Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Petinggi Militer Kongo berkunjung ke Bumi Siliwangi Camp

8 January 2010, 10:02 , by Agus Hermansyah

 

Dua Jenderal petinggi MONUC dan satu orang Jenderal Petinggi Militer Kongo wilayah Dungu FARDC berkunjung ke Bumi Siliwangi Camp yang berada di Dungu dalam rangka melaksanakan program kerja MONUC PBB di wilayah Dungu Kongo, Selasa (05/01/2010).

MONUC Generals

Kunjungan para Jenderal ini bertujuan untuk konsilidasi dan koordinasi dengan para pejabat MONUC yang berada di Dungu mengenai kondisi dan situasi keamanan serta ingin mengetahui pekerjaan infrastruktur yang dilaksanakan oleh Kontingen Indonesia. Para pejabat tersebut seperti Komandan Batalyon Morbat (Maroko Batalyon) – Kolonel Mayor Mohamed Benidir, Komandan Brigade FARDC – Brigadir Jenderal Leon Mushale selaku Komandan Zona Operasi wilayah Dungu, serta Komandan Kontingen Garuda XX-G/MONUC Letkol Czi Arnold AP Ritiauw.

Adapun para petinggi MONUC yang berkunjung ke Bumi Siliwangi Camp seperti Mayor Jenderal Andrian Foster (Deputy Force Commander), Brigadir Jenderal Fakhrudin Khaedir (Itury Brigade Commander), Kolonel Mayor Mohammed Benidir (Maroko Batalyon Commander), Kolonel Khalid Mahmood (IB Deputy Commander) dan penguasa militer wilayah Dungu Kongo Brigadir Jenderal Leon Mushale serta petinggi militer lainnya ikut serta dalam rangka acara kunjungan kerja ke Kontingen Garuda XX-G/MONUC.

Dalam kunjungannya ke Bumi Siliwangi camp, Mr. Andrian dan para Jenderal lainnya mendapat paparan dari Komandan Kontingen Letkol Czi Arnold AP Ritiauw. Dalam paparannya Dan Kontingen menjelaskan tentang pekerjaan yang telah, sedang dan akan dilaksanakan seperti pembangunan Shoulder Run Way, pemeliharaan Run Way, pembangunan DDR, pembuatan Apron Parking Area, penutupan dan pembuatan lubang sampah baru (TPA), Rub Hall, clearing pembuatan Helliped, Clearing pembuatan Camp Banair, dan pembuatan jalan Dungu Faradje sepanjang 155 Km.

Dalam paparan tersebut Jenderal Andrian sangat terkesan dengan apa yang telah diperbuat oleh Kontingen Indonesia walaupun Kontingen Indonesia baru menginjak dua bulan lebih, tetapi sudah banyak yang diperbuat untuk kepentingan masyarakat Dungu Kongo. Jenderal Adrian banyak bertanya tentang pembangunan jalan Dungu Faradje, seperti kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh Kompi Zeni TNI mengingat jalan yang dibuka oleh Kontingen Indonesia adalah hutan belantara, dimana medan dan tingkat kesulitannya sangat tinggi. Namun demikian, Dan Kontingen menjawab bahwa kesulitan yang dipertanyakan sang Jenderal bintang dua itu dapat diselesaikan dengan baik oleh Kontingen Indonesia.

Kunjungan yang sangat singkat oleh Deputy Force Commander ini memberikan kesan yang cukup mendalam bagi Kontingen Indonesia, karena petinggi militer MONUC yang jadwalnya cukup padat ini menyempatkan diri mengunjungi Kontingen Garuda XX-G/MONUC dan mempunyai perhatian besar terhadap perkembangan pembangunan yang dikerjakan oleh Kontingen Indonesia.

Dalam acara makan siang di Bumi Siliwangi Camp yang tidak di hadiri oleh Mr.Andrian dan Mr. Khaedir karena beliau harus terbang segera ke Kinsasa, para tamu disuguhkan kesenian tradisional Indonesia Rampak Gendang dan Kesenian Arumba oleh anggota kontingen Garuda XX-G/MONUC serta tidak lupa memutarkan film tentang kepariwisataan Indonesia.

MONUC Generals

MONUC Generals

MONUC Generals

MONUC Generals

Dalam akhir kunjungannya para petinggi militer ini diberikan cenderamata oleh Komandan Kontingen Garuda XX-G/MONUC berupa baju batik (Baju Tradisional Indonesia), Plakat, Pin dan brosur kepariwisataan Indonesia.

MONUC Generals

MONUC Generals

MONUC Generals

MONUC Generals

Kepada Dan Kontingen Indonesia, Brigadir Jenderal Leon Mushale selaku penguasa militer wilayah Dungu mewakili delegasi lainnya mengatakan sangat terkesan terhadap sambutan yang dilakukan oleh Kontingen Indonesia dengan menampilkan kesenian tradisional serta makanan tradisional Indonesia yang sangat lezat.

Jenderal Leon mengucapkan terimakasih banyak atas apa yang diberikan oleh Pemerintah dan bangsa Indonesia melalui Kontingen Garuda XX-G/MONUC terhadap rakyat Dungu berupa pembangunan Infrastruktur dan pembangunan lainnya, sehingga rakyat Dungu Kongo khususnya dapat merasakan langsung dampak baik dari pembangunan tersebut serta berharap agar keberadaan Kontingen Indonesia tetap dipertahankan keberadaannya di bumi Kongo ini. SP-13/I/Konga XX-G/MONUC

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Ro'is Nahrudin Major Inf. Ro’is Nahrudin has been serving in the Indonesian Army (TNI AD) for over 13 years. Undertaking office at the Indonesian Defence Language Education and Training Center in Pondok Labu Jakarta Selatan. Holding a Graduate Degree in English Literature...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago