Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Pembersihan ranjau Sektor Timur UNIFIL

19 May 2010, 13:03 , by Muhammad Dahlan

 
(Lebanon, 18 Mei 2010). Salah satu tugas pokok pasukan yang tergabung dalam misi PBB di Lebanon atau biasa disebut dengan TCCs (Troops Contributing Countries) adalah melaksanakan kegiatan pembersihan ladang ranjau (minefield), penghancuran sisa-sisa bahan peledak (Disposal of UXO) dan pembersihan daerah yang telah terkontaminasi oleh Bom Cluster (Clearance of CBU Strike).

Tugas pokok tersebut dibebankan kepada satuan Zeni Tempur (Combat Engineering section) yang membawahi beberapa tim serta memiliki kualifikasi Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) antara lain MCT (Mine Clearance Team), BAC ( Battle Area Clearance) dan EOD (Explosive Ordnance Disposal).

Landmine Clearing 4

Untuk wilayah timur ( Sector East ) UNIFIL AO, kegiatan pembuatan tanda batas wilayah dan pembersihan ladang ranjau serta penghancuran sisa bahan peledak dilaksanakan setiap hari disepanjang garis batas yang memisahkan wilayah Lebanon dengan Israel (Blue Line marking) dibawah tanggung jawab dan pengawasan langsung seorang Perwira staf Brigade (Incident Commander EOD CC) yang saat ini dijabat oleh Mayor Inf Putra Widyawinaya, berasal dari Indonesia (TNIAD).

Landmine Clearing 3

Landmine Clearing 2

Landmine Clearing 1

Sebelum tim MCT, BAC dan EOD melaksanakan kegiatannya mereka harus melewati beberapa tahap pengecekan, diawali dengan latihan selama dua minggu yang diawasi langsung oleh tim UNMACC (United Nations Mine Action Centre), pra-akreditasi dan akreditasi yang dihadiri dan dinilai langsung oleh tim UNMACC, RMAC (Regional Mine Action Centre) dan staf Operasi UNIFIL. Apabila memenuhi syarat dan dinyatakan lulus akreditasi maka tim-tim tersebut dapat dioperasionalkan di sektor Timur UNIFIL, namun sebaliknya jika tidak lulus maka harus melaksanakan latihan dan diuji kembali sampai dinyatakan siap operasional oleh UNMACC,RMAC dan Staf Operasi UNIFIL.

Kegiatan Akreditasi yang dilaksanakan saat ini berlangsung selama 2 hari, tanggal 17-18 Mei 2010, bertempat di lapangan Zeni Tempur Miguel de Cervantez Base (Mako Brigade Sektor Timur) dimulai pukul 0900-1500 waktu setempat, disiapkan dan diselenggarakan oleh Mayor Inf Putra Widyawinaya selaku Pa staf EOD Brigade dan ditinjau langsung oleh Chief Engineering Seceast, Lt.Col Sevillano, Chief of UNMACC, Chief of Operation Staff UNIFIL dan Chief of RMAC-LAF (Lebanese Armed Forces).

Tujuan akreditasi ini adalah untuk mengetahui dan mengecek secara langsung tingkat pemahaman seorang Danton, Danru dan anggota tentang SOP (Standard Operating Procedure) yang digunakan, tahap persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran yang harus dilakukan selama membersihkan ladang ranjau, termasuk cara mengevakuasi korban yang mungkin timbul dari pihak sendiri.

Mayor Inf Putra Widyawinaya sebelum mengikuti misi di UNIFIL di Lebanon adalah seorang perwira menengah Pusintelad di Jakarta dan saat ini menjadi perwira staff di Brigade engineering sektor timur UNIFIL.

Muhammad Dahlan First Lieutenant Muhammad Dahlan was born in Makassar, South Celebes, Indonesia. Joined the Indonesian Navy in 1992. He has been serving for the under the Indonesian Navy with most recent assignment as Linguist Instructor at the Indonesian Defense Language...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago