Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Muhammad IRAWADI

Personel KONGA XXIII-A Melaksanakan Air Recce

18 October 2007, 11:25 , by Muhammad Irawadi

 

Pelaksanaan patroli di mission area dapat dilakukan melalui darat, laut dan udara. Ketiga patroli ini adalah untuk saling melengkapi dari masing-masing patroli tersebut. Dalam misi pemiliharaan perdamaian, patroli sangat berguna untuk mengumpulkan keterangan tentang suatu daerah. Daerah Lebanon yang memiliki infrastruktur yang sangat baik, sehingga patroli menggunakan jalan darat lebih dominan dilakukan.

Namun perlu diketahui hingga saat ini masih banyak daerah di selatan Lebanon yang belum terpetakan terutama daerah yang penuh ranjau darat. Ranjau tersebut peninggalan perang 34 hari tahun 2006, sehingga hal ini yang membatasi patroli darat. Hanya jalan utama atau jalan diperkeras yang telah dilakukan demining ataupun pembersihan dari ranjau dapat dilalui patroli kendaraan.

Kondisi ini yang menyebabkan Konga XXIII-A mengajukan pelaksanaan patroli udara. Air Recce dilakukan untuk mengetahui daerah yang baru ataupun mengetahui daerah tanggung jawab (Area of Operation) dilihat dari udara. Hal ini karena tidak semua daerah tersebut dapat di monitor dari darat. Berdasarkan perkiraan data dari Pusat Koordinasi pengawasan ranjau PBB (UNMACC) bahwa terdapat lebih satu juta kluster bom yang dipasang Israel. Kesulitan yang dihadapi oleh Unifil untuk mengetahui secara pasti lokasi ranjau tersebut adalah karena Israel menolak menyerahkan peta lokasi tersebut. Dipastikan lokasi terbesar dari ranjau tersebut berada diwilayah Lebanon 2-3 km didikat dan sepanjang Blue Line.

Air Recce dan Air Patrol sangat berguna dilaksanakan. Secara harfiah pelaksanaan Air Recce menggunakan pesawat tempur dan sistem photo udara untuk menggambil gambar posisi, komposisi dan kekuatan dari musuh. Photo-photo tersebut digunakan untuk kepentingan mengantisipasi ancaman dan serangan dari musuh tersebut. Saat ini hal tersebut dikenal dengan sistem photo udara atau juga imaginary satellite. Peta-peta yang dimiliki Unifil sebagian, telah menggunakan sistem tersebut. Sedangkan Air Patrol adalah patroli yang dilakukan terhadap daerah sasaran, pasukan dan daerah penting dari zona pertempuran dengan maksud mencegah dan menghancurkan musuh atau pesawat musuh.

Kegiatan Air Recce yang dilakukan oleh perwira Konga XXIII-A adalah yang pertama kali dilakukan. Sedangkan pesawat yang digunakan adalah helikopter milik kontingen Spanyol. Batas Blue Line melalui pengamatan udara tampat terlihat jelas. Hal ini karena ada beberapa daerah Blue Line, yang secara fisik tidak ada batasnya dan masih menjadi perselisihan antara Israel dan Lebanon. Pengamatan melalui udara ini dapat membentuk pemahaman secara komprehensif atas daerah operasi Indonesia.

Muhammad IRAWADI Muhammad Irawadi Let Col. Muhammad Irawadi, has been supporting the Indonesian Battalion named as Kontingen Garuda/KONGA XXIII-A at United Nations Interim force in Lebanon (UNIFIL) since its deployment in early December 2006. Armed with hands-on experience during his first assignment as...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Amrin Rosihan Hendrotomo Born in Ternate, Amrin Rosihan Hendrotomo is now sailing his career forward in Democratic Republic of the Congo as UN Military Observer for MONUC/MONUSCO. He, previously, served UN as a Military Observer of UNOMIG in Georgia. He married Pungky Anitasari,...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago