Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Pasukan Pengaman Markas Besar UNIFIL terima vaksinasi

14 April 2010, 11:00 , by Rully Ramadhiansyah

 

Naqoura Lebanon Selatan (14/4). Pemberian Vaksinasi bagi setiap Prajurit TNI yang bertugas di Lebanon sangatlah penting karena merupakan kebutuhan mutlak yang harus dilaksanakan sesuai standar PBB, sehingga diharapkan Prajurit TNI yang bertugas ke Lebanon dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau kekebalan terhadap segala penyakit demi suksesnya misi menjaga perdamaian di Lebanon. Oleh karena itu, pada hari Selasa 13 April 2010, bertempat di Sudirman Camp Naqoura Lebanon Selatan seluruh personel Satgas Force Head Quarter Support Unit (FHQSU) Konga XXVI-B1 dan Satgas Force Protection Company (FPC) Konga XXVI-B2 yang sehari-hari bertugas serta bertanggung jawab terhadap pengamanan serta pertahanan Markas Besar UNIFIL di Naqoura mendapatkan vaksinasi periode kedua.

Pelaksanaan vaksinasi itu sendiri diberikan oleh Perwira Kesehatan Satgas Force Protection Company Konga XXVI-B2, Dokter Rama Firmanto. Pemberian vaksin ini merupakan kegiatan vaksin lanjutan yang telah diprogramkan oleh Pusat Kesehatan (Puskes) Mabes TNI sebagai upaya untuk mempertahankan kondisi kesehatan setiap Prajurit Garuda yang sedang bertugas di wilayah Lebanon Selatan.

DSCN9149

Menurut Dokter Rama Firmanto, dengan pemberian vaksinasi lanjutan tahap kedua ini, maka pemberian vaksinasi sudah 12 (dua belas) kali vaksin meliputi vaksinasi meningitis (mencegah meningitis atau radang selaput otak), vaksin Yellow Fever (mencegah penyakit demam kuning), vaksin Typhoid 2 kali (mencegah penyakit tifus), vaksin Hepatitis A 2 kali (mencegah penyakit hepatitis A), vaksin Hepatitis B 3 kali (mencegah penyakit Hepatitis B), vaksin Vaxigrip (mencegah penyakit influensa), vaksin Tripacel (mencegah penyakit tetanus) dan vaksin Polio (mencegah penyakit polio).

Kesehatan merupakan faktor yang sangat penting dan dominan dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas operasi, karena dengan tubuh yang sehat, maka setiap personel mampu berkonsentrasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing secara optimal. Selain vaksinasi sebagai salah satu faktor yang mampu meningkatkan kesehatan prajurit, sehingga selalu siap melaksanakan setiap tugas yang diembannya. Faktor lain yang mendukung kesehatan prajurit adalah peningkatan hygiene dan sanitasi yang meliputi menjaga kebersihan pribadi, hygiene makanan dan minuman, penyediaan air bersih, pengelolaan dan pembuangan sampah, serta hygiene sanitasi tempat tinggal.

Menurut Perwira Penerangan Satgas Konga XXVI-B1 dan B2 Lettu Laut (KH) Rully Ramadhiansyah, “pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung dimulai sejak pagi hari hingga sore hari tersebut berlangsung secara bergiliran dikarenakan banyaknya personel Satgas FHQSU dan FPC yang sedang melaksanakan dinas jaga, patroli maupun tugas pengamanan dan pertahanan lainnya. Sedangkan bagi sebagian anggota yang sedang melaksanakan cuti akan dilaksanakan vaksinasi setelah mereka kembali dari pelaksanaan cuti”. SP-30/IV/Konga XXVI-B1/UNIFIL

Rully Ramadhiansyah Rully Ramadhiansyah, 1st Lieutenant Special Corps, was born in July 1980 in Bekasi, West Java. After conclusion of formal education, his secondary school education in the year 1998 to continue studying at the Institute of Social Science and Politics of Jakarta...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Donasion Donasion Having to conclude his initial assignment with the International Federation of Red Cross – IFRC, then successfully completed another at the British Red Cross during the Tsunami post-disaster rehabilitation in Aceh Province, Donasion further engaged into new challenges in the...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago