Correspondent Hilman HADI
Total 2 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 365 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
<< Independence Day Anniversary at Sudan
HUT Proklamasi di Liberia: Sebuah refleksi & Syukuran sederhana >>
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
INDONESIA BISA……..
Salam ,
TjutHerlita.
JKT
by Tjut Lita Lambeuso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Mas Irawadi,
Wah, BIPSOT sudah jauh berkembang ya….saya juga “Alumni” ...
by Ary Laksmana in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
MAs Irawady, salam kenal ya
Mas, bisa bikin kita jadi tau ...
by Yunita Dwiana P in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
Mas Irawadi,
Dengan giatnya persiapan serta pelatihan TNI baik pembekalan didalam ...
by Luigi Pralangga in Latihan bersama Peacekeeping di Bangladesh
seng sabar ya nduk….
by Mewal in Kehidupan yang berwarna: “Dari Reksya hingga Amjad”
Kang Luigi,
BRAVO!
Akhirnya ada juga artikel di jagat blogosphere ini ...
by nadia febina in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
setuju!!
jangan pernah menunggu waktu yang tepat. kerna waktu yang paling ...
by caroline in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Bang Luigi DKK,
Bethul, mari kita pupuk terus semangat kebangsaan kita ...
by Faesol in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Dear Kang Luigi,
I have nothing to say, saya juga ...
by Ngatiman Santoso in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Perubahan selalu terjadi.. mari mari kita gapai impian.. wujudkan negeri yang ...
by Jauhari in Indonesia bangkit: Pembangunan pilar-pilar itu
Apa sebenarnya Providence Island? Providence Island adalah sebuah pulau kecil yang berada di mulut Sungai Mesurado terletak antara Monrovia dan Freeport (Pelabuhan Internasional Liberia). Walupun pulau tersebut cukup kecil namun mepunyai arti yang cukup besar bagi masyarakat Liberia karena nilai sejarah yang dimilikinya.Namun saat ini pulau yang memiliki nilai sejarah itu tidak terawat baik dan kurang mendapat perhatian, walaupun demikian pemerintah dalam hal ini kementrian parawisata menyadari dan telah direncanakan untuk dijadikan obyek wisata utama Liberia.

Melihat sejarah Liberia mulai tahun 1461 yaitu pada saat team ekspedisi dari Eropa mendarat di pantai Grain Coast yang sebelumnya mereka beri nama Cape Mesurado. Grain Coast adalah pemberian nama oleh bangsa Eropa saat itu karena di wilayah ini terdapat banyak sekali hasil biji-bijian yang sangat digemari bangsa Eropa.Setelah beberapa kurun waktu kemudian tercatat mulainya terjadi perbudakan di wilayah Afrika terutama di Afrika Barat,mereka dikirim ke Eropa dan Amerika.
Pada awal abad ke Sembilan belas anti perbudakan mulai muncul di Amerika dan salah satu upaya untuk merespon masalah tersebut adalah dengan mengirimkan budak-budak kembali ketempat asal mereka yaitu di Afrika.Untuk merencanakan hal ini pada tahun 1818 perwakilan dari ACS (American Colonization Society), suatu organisasi non pemerintah di Amerika Serikat, melakukan perjalanan ke Grain Cost untuk meninjau lokasi penampungan para budak yang dikembalikan.Akhirnya tiga tahun kemudian diperolehlah suatu hak bermukim di Cape Mesurado melalui perjanjian yang ditandatangani oleh kepala suku setempat.Upaya ini dibantu oleh Pemerintah Amerika Serikat dibawah pemerintahan Presiden James Monroe, yang pada akhirnya menamakan wilayah tersebut menjadi Monrovia.
Sementara tim survey melakukan tugasnya, pada tahu 1820 sekelompok budak Black Amerika yang telah dibebaskan sebanyak 88 orang diberangkatkan dari Baltimore, Maryland, Amerika Serikat menuju ke Grain Coast. Dalam perjalanannya kelompok ini pertama mendarat di Pulau Shebro di Sieara Leone yang pada saat itu masih di bawah colonial Inggris.Setelah dua tahun kemudian mereka melanjutkan perjalanan dan pada Januari 1822 mendaratlah di pulau yang disebut Providence Island.Awal mereka mendarat di pulau tersebut mereka beri nama The Island of Perseverance,namun selanjutnya karena mereka sekarang merasa bebas dan menganggap itu semua kehendak tuhan maka mereka mengganti namanya menjadi Providence Island.Kelompok mereka inilah yang dianggap sebagai Founding Fathernya Liberia.

Perangko yang menggambarkan awal kehidupan di Providence Island
Pada tahun 1972, pernah dibangun Museum Nasional Liberia dan sejak saat itu sering digunakan sebagai tempat rekreasi, pestival, pameran dan pertunjukan. Namun pada tahun 1976 tempat tersebut dihancurkan karena dibangunnya jembatan untuk menghubungkan Monrovia dan Freeport yang dibelah oleh Sungai Mesurado.Sehingga saat ini pulau yang mempunyai nilai sejarah itu berada di bawah jembatan yang selalu dapat kita lihat apabila kita melintas diatas jembatan tersebut dan tidak terawatt selayaknya tempat yang mempunyai Historical Value.

Sayang sekali, pulau yang punya nilai sejarah gitu dibiarkan gak terawat dan nggak mendapat perhatian dari pemerintah dan public. Jadi inget ungkapan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Lalu, bagaimana dengan bangsa kita sendiri ya? Karena banyak pula asset2 sejarah nasional yang bernasib sama.
Dear Pak Hilman ,
it’s so nice read this article , hmmm banyak ilmu dan pengetahuan yang sya dapat …Seneng bisa membaca tulisan2 bapak, nggak nyangka aja mantan danyon yang ternyata have multi talented. Terus berkarya ,pak . Banyak ilmu yang kita dapat dari membaca…Mohon bimbingan ya selalu ..
« Independence Day Anniversary at Sudan HUT Proklamasi di Liberia: Sebuah refleksi & Syukuran sederhana »