(Adshit Al Qusayr, 16/10) Walaupun penugasan di Lebanon hampir berakhir bukan berarti Prajurit-Prajurit Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B berleha-leha. Bermodal motivasi dan semangat juang tinggi, prajurit-prajurit Garuda tersebut kembali mengukir prestasi gemilang. Dalam pertandingan final Tenis Meja antar Kontingen PBB yang bertugas di Lebanon Selatan atau UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), atlet-atlet Kontingen Indonesia ini berhasil meraih Medali Perak (Juara II) Nomor Tunggal Putra dan Medali Perunggu (Juara III) Nomor Ganda Putra.
Pertandingan diikuti oleh 8 negara yaitu Polandia, Ghana, Belgia, India, Korea Selatan, China, Nepal dan Indonesia. Nomor yang dipertandingkan ialah Tunggal Putra, Tunggal Putri dan Ganda Putra. Babak penyisihan sudah dimulai sejak akhir September. Pada event prestisius ini, Kontingen Indonesia mengikutkan 13 atlet terbaik hasil seleksi seluruh prajurit Konga XXIII-B sebelum pelaksanaan pertandingan untuk Nomor Tunggal dan Ganda Putra yaitu Mayor Pnb Hasbullah Daud Koordinator Tim, Kapten Chb Putut Samiaji (merangkap sebagai official tim), Mayor Ckm Dadan Santoso, Kapten (Tituler) Leonard Sondakh, Sertu Adang Suhara, Sertu Ronny Tular, Sertu Ruben Jony, Kopda Nixman Bawuno, Kopda Arnisto Towoliu, Kopda (Marinir) Anang Suparman, Kopda (Marinir) Antasari, Praka Halidi, Pratu Ian Novian, sedangkan untuk nomor Tunggal Putri tidak ikut karena Satgas Konga XXIII-B tidak memiliki personel wanita.




Pertandingan Tenis Meja yang merupakan event olahraga tingkat UNIFIL, digelar di dalam Rubb Hall milik Kontingen China. Hal ini karena secara teknis, Kontingen China telah ditunjuk oleh UNIFIL sebagai panitia penyelenggaranya. Tujuan pertandingan ialah untuk menjaga dan memelihara stamina fisik para prajurit PBB sekaligus mempererat persahabatan dan kerja sama antar kontingen di jajaran UNIFIL.
Dengan gigih, para atlet Kontingen Indonesia berhasil mengalahkan lawan-lawannya satu persatu hingga melaju dari babak 16 besar, 8 besar dan 4 besar. Kehandalan para Atlet Indonesia dalam pertandingan ini terbukti dengan terjadinya All Indonesian Final pada nomor Ganda Putra untuk memperebutkan Medali Perunggu yaitu pasangan Mayor Ckm Dadan Santoso/ Kapten (Tituler) Sondakh berhadapan dengan pasangan Pratu Ian Novian/ Sertu Ronny Tular. Pada babak sebelumnya, masing-masing pasangan ini belum beruntung dan harus mengakui keunggulan atlet Polandia dan China. Pada final Tunggal Putra, atlet Indonesia yaitu Kopda Anang berhadapan dengan atlet Polandia, Warrant Officer (setingkat Bintara Tinggi) Tomas. Perlu diketahui bahwa WO Tomas merupakan Juara Tenis Meja tingkat Nasional di negaranya.

Medali pertama untuk Kontingen Indonesia, yaitu Medali Perunggu dipersembahkan oleh pasangan Sertu Ronny Tular/ Pratu Ian Novian setelah mengalahkan pasangan Mayor Dadan Santoso/ Kapten Sondakh dengan skor 9-11, 11-7, 14-12, dan 11-9. Selanjutnya Kopda Anang mendapatkan medali kedua yaitu Medali Perak setelah dikalahkan oleh WO Tomas dengan skor nilai 4-11, 11-8, 12-15, dan 11-6.


Medali dan Trophy bagi para pemenang untuk nomor Tunggal Putra diserahkan oleh Komandan Kontingen Polandia Letkol Marek Sarnowski, sedangkan untuk Nomor Ganda Putra, Dansatgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos mendapatkan kehormatan untuk menyerahkan medali dan trophy tersebut. Hasil lengkap pertandingan sebagai berikut : Nomor Tunggal Putra; Juara I ialah Kontingen Polandia, Juara II Kontingen Indonesia dan Juara III Kontingen China, Nomor Ganda Putra; Juara I ialah Kontingen Polandia, Juara II Kontingen China dan Juara III ialah Kontingen Indonesia, dan Nomor Tunggal Putri; Juara I dan Juara III diraih Kontingen China, sedangkan Juara II ialah Kontingen Ghana.
Dansatgas seusai mengikuti jalannya perlombaan menyampaikan agar para prajurit Garuda XXIII-B yang mengikuti pertandingan tidak perlu kecewa dengan hasil yang dicapai. Justru setiap prajurit harus bersyukur karena mendapatkan pengalaman langka dapat bertanding dengan atlet-atlet dari negara lain bahkan atlet tingkat nasional dari negara lain. Tidak lupa Dansatgas menyampaikan penghargaan dan kebanggaannya sekaligus mengucapkan selamat atas keberhasilan ini.
Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago