Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI yang di tugaskan di wilayah Dungu negara DRC ( Democratic Republic of Congo ) dan berdekatan dengan perbatasan Uganda dalam misi perdamaian PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) mengikuti penataran CTC ( Contingent Trainning Capsul ) selama 5 hari (9 s.d 13 Februari 2010), bertempat di Bumi Siliwangi Camp yang merupakan markas Kompi Zeni TNI di Kongo, Afrika.
Contingent Trainning Capsul adalah suatu program kegiatan pelatihan untuk mencetak para pelatih yang dapat menyiapkan para anggota Satgas, yang akan ditugaskan ke daerah operasi dalam misi perdamaian. Sehingga anggota Satgas akan menjadi lebih profesional, handal dan lebih siap serta dapat mengetahui aturan-aturan atau prosedur kerja yang telah ditentukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Penataran Contingent Trainning Capsul selalu diselenggarakan oleh MONUC (Mission de l’Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo) setiap tahunnya kepada setiap kontingen yang tergabung dalam misi perdamaian di Kongo. Penataran yang dilaksanakan selama lima hari ini menjadi bekal bagi para peserta penataran, sehingga pelajaran yang diterima dapat disebarkan dan dapat disampaikan kembali kepada anggota Satgas lainnya. Sedangkan Instruktur yang mengajar dalam penataran ini adalah instruktur yang cukup profesional dan sangat memahami materi yang disampaikan sesuai bidang masing-masing.
Mereka adalah Major Vibhore Pant dari Markas Besar MONUC di Kinsasa, Major Claes Bernhorn dari Bunia, Mr. Peter Wishes dari DDRRR Dungu, Mr. Antonio De Oliviera dari MOVCON Dungu dan beberapa Perwira dari Kontingen Garuda XX-G/MONUC seperti Kapten Ckm Dr. Umar S. SpB, Kapten Caj Agus Hermansyah SS, Kapten Laut Bagus Jatmiko SH, serta Kapten Czi Luqman dan Lettu Czi B. Cahyo W. terlibat mengajar dalam penataran Contingent Trainning Capsul.
Adapun Materi yang disampaikan oleh para instruktur adalah materi yang berhubungan dengan tugas dan tanggung jawab serta aturan-aturan yang harus diperhatikan oleh anggota Kontingen. Seperti pengetahuan tentang HAM (Hak Asasi Manusia), Aturan Pelibatan, Pengetahuan tentang Bahaya Ranjau, Pengetahuan tentang Kesehatan, Investigasi, Media Publikasi/Informasi, CIMIC, Logistik, Hukum, Kewaspadaan terhadap Eksploitasi Seksual dan lain-lain. Sehingga diharapkan kedepan Satgas Kontingen Garuda dapat menjalankan tugas dalam misi perdamaian PBB lebih baik lagi dan dapat menghindari pelanggaran hukum serta lebih jauh lagi dapat memberikan contoh kepada Kontingen lain yang tergabung dalam misi perdamaian Dunia.
Artikel oleh : Dansatgas Konga XX-G/Monuc – Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw







Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago