Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Perdamaian: Sebuah janji (yang sulit) diwujudkan

15 May 2008, 12:55 , by Luigi Pralangga

 

Hampir daripada kita setiap harinya disuguhkan dengan beragam berita buruk, sejak pagi, lalu siang, dan saat saatnya makan malam ditengah keluarga pun kadang si televisi itu ngoceh terus menyajikan berita-berita yang belum tentu semuanya menggembirakan.

Perang disini, pertikaian disana dan segala rupa konflik yang tersebar luas merata dibanyak penjuru bumi ini. Katakanlah politik itu berada dibelakang semuanya, dimana hal yang mungkin kekuatan manusia yang berupaya menegakkan perdamaian dengan jumlah mereka yang berusaha kembali merobohkannya bisa jadi tidak akan sebanding.

Konflik kekerasan, dan hingga terus kepada yang bersenjata, menghadirkan banyak kesengsaraan. Akankah kita mengambil bagian dari masalah atau solusi?. Peranan itu ada pada pilihan individu masing-masing yang dengan sikap, pola pikir dan kapabilitas individunya dapat memberi sumbangsih positif solusi sebuah konflik atau sebaliknya malah acuh.

Bisakah kita berjanji untuk mengakhiri konflik? Disadari atau tidak, masing-masing dari kita adalah seorang juru damai (peacekeepers). Maka bersikap dan bertindaklah seperti itu. Semoga cuplikan klip video yang saya temui di YouTube ini bisa memberikan gambaran bahwa janji itu (kali ini) harus ditepati.

Dengan tanpa melihat propaganda dan pesan-pesan yang mungkin dipolitisir, penting untuk kita fahami bersama bahwa perdamaian itu mahal harganya, dimana bagi mereka yang ingin hidup damai kadang harus siap untuk berperang untuk memperjuangkannya.

Salam hangat dari Liberia, Afrika Barat serta dari kita-kita para Indonesian peacekeepers di medan penugasan peacekeeping operations membentang dari Afghanistan, Sudan, Darfur Region, Ivory Coast, Goergia, Nepal, Timor-Leste, dan Liberia berjuang untuk sebuah perdamaian.

PS: Buat Puguh Pamungkas, staff UNAMID – Darfur Region yang baru semingguan ini tiba di medan penugasan, semoga tabah dan senantiasa berada dalam kelancaran… tentunya selamat datang di keluarga UN Peacekeeping dan selamat bertugas.

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

7  Comments

by jiwakelana at 16 May 2008, 13:14

perang, sebuah kata yang akan membawa kita pada bayangan letusan senjata dan ledakan misil. perang sebuah kata yang enteng diucapkan tapi membawa bencana yang sangat menakutkan. bukan bagaimana kita menyelesaikan perang tersebut sebagai solusi mengatasi situasi, tetapi lebih kepada bagaimana kita menghindari agar tidak terjadi yang namanya perang tersebut. jalur diplomasi adalah langkah yang sangat positif, tetapi ini tidak akan berlaku bagi pihak yang mempunyai sikap ego dan merasa paling berkuasa. karena bagi mereka perang adalah sebuah akses menuju cita-cita. salam dan selamat berjuang, perdamaian adalah idaman seluruh bangsa dan itu merupakan sebuah hak yang harus dihormati. thankz dan mampir…

by jiwakelana at 16 May 2008, 13:51

SALAM JUANG DARI KAMI
dibawah terik engkau berdiri
didingin malam engkau tetap terjaga
diantara dentuman senapan dan ledakan bom engkau merayap
diatas bara api engkau tetap melangkah…

bedil yang engkau usung bukanlah senjata
seragam yang engkau kenakan bukanlah bendera
bedil itu adalah perisai kami
seragammu itu adalah selimut kami…

kepadamu kami titip nasib kami
kepadamu kami titip kehidupan ini
kepadamu kami percayakan perdamaian ini…

sesekali waktu bila berada didekat kami
biarkan kami menyeka keringat yang membasahimu
katena itu adalah air mata kami
karena itu adalah darah kami yang mengalir dari tubuh tegapmu..

sesekali waktu bila engkau lelah
ajari kami untuk tahu itu
karena engkau tak pernah mengatakannya
atau mungkin engkau tak pernah merasakanya…?

salam juang kami ucapkan
pada semangat yag tak pernah berhenti
terima kasih kami ucapkan
atas darma bakthi yang tak pernah terkira

jika nanti engkau kembali
biarlah sejarah mencatatnya
sekalipun engkau tak mengharapkannya

(puisi ini kuidedikasikan buat seluruh prajurit pasukan garuda indonesia, tetap jaya dimanapun berada)

by aryo at 16 May 2008, 16:07

Pagi-pagi nyalain tv buat liat berita pagi…gak banget deh…mending jg putar CD lagu2 tradisional macam dari Bali atau Sunda….damai….peace man…
saya tidak mau pagi yg indah terkontaminasi dengan berita yang notabene isinya most of them kekerasan dan anarkhis. Memang hal itu terjadi di luar sana…..
but…
Let's make little peace space in ourselves then create little peace for our bedroom then our home.. and it gain become creating peace for our nation…let's start from ourselves….

Kita memang gak bisa mencegah perang itu untuk tidak terjadi…pada dasarya perang kecil2an jg sering terjadi di dlm jiwa kita.. jd perang awalnya dari dlm hati kita sendiri…so it depends to ourselves to mantain and manage it…..

by Deddy Andaka at 18 May 2008, 05:16

Wah, saya sudah lama ga denger kabarnya…
Kedamaian… siapa sih yang tidak mendambakan kedamaian? Namun masing2 memegang tekadnya untuk meraih kedamaian dengan caranya sendiri2. Termasuk berperang… ironis…

Met tugas mas. Semoga tugas2nya dapat diselesaikan dengan baik…

by imsuryawan at 18 May 2008, 18:11

perdamaian.. perdamaian…
perdamaian.. perdamaian…
perdamaian.. perdamaian…
perdamaian.. perdamaian…

banyak yang cinta damai
tapi perang semakin ramai..

bingung, bingung, ku memikirnya…

song by: Gigi

peace pak, dan selamat bertugas!

by linda at 22 May 2008, 07:39

janji memang harus ditepati kang :)
pa kabar kang? linda ganti alamat blog ya. hehehehe biar devisa gak kesedot katanya :) met bertugas kang

by Calvin Michel Sidjaja at 28 May 2008, 16:08

saya tidak bisa berkomentar terlalu banyak karena saya sudah agak lupa dengan teori2 resolusi konflik, tapi saya ingat sekali bahwa perdamaian sulit dicapai, khususnya karena satu kelompok dan kelompok lain melakukan demonisasi pada sosok masing2.

Saya sendiri heran, kenapa yah orang yang bertikai itu tidak pernah sejenak berpikir bahwa konflik tanpa henti itu akan membaca kehancuran bagi diri sendiri?

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Yogi Anggoro He joined United Nations since 2009. Currently serving United Nations Mission for Stabilization in Haiti / Mission des Nation Unies pour la Stabilisation en Haiti (MINUSTAH). Yogi Anggoro maneuvered from private sector to the humanitarian field as a Field Coordinator...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago