Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Pengumpulan senjata oleh PAREC di D.R. Congo

22 December 2008, 23:31 , by Hagus Indaryanto

 

Sebagai negara yang sedang dilanda konflik, Kongo masih sangatlah perlu dukungan dan peran serta atau campur tangan dari semua pihak, baik dalam dan luar negeri termasuk diantaranya NGO yang bernama PAREC. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah mengumpulkan senjata yang terdapat di masyarakat dengan mengganti $ 100 per senjata. Proses ini dimulai sejak awal bulan Oktober sampai saat ini yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kriminal di negara tersebut.

Hal ini sangat penting dilakukan karena pemerintahan dibawa naungan Presiden Laurent Kabila belum dapat menata pola pemerintahan yang dipimpinnya. Peranan United Nations Military Observer (UNMO) dibawah naungan misi PBB untuk D.R. Congo (MONUC) dalam pelaksanaan program ini adalah mengangkat apa yang telah dilakukan oleh NGO tersebut kepada pihak administration MONUC untuk kemudian dapat mendukung kegiatan melalui pelaporan setiap saat tentang perihal perkembangan dari program tersebut.

Saat ini senjata yang dikumpulkan telah mencapai lebih dari 4000 pucuk senjata, amunisi serta bahan peledak dan anggaran yang telah dikeluarkan lebih dari US$400.000.00

Senjata yang masih layak pakai dari hasil pengumpulan tersebut di serahkan kepada PNC (Police Nationale of Congo) dan FARDC (Force Armed Republic Democratic of Congo).

Kita, sebagai anggota UNMO, berharap bahwa peran serta NGO ini dapat terus dikembangkan di setiap wilayah yang sedang mengalami konflik dimanapun berada.

Hagus INDARYANTO Major Hagus Indaryanto,SH was born in Medan, North Sumatera, Indonesia in 1973. Graduated from high school in 1992, then joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1995 he was commissioned as a second lieutenant in the...

Detail Profile »

2  Comments

by erfan ahmad at 23 December 2008, 15:29

Sebuah kegiatan PEDULI atas keselamatan & keamanan bagi orang banyak yang patut didukung penuh oleh semua pihak terkait,dengan telah terkumpulnya sebanyak 4000 unit senjata ARTI nya kesadaran rakyat Congo mulai ber-ubah dari tidak peduli menjadi peduli,terlepas dari nilai jual usd 100 per senjata. Harga usd 100 ini adalah 2X dari harga jual senjata illegal di Black Market Kinshasa.
Sukses buat Mayor HAGUS yang sudah terlibat langsung dalam kegiatan peduli ini.
salam.

by Angieee at 24 December 2008, 16:55

Sebuah Kegiatan yang sangat Positif…Apapun alasannya, dengan senilai USD 100 yang diberikan tetap saja Kooperatif dari rakyat Congo perlu kita ancungkan Jempol karena sangat membantu dalam mengurangi tingkat kriminal di negara tsb. ..Saya harap negara konflik lainnya juga menjadi target NGO dengan program seperti yang dilakukan di Congo..Sukses ya buat Mayor Hagus Indaryanto.

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Endang Satriyani Endang Satriyani, or known as Eno, has recently joined the UN mission in September 2007, having been assigned in Haiti, under MINUSTAH as UNV Finance Advisor, of which her main duty is working together with Haitian Nationale Police (HNP)...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago