Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Satgas TNI masukin musim dingin di Lebanon

6 November 2009, 14:31 , by Hari Mulyanto

 

(Lebanon, 05 Nopember 2009). Musim dingin kembali memasuki wilayah Lebanon Selatan yang merupakan daerah operasi Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL (Indobatt/Indonesian Battalon), yang bermarkas di UN POSN 7-1 Soekarno Base, Adshit al Qusayr. Pergantian musim panas ke musim dingin ditandai dengan percepatan waktu satu jam lebih awal dari waktu sebelumnya, sehingga selisih waktu dengan Indonesia yang semula lebih lambat 4 jam kini menjadi 5 jam.

Kondisi seperti ini sebelumnya jelas tidak dialami prajurit-prajurit TNI di Indonesia yang hanya mengenal dua musim : kemarau dan hujan, sedangkan di Lebanon mengalami empat musim, yaitu panas, gugur dingin dan semi. Perubahan ini menyebabkan waktu gelap di musim dingin lebih panjang di bandingkan dengan waktu di musim panas yang justru sebaliknya dimana waktu terangnya menjadi lebih panjang.

Indobatt in Winter

Perubahan musim ini juga berdampak terhadap jadwal kegiatan operasional Satgas, serta pelaksanaan aktivitas para prajurit TNI di lapangan. Keadaan ini pun dialami oleh masyarakat setempat, dimana pada saat musim panas mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di luar rumah namun di waktu musim dingin mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam ruangan. Perubahan musim yang terjadi di daerah operasi UNIFIL tentunya tidak boleh melengahkan kesiapsiagaan para Indonesian Peace Keeper yang memiliki tanggung jawab untuk memelihara perdamaian di Lebanon Selatan sesuai Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701. Hampir setiap hari prajurit TNI di Lebanon bertugas di bawah guyuran hujan dan hawa dingin yang sangat menusuk tulang, namun inilah tantangan yang harus dihadapi untuk tetap menjaga stabilitas keamanan di daerah operasi yang dipertanggungjawabkan.

Indobatt in Winter

Indobatt in Winter

Indobatt in Winter

Menghadapi kondisi ini, para prajurit TNI kembali menggunakan peralatan musim dinginnya seperti jaket, overcoat, long john, sepatu musim dingin dan sarung tangan yang selama musim panas mereka masukkan ke dalam kotak. Musim dingin di Lebanon akan berlangsung selama hampir 6 bulan, namun musim dingin kali ini hanya akan dialami oleh Satgas Konga XXIII-C/UNIFIL selama 1 bulan, karena di akhir bulan ini mereka akan kembali ke tanah air digantikan oleh Satgas berikutnya. SP-94/XI/Konga XXIII-C/UNIFIL.

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Lusyanto Januar

Major (S) Lusyanto Januar is an Indonesian Naval Officer currently serving as Team Leader of UN-07 Force HQ Riverine Section at MONUSCO. Born in Jakarta 07 January 1977, He was commissioned from Indonesian Naval Academy on 1998. He continued his study at Indonesian Naval Institute of Technology (STTAL) in which completed in 2006. To further improve his skills, he followed a number of trainings and courses, national and international. Among them were: Finance Administration Officer Course in 2001 in Bandung, Peace Support Operations for Instructor’s (PSOIC) in 2009 in Jakarta, and UNMO’s Course in 2009 in the Netherlands.

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago