Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

vonny-ferdinandus

Sapi Saus Tiram dan berkas-berkas tagihan itu

6 September 2008, 00:14 , by Vonny Ferdinandus

 

Liburan telah usai, sejak 2 minggu lewat ini, saya kembali bertugas ke Liberia. Masih terasa benar dalam kecapan lidah ini rasa pedas dan nikmatnya kuah bakso di warung tikungan tidak jauh dari rumah di Surabaya itu.. ya, saya asli orang Surabaya, lho!

Wake-up, dear! – you are already in Liberia, and this is your luggage.

Nampaknya menceritakan ulang bagaimana acara liburan kemarin kepada teman-teman disini, sedikit membantu daya tahan mental/psikis ini bisa bertahan karena angka-angka pada kalender itu nampak masih jauuuuuh sekali dari jatuh tempo cuti berikutnya (Sebel!).

Berkutat lagi dengan seonggok berkas-berkas pembayaran dengan tulisan yang kecil-kecil seperti semut menyangkut perihal pembayaran gaji para staff peacekeepers serta urusan reimbursement ini dan itu yang kalau salah-salah bisa ngamuk dan datanglah itu mereka yang berseragam menayakan: “bagaimana dengan pembayaran gaji saya bulan ini dan itu..” atau pertanyaan favorit mereka yang sudah hafal-mati di telinga ini adalah: “Mba,.. mba – kapan ya transferan reimbursement itu nyampe?” – padahal berkas itu baru diterima dan datanya masuk kedalam system kemaren, besoknya udah nagih dia, dasar!

Mending yang bertanya seperti itu satu-atau dua orang.. bahkan sehari bisa lebih dari selusin! – kebayangkan rumitnya urusan pembayaran ini, ditambahlah logat aksen mereka yang datang dari negara semisal Ethiopia, dimana kefasihan berbahasa Inggris mereka sama sekali parah, yang ada saya ini seperti kambing congek yang nggak menangkap maksud perkataan mereka.

I am sorry, what did you say?” atau “Pardon, I did not understand what you mean..”

Ah, kacaulah!

Meski bekerja di daerah pasca konflik macam Liberia, saya masih harus mengucap syukur karena ditempatkan dan berkantor di Ibukotanya, Monrovia dimana kehidupan disini jauh lebih baik ketimbang kawan-kawan peacekeepers yang ditancapkan di pedalaman sana dengan kondisi minimum, susah air, susah listrik dan hunianpun jauh bila dibandingkan dengan rumah-indekos paling busuk di Surabaya.. selain itu urusan perbekalan baik itu berbelanja ke supermarket dan restoran masih tersedia beberapa pilihan, meski terbatas itu-itu saja.

Bersantap malam bersama kawan se-negara, adalah salah satu kegiatan yang membahagiakan hati, betapa tidak? – selain bisa melemaskan otot rahang ini dengan kembali bisa bercakap-cakap dengan bahasa Indonesia, berbagi cerita-cerita seru yang biasanya selalu saya dapat dari rekan-rekan military observer yang bertugas di pedalaman sana.

Banyak kelakar-kelakar khas peacekeepers dari petualangan tugas mission mereka senantiasa menjadikan tawa-ceria dari hari-hari yang penuh dengan suntuk dan tekanan pekerjaan.

Menyambut ide kumpul menyambung silaturahim antar sesama staff Indonesia yang berdinas di UNMIL – Liberia, akhirnya diputuskan saja semalam untuk makan malam bersama, sembari bersantap buka-puasa bersama. Dipilihlah Garden Restaurant, sebuah resto anyar yang menghidangkan masakan ala China.

Ramai sudah banyak cerita dan kicau-tawa menjalar keseluruh ruangan sembari menunggu masakan disiapkan. Dimana suasana hening kemudian menguasai saat masakan tersedia dimeja dengan kepulan uap hangatnya masakan – hanya gemerincing suara sedok-garpu yang beradu saja terdengar.. sisanya lahap menyantap tanpa ba-bi-bu! – Sikaaat! :-)

Seperti biasa, lepas kenyang dan sebelum meninggalkan tempat, berfoto bersama kawan sejawat yang kebetulan juga melepas rasa lapar disana. Syukurlah masih bisa makan enak, lihat saja perutnya terlihat melendung keluar semua.

Sapi saus tiram, ayam goreng saus asam-manis, tumis kangkung, nasi goreng dan hidangan penutup adalah pelengkap kebahagiaan kita malam itu.. meski demikian harus diakui bahwa hidangan khas di kampung halaman memang tiada duanya.

PS: Bagaimana dengan acara berbuka puasanya disana?

vonny-ferdinandus Vonny FERDINANDUS Recently joined UNMIL in September 2007. Initially embarked to peacekeeping field since 2003 in Dili, Timor – Leste under the World Food Programme (WFP). Though this would be the first african-based mission, post-conflict assignment is nothing new to her, as...

Detail Profile »

12  Comments

by Desta at 6 September 2008, 00:57

Disana ada kolak ndak Mbak :D

by didut at 6 September 2008, 06:19

jadi tagihan makan malamnya berapa-an?!? :P

by aprian at 6 September 2008, 06:44

Kalo soal makanan, makanan Indonesia mang is de bes lahh.. mau kolak mbak? …. :P

by dee at 7 September 2008, 08:01

Salam kenal mbak Vonny :) … Surabaya-nya dimana? Aku yo Arek Suroboyo loo … hehehehe
Itu tumis kangkung kalo rasa sambel trasi lebih nikmat dah .. yummy …
Senyum mas Pralangga sepertinya lebih lebar setelah buka puasa? hahaha (dah gak buka puasa pake roti prancis doank soalnya … becandaaaaaaa .. )
Go Indonesian peacekeeper …
Selamat menjalankan ibadah puasa di ‘negeri bau kelek’ … jangan bolong bolong ya puasanyaaa …
Peace yooo !!

by zaenal at 7 September 2008, 12:22

untuk hal lainnya memang bisa disiasati, namun kalau sudah berurusan dengan perut, mati kutu kita.
ada gudeg nih, mauuu?

by vita at 7 September 2008, 19:42

Mbak Vonny…
sampai di bandung tuh bau sapi saus tiramnya…hmmmm…kebayang deh.cerita dong tentang mereka-mereka yang berpuasa di sana…Mbak Vonny puasa nggak?

by -=GoenRock=- at 8 September 2008, 09:37

Wuaaah, sedep banget menunya ^^ Itu fotonya yang bawah2 pake fisheye 15 mm ya Mbak? CMIIW

by ambar at 8 September 2008, 13:54

weleh … weleh … dimana-mana yg favorit emang makanan yak …
tapi awas loh mbak , ntar dietnya gatot alias gagal total … ;-))
salam kangen dr jkt

by bangsari at 9 September 2008, 14:07

waduh, sore-sore gini baca saus tiram, kangkung. aduh…

kabur kah, daripada pengin

by faisol at 11 September 2008, 09:34

terima kasih sharing info/ilmunya…
saya membuat tulisan tentang “Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?”
silakan berkunjung ke:

achmadfaisol.blogspo…

semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

salam,
achmad faisol
achmadfaisol.blogspo…

by yudha ginanjar at 18 September 2008, 08:13

Huah .. kebayang deh pasti pada balas dendam dengan makanan :)

by caroline tanjaya at 21 September 2008, 14:00

Waaa.. arek Suroboyo, bangga nih! dulu skripsi s1 tentang Women in Peacekeeping di UNMIS dan UNMIL. Salam kenal. Olin

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Agung Kanigoro AKP Agung Kanigoro Nusantoro, SH , S.IK was born in Jakarta on june 6, 1978. He spent his childhood in Jakarta since 1978-1996.After graduated from SMAN 39 Cijantung in1996 he joined with Police Academy and graduated in 2000.He graduated from...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago