Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Hilman HADI

Providence Island In Liberia

23 August 2007, 11:31 , by Hilman Hadi

 

Apa sebenarnya Providence Island? Providence Island adalah sebuah pulau kecil yang berada di mulut Sungai Mesurado terletak antara Monrovia dan Freeport (Pelabuhan Internasional Liberia). Walupun pulau tersebut cukup kecil namun mepunyai arti yang cukup besar bagi masyarakat Liberia karena nilai sejarah yang dimilikinya.Namun saat ini pulau yang memiliki nilai sejarah itu tidak terawat baik dan kurang mendapat perhatian, walaupun demikian pemerintah dalam hal ini kementrian parawisata menyadari dan telah direncanakan untuk dijadikan obyek wisata utama Liberia.

Melihat sejarah Liberia mulai tahun 1461 yaitu pada saat team ekspedisi dari Eropa mendarat di pantai Grain Coast yang sebelumnya mereka beri nama Cape Mesurado. Grain Coast adalah pemberian nama oleh bangsa Eropa saat itu karena di wilayah ini terdapat banyak sekali hasil biji-bijian yang sangat digemari bangsa Eropa.Setelah beberapa kurun waktu kemudian tercatat mulainya terjadi perbudakan di wilayah Afrika terutama di Afrika Barat,mereka dikirim ke Eropa dan Amerika.

Pada awal abad ke Sembilan belas anti perbudakan mulai muncul di Amerika dan salah satu upaya untuk merespon masalah tersebut adalah dengan mengirimkan budak-budak kembali ketempat asal mereka yaitu di Afrika.Untuk merencanakan hal ini pada tahun 1818 perwakilan dari ACS (American Colonization Society), suatu organisasi non pemerintah di Amerika Serikat, melakukan perjalanan ke Grain Cost untuk meninjau lokasi penampungan para budak yang dikembalikan.Akhirnya tiga tahun kemudian diperolehlah suatu hak bermukim di Cape Mesurado melalui perjanjian yang ditandatangani oleh kepala suku setempat.Upaya ini dibantu oleh Pemerintah Amerika Serikat dibawah pemerintahan Presiden James Monroe, yang pada akhirnya menamakan wilayah tersebut menjadi Monrovia.

Sementara tim survey melakukan tugasnya, pada tahu 1820 sekelompok budak Black Amerika yang telah dibebaskan sebanyak 88 orang diberangkatkan dari Baltimore, Maryland, Amerika Serikat menuju ke Grain Coast. Dalam perjalanannya kelompok ini pertama mendarat di Pulau Shebro di Sieara Leone yang pada saat itu masih di bawah colonial Inggris.Setelah dua tahun kemudian mereka melanjutkan perjalanan dan pada Januari 1822 mendaratlah di pulau yang disebut Providence Island.Awal mereka mendarat di pulau tersebut mereka beri nama The Island of Perseverance,namun selanjutnya karena mereka sekarang merasa bebas dan menganggap itu semua kehendak tuhan maka mereka mengganti namanya menjadi Providence Island.Kelompok mereka inilah yang dianggap sebagai Founding Fathernya Liberia.


Perangko yang menggambarkan awal kehidupan di Providence Island

Pada tahun 1972, pernah dibangun Museum Nasional Liberia dan sejak saat itu sering digunakan sebagai tempat rekreasi, pestival, pameran dan pertunjukan. Namun pada tahun 1976 tempat tersebut dihancurkan karena dibangunnya jembatan untuk menghubungkan Monrovia dan Freeport yang dibelah oleh Sungai Mesurado.Sehingga saat ini pulau yang mempunyai nilai sejarah itu berada di bawah jembatan yang selalu dapat kita lihat apabila kita melintas diatas jembatan tersebut dan tidak terawatt selayaknya tempat yang mempunyai Historical Value.

Hilman HADI Hilman Hadi Let. Col. Hilman Hadi recently arrived in Liberia in late 2006, embarking to his second UN Peacekeeping Mission assignment at the United Nations Mission in Liberia (UNMIL), as team leader of the Indonesian KONGA XXI-4. He is nothing new to...

Detail Profile »

2  Comments

by undercover at 25 August 2007, 15:59

Sayang sekali, pulau yang punya nilai sejarah gitu dibiarkan gak terawat dan nggak mendapat perhatian dari pemerintah dan public. Jadi inget ungkapan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Lalu, bagaimana dengan bangsa kita sendiri ya? Karena banyak pula asset2 sejarah nasional yang bernasib sama.

by Utami Agung NC at 27 August 2007, 16:54

Dear Pak Hilman ,

it’s so nice read this article , hmmm banyak ilmu dan pengetahuan yang sya dapat …Seneng bisa membaca tulisan2 bapak, nggak nyangka aja mantan danyon yang ternyata have multi talented. Terus berkarya ,pak . Banyak ilmu yang kita dapat dari membaca…Mohon bimbingan ya selalu ..

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Agus Mewal Agus Mewal is nothing new to the United Nations System and in Humanitarian Relief Mission. Born in 18 August 1970, concluded his study in linguistics in 1990 at STIBA-LPI and UUS in 1994 further chose his career in Air Operations...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago