Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Muhammad IRAWADI

Pembekalan Milobs Standby oleh TNI

19 March 2008, 00:59 , by Muhammad Irawadi

 

Kegiatan pembekalan Milobs (Military Observers) yang dilaksanakan oleh TNI dibuka Kepala Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen Zahari Siregar di Mako PMPP Jakarta pada tanggal 18 Maret 2008. Pembekalan dimaksudkan untuk mengisi kemampuan para perwira TNI yang telah terpilih untuk memberikan gambaran tentang daerah penugasan, mekanisme kerja dan kondisi terakhir.

Para perwira yang telah diseleksi oleh matranya masing-masing merupakan asset TNI untuk mewakili bangsa Indonesia dalam bertugas di Peacekeeping Operations. Para perwira yang mengikuti pembekalan tersebut berpangkat Kapten hingga Letnan Kolonel. Dengan status tersebut TNI memberikan pembekalan untuk mematangkan kemampuan dan ketrampilan perorangan agar dapat bertugas dengan baik. Karena tugas Military Observers adalah tugas yang mengandung resiko maut dihadapkan dengan perubahan situasi yang seketika berubah.

Dalam sambutannya Brigjen Zahari Siregar menyampaikan bahwa kehadiran Milobs disuatu negara yang sedang dilanda konflik sangat diperlukan untuk menjalankan resolusi PBB untuk mewujudkan dan memelihara perdamaian diwilayah tersebut. Dalam beberapa kali pengalaman, pada awal penugasan seringkali terjadi kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan penugasan karena sulitnya mengaplikasikan bekal materi yang ada sebagai Milobs dihadapkan kondisi nyata dilapangan. Karena itu dalam pembekalan yang akan dilaksanakan, untuk segera memahami kultur yang berlaku dinegara penugasan. Karena adaptasi dengan kultur setempat akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penugasan.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut hadir undangan dari berbagai institusi TNI, seperti dari Puskes TNI, Puspen TNI dan dari perwakilan TNI AD, TNI AL dan TNI AU. Sedangkan rencana waktu pembekalan akan berlangsung selama 1 bulan. Untuk penyampaian materi diberikan oleh para instruktur yang sudah memiliki pengalaman dibidang Peacekeeping Operations dan juga dari ICRC. Sedangkan materinya adalah berdasarkan modul yang di wajibkan oleh PBB. Dan pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Zahari Siregar mengajak para peserta pembekalan Milobs dan undangan untuk bersama-sama mengheningkan cipta untuk almarum Kolonel Laut Anumerta Sondang Dodi Irawan yang meninggal dalam melaksanakan tugas sebagai Milobs di Nepal.

Sedangkan saat ini jumlah Military Observer Indonesia berada di 6 misi PBB. Kongo sejumlah 17 orang, Lebanon 8 orang, Liberia 3 orang, Sudan 10 orang, Georgia 4 orang dan Nepal 5 orang.

Muhammad IRAWADI Muhammad Irawadi Let Col. Muhammad Irawadi, has been supporting the Indonesian Battalion named as Kontingen Garuda/KONGA XXIII-A at United Nations Interim force in Lebanon (UNIFIL) since its deployment in early December 2006. Armed with hands-on experience during his first assignment as...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago