Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Peleton Harpal Indobatt : “Tiada Kata Tidak Bisa”

28 July 2010, 16:09 , by Sanra Michiko Moningkey

 

Semboyan yang dimiliki oleh Peleton Pemeliharaan Peralatan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) yakni: “Tiada kata tidak bisa” telah menjadi semacam daya dorong yang sangat membangkitkan semangat pengabdian seluruh anggota Ton Harpal Indobatt. Hal ini diungkapkan Perwira Pemeliharaan Peralatan (Pa Harpal) Indobatt Kapten Laut (T) Yudha Pia Rombenanta saat kegiatan mutasi workshop pada Rabu (20/07) dari Rub Hall ke tenda lapangan di dalam compound/ kesatriaan Indobatt UN Posn 7-1 desa Adshit Al-Qusayr. Pemindahan workshop untuk sementara waktu ini dilakukan dalam rangka menghadapi kompetisi Open Badminton dimana Indobatt akan menjadi tuan-rumah penyelenggara pada tanggal 2-6 Agustus mendatang dengan mengambil tempat pelaksanaan Rub Hall Indobatt.

Lebih lanjut dikatakan, tugas pokok dari Ton Harpal Indobatt adalah melaksanakan perawatan, pemeliharaan dan perbaikan peralatan seperti kendaraan tempur VAB, Anoa, kendaraan ringan maupun kendaraan khusus, beberapa mesin diesel generator, munisi dan senjata yang dimiliki satgas, dalam rangka mendukung kesiapan operasional satgas serta melaksanakan pekerjaan teknis mekanis seperti pembangunan gapura, pengelasan, pengecatan, tambal ban, penggantian ban ranpur dan lain sebagainya. “Tugas pemeliharaan dan perawatan ini tiada habis-habisnya, pekerjaan di workshop ini sangat menantang; menguras tenaga dan pikiran………”, ujar Kapten Laut (T) Yudha Pia Rombenanta disela-sela pekerjaannya memperbaiki kendaraan tempur.

HARPAL INDOBATT#25

Kegiatan yang sebagian besar dilakukan di dalam Rub-Hall ini, pada tingkat satgas dijabat oleh Kapten Laut (T) Yudha Pia Rombenanta dan berada di bawah supervisi Kasilog. Pa Harpal mempunyai tugas dan tanggungjawab untuk memberikan saran dan masukan kepada Komandan Satgas Indobatt dalam hal ini kepada Letkol Inf Andi Perdana Kahar serta Wadan Satgas Indobatt Letkol (Mar) Guslin dalam mengambil keputusan sesuai bidang pemeliharaan peralatan serta membuat rencana jadwal pemeliharaan dan perbaikan sesuai dengan tingkat kebutuhan dan kepentingan satgas. Dan ini sesuai dengan kebijaksanaan yang telah digariskan oleh Komandan satgas. Untuk tingkat Kompi sesuai dengan struktur organisasi Ton Harpal berada dibawah pembinaan Kompi Bantuan (Support Coy) yang saat ini dijabat oleh Kapten CPL Lalu Mustari dan dibantu oleh dua Bintara Pemelihara Kendaraan Tempur dan Pemelihara Kendaraan Ringan. Dengan jumlah personil keseluruhan adalah dua puluh prajurit ditambah dengan lima personil dari Bengpuspal yang khusus menangani Ranpur Anoa dan VAB.

“Batalyon ini dikatakan mekanis karena memiliki ciri khas tertentu yakni memiliki kekuatan kendaraan tempur maupun kendaraan ringan untuk melaksanakan tugas patroli non-stop setiap harinya dan kegiatan tugas Observation Post (OP) tanpa hentinya. Sebab itu kendaraan-kendaraan yang digunakan saat ini merupakan tulang-punggung Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt)” tegas Perwira Harpal yang sebelumnya berdinas di KRI Cakra 401 Satuan Kapal Selam Koarmatim ini saat diwawancarai oleh Pen Satgas.

Lebih jelasnya, kegiatan kesehariannya menitikberatkan pada pemeliharaan kesiapan operasional kendaraan-kendaraan tempur seperti penggantian oli, tune-up mesin sampai dengan perbaikan kendaraan seperti overhaul Ranpur VAB, kendaraan truk air ‘Kapodang’, dan yang saat ini masih dalam proses pengerjaan adalah perbaikan satu unit kendaraan Ranpur VAB, satu unit kendaraan Liaz, dan satu unit kendaraan truk air Mitsubishi PS 120. Sedangkan kegiatan khusus yang telah dilaksanakan belum lama ini adalah pembuatan gapura ‘Selamat Datang’ atau pintu gerbang Indobatt dan perbaikan tugu Garuda sebagai simbol satgas Kontingen Garuda XXIII-D/ UNIFIL di Libanon Selatan ini.

HARPAL INDOBATT#23

HARPAL INDOBATT#8

Sementara itu, sesuai dengan struktur organisasi yang dimiliki Peleton Harpal ini didalam tugas kesehariannya telah diatur pembagian tugas dan tanggungjawab sesuai bagian masing-masing. Contohnya; pemeliharaan untuk bidang kendaraan tempur ditangani oleh Bintara Pemelihara Ranpur dengan dibantu Tamtama Har Ranpur. Demikian pula, dalam bidang pemeliharaan kendaraan ringan, kendaraan khusus maupun teknis mekanis. Walaupun dalam pelaksanaan dilapangan, seluruh anggota Peleton Harpal bahu-membahu saling membantu dalam melaksanakan tugas dan tidak terpaku pada satu tugas yang telah diatur sebelumnya. “Hal ini sangat memberikan manfaat positif dalam proses pembelajaran sehingga dapat saling memberikan ilmu yang dimiliki didalam melaksanakan aktivitas pemeliharaan dan perbaikan”, kata Kapten CPL Lalu Mustari selaku Danton Harpal Kompi Bantuan Indobatt yang asal kesatuan adalah Satharpal Mabes TNI Jakarta.

HARPAL INDOBATT#13

HARPAL INDOBATT#3a

Peleton ini sangat memegang peranan penting pada tubuh organisasi Indonesia Batalyon, sesuai dengan tuntutan tugasnya yakni untuk tetap menjaga kesiapan operasional seluruh peralatan yang ada serta menyiapkan kesiapan yang ada sesuai dengan inspeksi rutin yang biasanya dilaksanakan oleh Mabes TNI maupun oleh UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon). Bagi UNIFIL, inspeksi dilaksanakan tiga bulan sekali dengan nama Contingent Owned Equipment dan untuk yang enam bulan sekali dengan nama Operational Readiness Inspection. Dalam hal ini, Ton Harpal sangat berhubungan erat dengan Pasuskav selaku pembina materiil Kavaleri berupa Ranpur VAB dan Anoa serta juga pembina profesionalisme personil Kavaleri. Saat ini Pasuskav Indobatt dijabat oleh Lettu Kav Taufik Dwinova.

Selain itu, ada banyak kesan yang mendalam yang didapatkan selama melaksanakan tugas pengabdian ini. Dari ungkapan Pa Harpal, kesan yang paling membekas menurutnya adalah terbentuknya jiwa korsa diantara anggota Peleton Harpal serta adanya kemauan keras untuk menyelesaikan segala tantangan dan hambatan yang ditemui selama ini. Dan semboyan “Tiada Kata Tidak Bisa” telah menjadi bukti dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban. Segala keterbatasan yang ada bukanlah suatu kesulitan namun menjadi tantangan yang harus diatasi, dan sampai saat ini semua tantangan itu dapat dilalui oleh seluruh staf Harpal dan personil dari Ton Harpal Indobatt. Demikian dikatakan Kapten Laut (T) Yudha Pia Rombenanta yang merupakan lulusan Akademi TNI AL tahun 1999.

Sampai bulan ke-delapan penugasan Indobatt, telah ada beberapa prestasi yang diraih oleh Ton Harpal yakni berhasil mengoperasionalkan kembali dua mesin generator yang selama satu tahun belakangan ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal ini dilakukan dengan membuat beberapa modifikasi sehingga dapat berfungsi kembali. Serta telah berhasil mengoperasikan kembali satu unit kendaraan angkut personil Isuzu NPS dan terakhir pada saat ini, Ton Harpal sedang dalam proses memperbaiki satu unit VAB dan satu unit truk Liaz yang telah cukup lama tidak dapat dioperasionalkan. “Tiada kata tidak bisa” semboyan yang patut dicontoh oleh satuan unit lainnya. Viva Peleton Harpal….Viva Indonesia Batalyon!***

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Darmawan Hendro W Darmawan Hendro W, also known as Awe, is a Navigator of C-130 Hercules now serving as Staff Officer Air Operation in Aviation Section UNAMID Darfur Sudan. He graduated from Indonesian Air Force Academy in 1996. In the following years of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago