Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Prajurit GARUDA XXIII-B raih juara II kompetisi tenis meja tingkat UNIFIL

16 October 2008, 15:21 , by Sandy M. PRAKASA

 

(Adshit Al Qusayr, 16/10) Walaupun penugasan di Lebanon hampir berakhir bukan berarti Prajurit-Prajurit Satgas Yon Mekanis TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-B berleha-leha. Bermodal motivasi dan semangat juang tinggi, prajurit-prajurit Garuda tersebut kembali mengukir prestasi gemilang. Dalam pertandingan final Tenis Meja antar Kontingen PBB yang bertugas di Lebanon Selatan atau UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon), atlet-atlet Kontingen Indonesia ini berhasil meraih Medali Perak (Juara II) Nomor Tunggal Putra dan Medali Perunggu (Juara III) Nomor Ganda Putra.

Pertandingan diikuti oleh 8 negara yaitu Polandia, Ghana, Belgia, India, Korea Selatan, China, Nepal dan Indonesia. Nomor yang dipertandingkan ialah Tunggal Putra, Tunggal Putri dan Ganda Putra. Babak penyisihan sudah dimulai sejak akhir September. Pada event prestisius ini, Kontingen Indonesia mengikutkan 13 atlet terbaik hasil seleksi seluruh prajurit Konga XXIII-B sebelum pelaksanaan pertandingan untuk Nomor Tunggal dan Ganda Putra yaitu Mayor Pnb Hasbullah Daud Koordinator Tim, Kapten Chb Putut Samiaji (merangkap sebagai official tim), Mayor Ckm Dadan Santoso, Kapten (Tituler) Leonard Sondakh, Sertu Adang Suhara, Sertu Ronny Tular, Sertu Ruben Jony, Kopda Nixman Bawuno, Kopda Arnisto Towoliu, Kopda (Marinir) Anang Suparman, Kopda (Marinir) Antasari, Praka Halidi, Pratu Ian Novian, sedangkan untuk nomor Tunggal Putri tidak ikut karena Satgas Konga XXIII-B tidak memiliki personel wanita.

Pertandingan Tenis Meja yang merupakan event olahraga tingkat UNIFIL, digelar di dalam Rubb Hall milik Kontingen China. Hal ini karena secara teknis, Kontingen China telah ditunjuk oleh UNIFIL sebagai panitia penyelenggaranya. Tujuan pertandingan ialah untuk menjaga dan memelihara stamina fisik para prajurit PBB sekaligus mempererat persahabatan dan kerja sama antar kontingen di jajaran UNIFIL.

Dengan gigih, para atlet Kontingen Indonesia berhasil mengalahkan lawan-lawannya satu persatu hingga melaju dari babak 16 besar, 8 besar dan 4 besar. Kehandalan para Atlet Indonesia dalam pertandingan ini terbukti dengan terjadinya All Indonesian Final pada nomor Ganda Putra untuk memperebutkan Medali Perunggu yaitu pasangan Mayor Ckm Dadan Santoso/ Kapten (Tituler) Sondakh berhadapan dengan pasangan Pratu Ian Novian/ Sertu Ronny Tular. Pada babak sebelumnya, masing-masing pasangan ini belum beruntung dan harus mengakui keunggulan atlet Polandia dan China. Pada final Tunggal Putra, atlet Indonesia yaitu Kopda Anang berhadapan dengan atlet Polandia, Warrant Officer (setingkat Bintara Tinggi) Tomas. Perlu diketahui bahwa WO Tomas merupakan Juara Tenis Meja tingkat Nasional di negaranya.

Medali pertama untuk Kontingen Indonesia, yaitu Medali Perunggu dipersembahkan oleh pasangan Sertu Ronny Tular/ Pratu Ian Novian setelah mengalahkan pasangan Mayor Dadan Santoso/ Kapten Sondakh dengan skor 9-11, 11-7, 14-12, dan 11-9. Selanjutnya Kopda Anang mendapatkan medali kedua yaitu Medali Perak setelah dikalahkan oleh WO Tomas dengan skor nilai 4-11, 11-8, 12-15, dan 11-6.

Medali dan Trophy bagi para pemenang untuk nomor Tunggal Putra diserahkan oleh Komandan Kontingen Polandia Letkol Marek Sarnowski, sedangkan untuk Nomor Ganda Putra, Dansatgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-B Letkol Inf A M Putranto, S.Sos mendapatkan kehormatan untuk menyerahkan medali dan trophy tersebut. Hasil lengkap pertandingan sebagai berikut : Nomor Tunggal Putra; Juara I ialah Kontingen Polandia, Juara II Kontingen Indonesia dan Juara III Kontingen China, Nomor Ganda Putra; Juara I ialah Kontingen Polandia, Juara II Kontingen China dan Juara III ialah Kontingen Indonesia, dan Nomor Tunggal Putri; Juara I dan Juara III diraih Kontingen China, sedangkan Juara II ialah Kontingen Ghana.

Dansatgas seusai mengikuti jalannya perlombaan menyampaikan agar para prajurit Garuda XXIII-B yang mengikuti pertandingan tidak perlu kecewa dengan hasil yang dicapai. Justru setiap prajurit harus bersyukur karena mendapatkan pengalaman langka dapat bertanding dengan atlet-atlet dari negara lain bahkan atlet tingkat nasional dari negara lain. Tidak lupa Dansatgas menyampaikan penghargaan dan kebanggaannya sekaligus mengucapkan selamat atas keberhasilan ini.

Sandy M. PRAKASA Graduated from Military Academy in 1997, then exposed to various deployments within the country and had attended several overseas military courses, Capt. Chb. Sandy M. Prakasa also enjoys traveling and photography. Currently acting as the Public Information Officer of the Indonesian...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Alfreddy Hutabarat Previously serving as engineer for one of cellular telecommunication provider company in Jakarta – Indonesia for about 11 years. On end of December 2007 decided to resign the permanent employment and started new carrier as freelance telco engineer that eventually...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago