Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Satgas POM TNI mengadakan kursus bahasa asing

14 December 2009, 04:03 , by Muhammad Dahlan

 

Blat Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon (12/12). Sebagai Pasukan Pemelihara Perdamaian (Peace Keeping Forces), prajurit-prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL disamping harus menguasai Role of Engagement (RoE) maupun Standar Operating Procedure (SOP) yang di tetapkan oleh PBB (UN), mereka juga harus mampu menguasai bahasa asing dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan padatnya kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh prajurit TNI serta melibatkan interaksi dengan orang asing, baik dengan anggota UNIFIL dari Negara lain maupun dengan penduduk lokal setempat, membutuhkan dukungan antara lain kemampuan berbahasa asing yang memadai bagi setiap anggota, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris.

Untuk mewadahi hal tersebut, Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-B/UNIFIL, Letkol CPM Ekoyatma Parnowo, memerintahkan beberapa Perwiranya untuk mengadakan kursus non intensif tiga kali dalam seminggu secara terukur. Adalah Mayor Caj Muhammad Yunus, Kapten Caj Eric Norman Naibaho dan Lettu Laut (KH) M. Dahlan, yang ditugaskan sebagai tenaga pengajar bahasa asing (Arab dan Inggris).

Language Training 1

Language Training 2

Language Training 3

Language Training 4

Menurut Dansatgas Konga XXV-B/UNIFIL Letkol CPM Ekoyatma Parnowo, kursus bahasa asing ini diwajibkan kepada seluruh anggotanya baik Perwira, Bintara maupun Tamtama untuk tetap mengasah kemampuan berbahasa asing. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat oleh seluruh anggota yang mengikuti kursus tersebut, karena dari kegiatan ini mereka dapat lebih professional di dalam melaksanakan tugas yang diemban di lapangan. Selama mengikuti kursus, para prajurit TNI mendapatkan pelajaran berupa teori 10 % dan praktek 90 %. SP-07/XII/Konga XXV-B/UNIFIL.

Muhammad Dahlan First Lieutenant Muhammad Dahlan was born in Makassar, South Celebes, Indonesia. Joined the Indonesian Navy in 1992. He has been serving for the under the Indonesian Navy with most recent assignment as Linguist Instructor at the Indonesian Defense Language...

Detail Profile »

2  Comments

by yandas at 14 December 2009, 20:07

Selamat belajar utk rekan2 TNI di Satgas POM.

Yang jadi tanda tanya besar, kalau berangkat & bertugas di sana masih diadakan PEMBEKALAN BAHASA, perlu dipertanyakan REKRUTMEN-NYA dan persiapannya pada saat di Indonesia…

JANGAN-JANGAN ????

(Selamat Hari Anti Korupsi 9 Desember, rekan2)

by ashari at 15 December 2009, 02:51

Memank pembekalan bahasa itu sangat penting, meskipun kita sdh mampu berbahasa inggris tapi msh bnyk juga delegasi dari negara lain yang kurang mampu berbahasa inggris, jadi kita hanya bisa menyesuaikan dgn bahasa inggris seadanya (tarZan) atau bahasa Tubuh, untuk tetap mempertahankan kemampuan berbahasa itu makanya kita harus mengingat2 lagi tensis,grammar, speaking dan msh byk lagi oleh sebab itu saya sangat setuju dgn ide kursus bahasa inggris di daerah PENUGASAN…. (ini berdasarkan pengalaman saya lo…)

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Irdy Joviano Currently serving at MONUSCO (United Nations Stabilization Mission in the DR Congo) as a Military Observer in remote place namely Kanyabayonga in North Kivu Province, DRC. Marines Officer, with present in the rank of Major, born in Palu, Central Sulawesi...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago