menurut catatan Force Commander , Satgas Kompi Zeni TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XX-F/MONUC telah memberikan kontribusi yang tidak sedikit dalam mendukung proses perdamaian di Kongo. Karya nyata tersebut antara lain dengan membangun Markas Komando Batalyon Maroko di Dungu dan Company Operational Base di Duru sehingga PBB dapat mengerahkan pasukannya lebih jauh lagi ke wilayah Timur Laut Kongo yang selama ini menjadi sumber konflik bagi Negara Sudan, Uganda dan Kongo sendiri.

Dalam sertifikat penghargaan yang ditandatangani Force Commander itu juga tercatat tugas-tugas yang telah diselesaikan oleh IEC, yang antara lain adalah pembuatan camp bagi Badan-badan Kemanusiaan PBB, kantor pendukung administrasi dan logistik MONUC, tempat penampungan air, helipad, camp bagi tim medis Kontingen Maroko, lokasi DDRRR (Disarmament, Demobilization, Repatriation, Reintegration and Resettlement), renovasi kantor walikota Dungu dan perawatan Bandar udara Dungu.

Bahkan Jenderal bintang tiga tersebut menggarisbawahi peran penting yang sudah dijalankan Kontingen Garuda XX-F dalam memberikan dukungan yang sangat besar bagi pelaksanaan operasi Rudia (Operasi Gabungan MONUC dan FARDC/tentara nasional Kongo) dalam mengatasi masalah LRA (Lord’s Resistance Army) yang merupakan akar mula masalah keamanan bagi Negara Uganda, Sudan dan Kongo.

Jenderal asal Senegal itu juga memuji dedikasi dan komitmen yang ditunjukkan oleh para perwira dan anggota satgas Kontingen Indonesia yang dinilai “exceptional” selama mereka menjalankan tugas di Kongo. Menurut Force Commander hal tersebut menggambarkan standar yang tinggi dari disiplin dan tingkah laku personel Kontingen Garuda yang sekaligus menjadi bukti dari kualitas dan standar para prajurit Tentara Nasional Indonesia dalam mengemban tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia.

Foto Bersama Para Komandan Kontingen
Foto bersama para komandan kontingen di MONUC.

Menurut Komandan Satgas Kontingen Garuda XX-F/MONUC, penghargaan tersebut merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi seluruh personel Kontingen Garuda yang sebentar lagi akan kembali ke tanah air. Mayor Sugeng menambahkan, “Penghargaan PBB tersebut menjadi kado bagi TNI dan seluruh masyarakat Indonesia ”. Berikut beberapa dokumentasi bertepatan dengan pemberian penghargaan tersebut pada konferensi komandan Kontingen misi yang diadakan di markas besar MONUC:

Suasana Konferensi

SRSG MONUC as keynote speaker

Suasana Konferensi 2

Leo Sugandi Leo SUGANDI Leo Sugandi graduated from Norwich University (Military College of Vermont) with bachelor degrees in political science and history. An infantry man after commissioned into the Indonesian Army in 2001. Currently serving as Public Information Officer of the Indonesian Engineering Company under MONUC (UN mission...

Detail Profile »

2  Comments

by dewi at 15 October 2009, 20:28

wah…hebat!!bangga dengan hasil capaian Pasukan Garuda yang emang dari dulu top banget.

bravo!!

by R Dewi at 16 October 2009, 20:23

Wah, sudah tidak bisa comment apa-apa lagi nih :) rasanya sudah tak terhitung TNI mendapat kehormatan seperti ini. A lot of honor, a very little pay…
well done and carry on gentlemen!

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Ossy DERMAWAN Ossy Dermawan First Lieutenant Ossy Dermawan, an armor officer, currently served with Indonesian Battalion at United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), based in Adshit Al Qusayr, South Lebanon as an Armor Officer and Liaison Officer. Engaging in his first international assignment...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago