Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tri Ambar NUGROHO

Rambu peringatan di Markas Besar PBB

26 November 2009, 10:20 , by Tri Ambar NUGROHO

 

Setiap hari, saat saya berangkat bekerja menuju kantor, saat memasuki kompleks the UN Headquarters banyak sekali menjumpai papan pengumuman yang berkata: Caution! Construction Zone – Authorized Personnel Only, dan lain sebagainya. Apa sih yang harus saya lakukan?. Tentusaja, menghindari masuk daerah-daerah yang dilarang tadi dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
Namun kadang, tidak sedikit beberapa staff PBB yang berkantor di Markas Besar di New York ini malah berlaku sebaliknya, tidak sedikit terlihat agak penasaran dan malah menerobos masuk si pembatas, melongok kedalam areal konstruksi tersebut dimana mereka tidak tahu sama sekali resiko yang dapat saja terjadi.

Capital Master Plan

Capital Master Plan

Pekerjaan konstruksi terbilang menjadi salah satu lingkungan kerja yang sarat bahaya, dan penegakan upaya keselamatan pada lingkungan kerja adalah tujuan utama pada setiap daerah proyeck konstruksi. Seperti pada contoh saat pelaksanaan pembangunan Capital Masterplan dimulai, para pekerja konstruksi di areal pekarangan United Nations compound, mereka harus lulus dari program wajib akan keselamatan kerja.

CMP - Work In Progress

Capital Master Plan

Seperti terlihat dari beberapa jepretan diatas, mereka diwajibkan untuk menggunakan PPE, atau dikenal dengan kepanjangan dari: “Personal Protection Equipment” masing-masing, termasuk itu adalah helm proyek (hard hat), rompi keamanan (safety vest), sepatu kerja (safety shoes), dan kacamata pelindung (eye protection).

CMP - Working In Progress

CMP

Special Event

CMP - Working In Progress

Sudah terbukiti bahwa para pekerja itu sudah mengerti akan pentingnya pengetahuan keselamatan kerja dan bergerak dengan aktivitasnya dilingkungan tersebut, serta mawas terhadap postensi bahaya yang mungkin terjadi, namun hal ini belum tentu dimiliki oleh para staff PBB tadi.

Masuk nyelonong kedalam lungkungan proyek, tidak hanya mebahayakan diri sendiri, namun juga menghambat dan meresikokan proses pekerjaan konstruksi itu sendiri serta para staff PBB di lingkungan Markas Besar itu secara keseluruhan, yang bisa saja karena sebuah insiden semua harus dievakuasi keluar kompleks dan lain sebagainya.

Untuk rekan-rekan yang tertarik mengetahui lebih lanjut tentang mega-proyek renovasi kompleks Markas besar (The Capital Masterplan) PBB ini, tanyakan saja langsung pada kantor the Capital Master Plan (CMP) Office pada telepon +1-917-367-5420. Tentunya informasi penting bisa didapatkan disana dengan mudah.

UN Headquarters Office

Untuk saya sendiri, sih.. nampaknya menikmati pemandangan pelaksanaan proyek CMP dari ketinggian ruang kantor ini masih jauh lebih menyenangkan.

Tri Ambar NUGROHO Tri Ambar Nugroho Major Tri Ambar Nugroho, began his international assignment as U.N. Military Observer with UNMIL in Liberia as the team member of KONGA XXI-4 arrived in Monrovia in late 2006. Have been extensively patroling various regions of Liberia, which to include...

Detail Profile »

4  Comments

by Monang Hawk at 27 November 2009, 01:37

Mantaf bos, kritis & lugas, mudah-mudahan di Indonesia juga bisa diterapkan seperti itu :)

by falva at 30 November 2009, 07:17

ASSALAMUALAIKUM….

— keselamatan kerja mang harus tuh, kadang kala ada juga yang kurang perduli dengan itu, bagus banget lah kalo orang orang atas itu mau turun langsung kelapangan untuk meninjau , gmn sih ..disana , apa apa aja yang kurang…dan lain sebagainya, jadi ngga cuman perintah perintah doank..;-))

…semoga Indonesia juga bisa belajar banyak soal disiplin, tau sendiri kan , orang kita biasa nya bonek bonek..( bondo nekat ) orang Jawa bilang seng penting kerjo.

..Alhasil emang banyak banged yang akhirnya ngga selamat, jatuh lah, inilah itulah, itu hukumanya klo saya hubungkan sedikit sama agama, dia sudah menganiyaya dirinya sendiri… karena sudah teledor.., kan sarana untuk keselamatan pribadi udah ada kok malah ngga di manfaatkan dengan baik….

…yah mudah mudahan, lebih disiplin deh…, itu juga untuk kemajuan bangsa kita ,

salam dari tanah air…

selamat bertugas

wassalam

by Siti Harna Ismail at 6 December 2009, 06:42

Thanks for the add. I admired your sincerity to reach out and work in the world of mankind, making a difference and the world a better place to be is a true achievement of happiness and your ability to share what’s happening at the UN. Looking forward for a better and mutual relationship.

by Amphi Lastari at 6 December 2009, 06:43

iyaaaaaaa…biaar…ga…nyasaaaar…ke…42nd..st..yaa..mas….

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Citra Roshian 1st Lieutenant Dr. Citra Roshian was born in Cirebon, West Java, on 11 Mei 1981, currently assume responsibility as the Medical Officer to the Indonesian Garuda Contingent Konga XXXII-A serving under the United Nations Mission MINUSTAH...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago