Kamu tahu seperti apa rasanya saat surat promosi itu datang..?
Ya, dia seperti sebuah tamparan keras yang membangunkanmu dari kondisi bahwa: “Great things do happen!”
kamu tahu seperti apa hati ini saat menyadari bahwa boss-mu juga mendapatkan kopi surat pemberitahuan yang sama bahwa: “Hey, anak buahmu itu mendapatkan promosi lho!”
Ya, wajahnya langsung berubah saat ia berpapasan dengan saya dan mengulurkan tangannya menjabat erat seraya berkata: “Congratulations – you deserve it!”
Dan kamu tahu setelah itu apa yang akan terjadi… oke bolehlah saya berikan urutannya:
1. Setelah boss-mu, mereka seisi kantor, yaitu kerabat kerja satu departemen akan menjadi tahu..
2. Dalam hitungan kurang dari 3 hari, kolega lainnya pada lain departemen dan staff seluruh mission pasti akan mengetahuinya..
3. Bersiaplah dengan sambutan sebagaimana mestinya saat mereka menyapamu dengan hangat dan memberi selamat dan biasanya dibarengi dengan pesan-pesan sponsor seperti: Jangan lupakan kami disini, ayo ajak saya kesana, titip informasi lowongan juga buat saya ya disana.. dan salam perhatian agar bisa menjaga diri baik-baik..
4. Jadwalmu akan mendadak sibuk selama 2-3 minggu kedepan lantaran konsekwensi kepindahan-karena-promosi lantaran persiapan dari kegiatan seperti: Menyusun End of Assignment Report lalu Final Presentation of Report didepan seluruh anggota departemen dan ada lagi Check-out Process, dan sudah pasti harus beberes-serah-terima-berkas-kerjaan ditambah lagi Proses-gulung-tikar-dan-bagi-bagi-warisan atas perabot tetek-bengek selama tinggal dan bekerja 6 tahun lebih ini, pasti banyak barang yang ditingalkan dan sedikit yang bisa diangkut.
5. Menyempatkan bertandang ke hampir setiap kantor para karib kerabat sepenugasan misi dan beberapa dinner appointments bersama mereka mengingat kesempatan bertemu lagi pasti akan sangat jarang saat sudah pindah penugasan misi.
6. Tidak ketinggalan yatu menyusun jadwal resepsi perpisahan dan pidato perpisahan – maklumlah sudah menjadi kebiasaan di kantor ini setiapfarewell party si empunya hajat mesti berdiri ditengah hadirin untuk menyampaikan pidato perpisahan itu.
Oke, sekarang kita simpan dulu gegap gempita ini dan marilah merujuk bagaimana alur perjuangan dan segudang tantangan yang menghadang dimana ini semua berujung pada cerita diatas tadi.
Bagi mereka yang saat ini dan selama ini bekerja pada sebuah organisasi besar, dimana jumlah staff, direksi, kantor cabang dan semuanya bisa mencapai ribuan bahkan pulihan ribu personil maka, pelik sudah resep ampuh bagi diri ini agar piawai menempatkan diri, bersaing sehat (meski banyak mereka yang bersaing secara culas dan segala cara sebangsanya) dalam menempuh anak tangga menuju hierarki keatas pada organisasi tersebut. Yakin, saya kalau kita masing-masing punya segudang cerita dan berjuta kata yang mengisahkan bagaimana awalnya dimulai dan perjalanan hingga saat ini pada organisasi tersebut.
Bukan sedikit, pengalaman dan cerita pilu yang menggerogoti psikis dimana dalam beberapa kali upaya untuk peningkatan karir menjadi kandas karena tipu muslihat dan bisik-bisik kolega sejawat yang merasa kapabilitas kita dianggap sebagai ancaman buat dirinya. Memang, harus diakui bahwa si ondel-ondel ini adalah bukan jenis pribadi yang doyan nangkring berlama-lama di kantor si boss selama atau setelah jam kerja untuk mendekatkan dirinya dan menjadikan staff unggulan dimata sang boss. Meski berganti boss satu kepada berikutnya, tentulah sama: Saya nggak mau banyak basa-basi “Cangkeul” (Baca: Basa-basi sampe pegel).
Banyak rekan satu misi yang sering bercerita akan keluhannya dimana kolega yang tidak kompeten malah mendapatkan kesempatan pergi mewakili kantornya pada sebuag konferensi diluar negeri, atau malah dijadikan pejabat sementara saat sang boss cuti atau berhalangan, yang secara pengalaman dan senioritas semestinya dirinya yang ditunjuk, dan lain sebagainya.
Urusan intrik kantor, atau umumnya yang dikenal dengan istilah beken-nya adalah “Office Politics” itu ada di kantor mana saja, disetiap organisasi, besar kecil, lokal ataupun asing/internasional.. selama ada sekumpulan orang pastilah perbedaan pendapat, intrik dan friksi itu ada! – jadi semua dikembalikan kepada sang individu masing-masing akan bagaimana ia menunjukkan reaksinya terhadap situasi yang ada dan resep jitu apa saja serta pendekatan macam apa yang diambil terbaik buatnya agar memastikan bahwa ia bisa bertahan, bersaing dan terus maju tanpa harus sakit-hati kelamaan bila dijegal, marah-membabi-buta atau malah mutung (Baca: Ngambek) dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.
Setting bekerja pada misi pemulihan perdamaian PBB, khususnya bagi kalangan sipil tidaklah berbeda dengan mereka di perkantoran besar di tanah air, hanya saja lingkungan kerja kita disini sarat situasi darurat dan sumberdaya minimum dalam lingkup operasional serta tingkat keberagaman yang sudah berskala internasional. Contohnya, rekan kerja sebelah saya ini bukanlah pasti orang dari Sumatera atau Sulawesi lagi melainkan lain bangsa dan ras, tentunya itu semua datang dengan berbagai tabiat dan kebiasaan.
Ada suatu kali dimana situasi kerja sedang tinggi, jadwal tutup tahun anggaran sudah diambang pintu dan kebanyakan dari kita staff internasional terkondisikan harus lembur sampai malam untuk beberapa hari kedepan. Ada saja “gogoda” (Maksudnya: Godaan), seperti contoh kasus:
1. Si Mbakyu India disebelah saya ini memutar musik khas daerahnya (Musik India Tradisional) dengan tingkat suara (Audible Volume) yang cukup nyaring. Nada petikan senar gitar India (Baca: Sitar) buat saya saat itu bener-bener menyakitkan kepala: “tuiiing….tiuuiiiiiiiing… genjrang.. genjruuung…. nguiiing!” dibarengi dengan sajian vokal berbahasa India yang sama sekali tidak bisa dimengerti akal ini, rasanya pening sangat sampai ingin sekali membenturkan kepala dia ke tembok!.
2. Seorang kolega bapa-bapa dari timur tengah sana yang acapkali dikenal sekantor sebagai pribadi yang nggak mau kalah dalam berdebat, bersuara lantang – lebih keras dari teriakannya kondektur bus metromini itu kalau sedang rame tertantang dalam sebuah diskusi. Bila ia kalah karena argumen-nya lemah, maka ia memutuskan untuk langsung ngacir (Baca: Walk-out) atau paling tidak terlihatlah itu kedua telinganya memerah karena kesal.. nah, kebetulan kita berbagi fasilitas kendaraan kantor yang umumnya si kunci mobil itu selalu dicekeli dengan teguh olehnya, yang sering kali saat ada urusan pribadi semisal keperluan berbelanja makanan mesti pergi bersama dia dan susah sekali diminta untuk berbagi penggunaan kendaraan. Nyebelin banget khan?. Sampai-sampai perihal egoisme ini sempat menjadi bahasan seru saat rapat seksi (Section’s Meeting) dalam beberapa periode. Sharing is caring – that’s the issue.
3. Hasut menghasut, wah itu sudah menjadi karakter bagi beberapa orang tertentu.. mau itu mereka dengan warna kulit putih, gelap dan nyaris gelap. Nah mereka yang tidak begitu pandai basa-basi-sampe-pegel itu umumnya selalu kedapatan berita ampas-nya saja dimana kadang sebuah kebijakan atau keputusan seksi diambil terhadap issue tertentu, pada individu pada lingkaran pertama sudah mendapatkan info terlebih dahulu, mungkin karena semalamnya dia ikut nangkring bersama para boss-boss makan malam bersama atau minum bareng dimana sedikit perihal pekerjaan sering disinggung dan menjadi keputusan di esok harinya.
4. Wah banyak deh ragam dan tingkat kepeningan urusan office politics seperti ini..
Namun demikian, tetap saja kita punya pilihan menjadi orang-orang seperti itu atau tetap bisa konsisten menjadi team player yang baik, mendukung kebijakan itu sebaik mungkin sesuai following orders from chain of command, meski akhirnya kedapatan outputnya ngaco atau kurang efektif, karena dari awalnya juga ngaco dan berpihak. Resikonya bila ingin konsisten dan tidak ikut menjadi manusia sontoloyo – ya akan berada diluar pagar atau pada lingkup lingkar kedua atau ketiga. Ini bukan curhat colongan namun fakta umum, bukan hanya pada kondisi sebuah misi penugasan seperti di Liberia namun bisa jadi ini di banyak tempat.
Setidaknya, dari apa yang si ondel-ondel ini jalani, dengan memilih untuk konsisten dan tidak ikut-ikutan menjadi manusia pembisik ngaco dan fokus dengan meningkatkan kinerja, meski lambat laju manuver karir ini, setidaknya puas bahwa jerih payah upaya ini adalah murni hasil usaha sendiri dan tentunya ridho Illahi.
Serangkaian tes wawancara yang nyaris tidak terdengar hasil akhirnya
Ayolah akui saja bahwa tidak ada orang yang sempurna, begitu juga sebuah oraganisasi. Selama ia masih dipimpin oleh manusia,.. maka organisasi tersebut juga akan membawa karakter khas pemimpin dan orang-orang didalamnya. terlepas dari upaya perbaikan, tidak ada yang luput dari kekurangan. Nah, hal ini berkaitan dengan serangkaian tes wawancara yang pernah dilalui. Perasaan pribadi sih, rasanya wawancara itu dilalui sangat baik dan lancar – maklumlah namanya juga pede stadium lanjut. Namun seletah sebulan lalu dua bulan dan terus 4 bulan – mana ini khabar hasil tes wawancaranya?. Apakah saya berhasil diterima dan terpilih untuk memangku jabatan itu atau bagaimana?.
Serangkaian email inquiry menanyakan khabar dari dengan bahasa sopan diplomatis sampai kepada redaksional langsung ke pokok bahasan diterbangkan dari komputer ini. Bagi pelamar dan mereka yang sedang rajin mencari pekerjaan rasanya kata “sabar” itu batasnya sangat tipis sekali ya? :D, namun demikian faktanya bahwa organisasi besar itu sangat birokratis, serangkaian seleksi dan evaluasi bertingkat menghadang berkas sebuah proses recruitment. Termasuk itu menunggu “clearance” yang berasal dari markas besar di New York akan sebuah post yang belum lama ini dilamar.
“Sabar ya, Mas.. kalau ini rejeki buatmu pasti nggak akan lari kemana-mana..” begitulah seru si idung pesekku via percakapan telepon itu.
Ya, harus saya akui bahwa dialah salah satu pilar kokoh yang menguatkan saya dari berbagai tantangan dan kekecewaan pada alur manuver karir ini. Saya sangat bersyukur beristrikan dia, sumpah!.
Nah, solusi dari serangkaian tes wawancara yang nyaris tidak terdengar khabarnya lagi adalah ternyata bukan marah-marah melalui email kepada sang recruiternya atau malah mogok menerima undangan tes wawancara berikutnya. Salah!. – Solusinya ya: “Lamar terus.. cari lowongan lain dan dapatkan undangan tes wawancara dan jadilah pemenang..”. Janganlah berhenti disitu dan jangan diam saja dan menyaksikan orang lain berlanjut menaiki tangga karirnya meninggalkanmu disudut sana dalam kekecewaan berlanjut.
Nah sementara kekecewaan diatas belumlah usai, dan kebanyakan diantara kita mesti harus bersedia menghadapi berbagai tuntutan tugas seperti beberapa jepretan dibawah ini:

Mesti pergi terbang ke sektor untuk urusan dinas, naik heli yang getarannya terasa gemeretaknya sampai ke ujung tulang ekor ini, mantap deh!

Berkendara ke pedalaman untuk inspeksi sebuah project yang dibangun oleh kontraktor lokal, perjalanan seperti ini bisa memakan waktu tempuh masing-masing 3 jam pergi dan kembali, medan ajrut-ajrutan tanpa henti.

Mesti siap untuk berbekal helem biru yang beratnya si helem ini bikin pegel leher, saat situasi genting/gawat darurat, belum lagi harus mengenakan balistic vest (Rompi tahan peluru) itu pula!.

Nah, kalau urusan kunjungan ke sektor, siap-siap saja menginap di barak/compound military peacekeepers kondisi akomodasinya seperti ini. Biasanya bau kelek/keringat penginap sebelumnya masih terasa benar menempek dikasur itu!. Sedaaap!.

Mesti faham berkendara double gardan (4 Wheel Drive) sebab kamuharus bergantian mengemudi dan JANGAN sampai selip!. Sebab kamu bisa dimaki-maki orang dari Transport Section karena dia harus report dan capek kirim truk sebesar bagong itu guna “recovery” kalau sampai kendaraanmu nyemplung sungai atau masuk kubangan dan harus diderek. Ingat ya – Hati-hati saat mengemudi!.
Selain potret kehidupan sehari-hari bagi staff misi diatas, kenyataan atau fakta lingkungan kerja pada misi peacekeeping umumnya tidak mudah. Buat si ondel-ondel pribadi sebenarnya beban pekerjaan sih masih bisa ditolelir bagaimanapun beratnya, namun separasi dengan keluarga (anak & istri) yang membuatnya menjadi luar biasa (berat).
Nah, melihat medan tantangan hidup dan bekerja pada misi pemulihanperdamaian PBB diatas, tentunya teman-teman di tanah air, sanak dan famili peacekeepers mulai faham dan bolehlah saya berkata: “Now you can see and understand our world!” .
Ohya, mungkin bagi rekan-rekan di misi lain pernah juga mendengar celetukan dari para sahabatnya di tanah air seperti:
“Mas, saya sudah melamar ada kali sepuluh atau dua puluh lamaran di UN.. tidak satupun ada yang membalas, ngundang tes wawancara, kek! – ini bagaimana sih?” – saya faham sekali akan kefrustrasian si empunya diri saat berkata demikian. Namun ketimbang menyalahkan keadaan acapkali kita enggan melihat kedalam untuk memeriksa kembali (introspeksi) apakah perihal dibawah ini sudah dianalisa ulang, yaitu:
1. Apakah berkas lamaran-mu sudah disusun dengan baik?. Bahasa Inggrismu dalam surat pengantar itu cukup dimengerti?, Lembar Curriculum Vitae itu menjelaskan secara baik, singkat dan padat akan bagaimana kepiawaian profesional kita?, Sudahkah kita periksa email kita apakah si undangan tes wawancara itu malah masuk ke folder “junkmail”? dan pertanyaan balik itu ada kalanya harus kita ajukan kedalam diri berulang-ulang. Check and re-check then proceed further..
2. Sudahkah kita melihat semua pilihan?, Nah ini menyangkut pada seberapa baik kita melakukan riset. Riset tentang apa? – ya tentang dimana saja kah itu lowongan berada, di-publish dimana, pada alamat website apa dan prasyaratnya apa saja, dan tenggat waktunya kapan dan satu lagi: Organisasi mana yang kamu tuju?. Ada puluhan jumlah badan khusus PBB (UN Agencies) dan Sekertariat PBB mempunyai 18 lebih misi pemulihan perdamaian yang sedang melakukan rekrutment aktif.
Jangan batasi diri: “Ah, saya hanya mau melamar post yang di Asia saja..” dan lain sebagainya. Pertimbangan seperti itu boleh dan sah, namun demikian acapkali malah memperkecil kemungkinan. Ciptakanlah kemungkinan yang lebih besar dan peluklah perubahan, dimanapun kesempatan itu terlihat. mengambil keputusan untuk membuka/memberanikan diri untuk melamar adalah 50% keberhasilan untuk diterima.. selebihnya adalah riset dan persiapan yang matang serta ridho dari gusti Alloh.
3. Consistency and Persistence matters, artinya dilarang menyerah meski sudah 50 lamaran dikirim – cek ulang lagi berkasmu dan analisa lagi post dan grade lowongan yang dilamar, apakah memang sesuai dengan jumlah tahun pengalaman dan tingkat kefahaman teknis yang diminta?, bila belum cari lagi pada organisasis lain. Informasi aggregator situs lowongan pada Sekretariat PBB, Badan Khusus PBB (UN Agenices), LSM Internasional dan lowongan sebagai konsultan bisa ditengok disini
Seberapa baik dan seberapa besar keinginanmu untuk merubah situasi dalam karir, manuver ke lokasi penugasan yang lain, melamar lowongan pada posisi lebih tinggi atau yang standard gaji dengan tunjangan, apapun alasan itu – kerjakanlah dengan konsisten dan persisten, dengan dibarengi ibadah niscaya upaya itu membuahkan hasil. Make your dreams bigger – bigger than your fears.. Kalau si ondel-ondel ini bisa tentunya kalian juga bisa.. ayo buktikan kalau anak Garuda Merah Putih itu memang mampu menduduki jabatan strategis pada badan internsional ini. Kita sama-sama maju membangun citra.
Ohya, melalui tulisan ini juga saya ingin mengabari bahwa per 22 August 2010 ini saya akan memulai penugasan baru dengan promosi/naik jabatan, bergabung dengan misi dukungan PBB untuk Iraq, yaitu UNAMI (United Nations Assistance Mission in Iraq).
Saya akan terbang dari Monrovia, Liberia menuju Amman, Jordan untuk melalui serangkain pembekalan dan pelatihan serta security awareness training sebelum akhirnya bertugas pada United Nations Assistance Mission in Iraq. Mohon doa dan dukungannya.
Untuk rekans yang mungkin saat ini sedang kesal akan ulah kolega kawan sejawatmu yang sontoloyo atau menerima surat pemberitahuan bahwa ia gagal dalam tes wawancara kemaren, dan sebagainya.. mohon jangan putus asa. Cahaya diujung terowongan itu hanya akan terlihat dan menerangi kita saat kita mau terus berjalan hingga akhir.









Luar-biasa! Selamat atas penempatan yang baru ini. “Jika ketemu kawan baru, kawan lama dilupakan jangan”.
Ok. God bless you all. Success….
Salam Garuda!
Hormat saya,
Michiko Moningkey
Perwira Penerangan Garuda 23D/UNIFIL
http://www.facebook.com/group.php?gid=202494853718
Alhamdulilah…Selamat…Selamat menjalankan penugasan terbaru di Jordan dan sekitarnya.
Saya bangga dengan pencapaian anda…Teruskan perjuangan untuk perdamaian umat manusia.
Saya akan tetap setia mendampingi dan berada di jalur yang selama ini kita telah bersama-sama lalui…
Tetap Semangat!!!
GARUDA
MAJOR Ro’is Nahrudin, M. Appling CALL
CHIEF CIMIC INDOBATT XXIII-D/UNIFIL
UN POSN 7-1 ADCHIT AL QUSAYR
SOUTH LEBANON
selamat bertugas ditempat yang baru mas, sukses selalu…..
dr Iswanto Budiman
Medical Officer – UNIFIL
oke Mas insya Allah,,
oia mas kalo pulang ke indo tolong dikabari mudah2an silaturahminya bisa membawa berkah,, nah jika berkenan undangan saya bulan desember hadir yah?? hehe..
oia mas, kebetulan saya hari ini terima pesan dari Bu Rini pwi di FB, katanya beliau punya pengalaman ikut deployment Garuda XII di kamboja, mungkin bisa jadi artikel menarik jika situs yg dikembangkan tidak hanya berrcerita tentang kepak sayap garuda saat ini saja, tetapi ada artikel sejarah dan dokumentasi jejak prajurit garuda yg telah angkat baret birunya..
Rekam jejak yg menjadi sejarah ini akan jadi point of interest tersendiri bagi “baret biru” menurut saya..
hehe..
S. Prabowo
Indonesian Engineering Company/Garuda XX-G
MONUSCO – DR Congo
Oh my God, …are you living us?…..God bless for you….,I think its the best for you…hope challenge in the future its your life…don’t forget always remain and prayer to God for save your family. …..we are always support where ever you are…..
All the best kang Luigi :)
Wahhh…. Selamat ya Mas Luigi… Sukses terus di tempat baru Mas.. keep in touch ya..
salam peacekeeper..
Nurul Fitri LUBIS (Ms.)
Facilities Camp Manager
Engineering Section
MONUSCO Head Quarter
Kinshasa, Democratic Republic of the Congo
Selamat atas promosi dan kepindahannya kang Lui,
sepertinya nanti di Baghdad jangan keluar 2x dari greenzone deh biar aman :))
ambil saja positifnya deh kang, minimal mengurangi 5 jam perjalanan plus transit 2 jam untuk sampai ke Indonesia kan ? :))
Okd kang, sukses selalu dalam missinya ….
—
Let.Col. REINHARD HUTAGAOL SiK
United Nations African Mission In Darfur (UNAMID)
Former Deputy Commander of Indonesian FPU
Mas luigii,wiii,ur blog is always inspire me:),mba ay,beneer kalo mas luigi adalah org yg istimewa…tulisan kali ini bener2
Tepat bgt sama kondisi ak saat ini. Setelah berhasil menyelesaikan tugas sbagai mahasiswi, ak hrus siap utk menapaki tugas perkembangan yg
Lebih tinggi lagi.Mmm, rasanya udh sgt aman dan nyaman di zona skrg ini,ak, mba ay dan dua temen kos lain
Yang walaupun blum pernah ktmu mas Luigi, tapi kita bertiga familiar bgt sama crita2 mas Luigi. Kita berempat mulai menapaki dunia pekerjaan
Walapun yg dunia pekerjaannya sangat menyentuh organisasi, ak lah yg plg deket, sdgkan mereka masih kental dg dunia pendidikan.
Membaca tulisan mas luigi, membuat saya sdikit takut dengan dunia kerja, tapi stlah membaca lbih jauh lagi ternyata makna yg tersirat adalah dunia diluar sana
Memang sangat “keras” tapi kita masing2 diciptakan dgn “spare part” yg lebih kuat untuk menghadapi semua tantangan.
Jadi malu sendiri, kalo ngeliat ternyata diluar sana mas Luigi berjuang untuk bekerja, sdgkan saya kadang2 hanya mlihat kemacetan Jakarta dan naik turun angkutan dengan kondisi tubuh
Yg udh sangat lelaah, rasanya ingin menyerah sajaa:(.Tapi selanjutnya saya sadar, semua usaha dan perjuangan ga pernah akan ada yg sia-sia, diikuti oleh doa dan niat baik.
Setelah membacanya sampai selesai, saya semakin percaya bahwa selalu ada pelangi setelah awan
Mendung dan hujan yg dtg. Salut juga untuk istri mas Luigi yg punya jiwa keikhlasan yg besar dan kesabaran
Yg luar biasa, pasti mas dan anak2 mas sangat bangga memilikinya. Terimakasih ya mas, atas tulisan yg sangat indah ini, I will never give up for every obstacle that come in my life.
Selamet juga ya mas untuk promosinya, always wishing u get the best, salam utk kluarga ya mas and happy fasting:)
Selamat and Congrats Brother Luigi…
Wish U the great success in the new assignment there… :)
Best regards,
Yogi Anggoro (Mr.)
Regional Engineering & Military Liaison, Engineering Section
MINUSTAH – United Nations Stabilization Mission in Haiti
DECT 181 – 3534 (Haiti)
EXT. 182 – 5786 (SDSC Santo Domingo)
Kang….selamat ya…semoga kariernya tambah menanjak…terusss terusss….tp tetep inget kita2 ya…:). Jaga kesehatan, semoga ini menjadi awal yg baik untuk kang Luigi sekeluarga.
Thanks & Regards
============================
Arny Wahyuni
Food Inspector – Supply/Rations Unit
Ext. 175 – 5042
MONUSCO – Kinshasa
Rep. Dem. of Congo
Good Luck mas Pralangga…sukses selalu..menginformasikan saya saat ini sedang mengikuti program riset selama 5 bulan di Universitas TU Dortmund, saya mengambil tema mengenai Peace Keeping Operations dikaitkan dengan Indonesian Foreign Policy.
Mohon doa restunya dan terimakasih atas infonya.
BRTW
Mas Luigi!
Have a safe journey!!! Thank you for sharing this is sooo wonderful!!! I hope to get to meet you one day! Greetings for all Liberians ya Mas…..Disini mantan Presiden-nya abis di hujat selebriti…hehe.
Semoga selamat menjalankan tugas…my prayers go along with each step you take. Keep in touch!
Fatiah Balfas
U.N. Special Court for Sierra Leone (SCSL)
The Hague – The Netherlands
Waduuhh..
Kang kumaha ini, belum sempat nyambangin kantor akang di Monrovia… : ( , tapi ya udh lah tetap semangat !!
Please still be a guide for us, for people who will be deployed in UN’s civic mission. God Bless U brother for your new assignment.. Gd luck a good man… salute to your consistency…
Sekaligus sy sklrg mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di bln Ramadhan, mohon dimaafkan jika ada salah dan khilaf.. smg amal ibadah kita di bulan suci ini diterima Alloh SWT, amien..
Sukses pak dimana berada :)
Kasman Taslim
Architect – UNAMA
United Nations Assistance Mission in Afghanistan
DECT#5619 #
Congratulation Kang….
Wish you all the best! semoga semakin sukses and keep in touch!
Best regards,
Maria Marsiani (Ms.)
UNV Support Officer
UNAMID – United Nations Hybrid Mission in Darfur
El Fasher – Sudan
Dect #: 192 6967
Selamat kang Luigi atas promosinya. Semoga tugas baru di Iraq bisa dijalani juga dengan sukses seperti di tanah kering afrika.
Yg jelas semakin dekat dengan Indonesia ya.
Salam,
Wildan
Sent from my BlackBerry®
Selamat kang Luigi..fokus kepada impian dan selalu menunjukkan yang terbaik..dan jangan meninggalkan keyakinan bahwa yang Maha Kuasa selalu mengingat kita..semoga promosi jabatan sekarang bisa membawa berkah untuk masa depan kang Luigi dan Keluarga..kisah ini menjadi pecutan bagi kami di Mission Area, melihat situasi kerasnya politik kantor di MINUSTAH ini..thks and good luck my Brother
Police Commisioner
Juliarman Eka Putra S.Sos, S.IK, M.si
Commander of Indonesian Police Contingen
MINUSTAH Haiti
woh panjang bener ceritanya, ohya selamat ya pak, dan poto2nya itu bikin deg deg ser :)
Kang Luigi, selamat ya atas penugasan ditempat yang baru.
Akhirnya tercapai juga keinginan untuk pindah ke misi lain ya. Saya masih ingat saat Kang Luigi lagi suntuk, telpon saya “ Mas Don, saya suntuk kali nich, ayo mintak pindah tugas aja ke Monrovia, biar rame2 kita disini”
Sekarang Kang Luigi udah pindah ke misi lain, saya pun masih jadi orang pedalaman di perbatasan Liberia dan Pantai Gading ini.
Kang, saya masih ingat betul waktu saya dan Vonny pertama sampai di Liberia tanggal 5 September 2007, Kang Luigi menunggu kami di Robert Internationa Airpot, padahal kantor juga mengirim utusan untuk menjemput kami. Akhirnya yang jemput kita suruh balik aja.
Sekali lagi selamat ya Kang, ini menjadi pemicu bagi saya untuk bisa menjadi seperti Kang Luigi.
Kang, saya senang sekali, karena kita akan bareng dari Monrovia ke Accra dan Dubai pada tanggal 20 Agustus ini. Kita berpisah di Dubai, saya terus pulang mudik, Kang Luigi ke Amman, Jordan untuk meneruskan perjalanan dan memulai bertugas di UNAMI (United Nations Assistance Mission in Iraq).
manstap kang…. ditengah2 persaingan sengit diruangan saya.. tulisan akang menguatkan kami…
sukses kang…
Human Resources Development Unit
MINUSTAH - United nations Stabilization Mission in Haiti
Selamat ya, makin geron wae euy
Keren Kang! Inspirational! Membantu banget utk menyegarkan diri saya tentang mimpi-2x saya! Setuju banget tuh politic kantor yg ga bangetsss _ Thanks a lot
Congratulations Luigi, semoga Allah SWT senantiasa mendampingi dalam menjalankan tugas2 mulia.
Wish that I understand whole lot of it, but I know one thing that you are heading this way, right?
I only read your email today since i was out of the office last week – attending the SAIT training (security – you’ll have to take it as well).
All is fine, busy preparing my departure on Wed.
I informally checked with your section here in Amman, Jordan and it seems that all posts are taken here in Amman (unless the big boss decides otherwise). The guess was that you might be based in Kuwait City instead, but it is all speculation basically. You’ll find out once you get here.
Safe travels and see you when you get to the region.
Hugs,
Federica
Kang. . .
Pertama. . . Selamat atas promosinya. . .
just read your article and i really proud of it. .
kedua. .
Hati2 kang dan jaga kesehatan atas penugasan ke mission yang baru. .
ketiga. .
Sukses selalu Kang. .
Salam Hangat dari Pondok Kelapa. .
Luigi tante doain kamu selalu dlm lindungan Nya yah..kamu pasti jadi kebanggaan bukan saja orang tua mu dan kel tapi semua org di ind..ok selamat bekerja kalau ke jkt kontak2 yah…tuh Oma Yenny kerjanya doain kamu terus..hehe
Congratulations on your new assignment and new post, chief luigi…
ALL THE BEST TO YOU!!
Congrats Kang Luigi…Sukses selalu di penugasan yang baru…yang sabar ya Kang…
SELAMAAAAAAAAAAATTTTTTTTTTTTTTTT…..!!!!! Selamat untuk promosinya! selamat untuk semua achievement dan pengalaman selama di Benua Afrika sini! Selamat bertugas di tempat baru!
Tetap semangat, asertif, rendah hati, jaga kesehatan, selalu jadi saluran berkat buat sesama dan jangan berhenti jadi anak Tuhan ya kang! makasi buat semuanyaaaaaaaaaaaaa…
ps. snif snif.. ga jadi ke ujung tanduk Afrika Timur dong :( tapi gapapa.. ikut senanggggggggggg buat akang dan keluarga besar! juga buat teman2 missi akang yang baru.
xoxo, salam hangat dari Somaliland…
-irene sirait
Selamat Pak Luigi atas promosinya,
Secara pribadi saya sangat bangga ada petarung Indonesia yang cukup tangguh untuk berkompetisi di arena Internasional. Tentu saja hal itu menjadikan citra timbangan nama baik Indonesia di mata “pasar dunia” menjadi bagus alias sisi positif timbangannya bertambah muatan. Saya yakin dan berharap akan ada banyak lagi pak Luigi pak Luigi serta mbak Luigi mbak Luigi yang lain yang juga setangguh pak Luigi yang tulen. Saya juga senang karena pak Luigi punya karakter seperti pak Mario teguh yang selalu memotivasi lingkungan sekelilingnya.
Sekali lagi selamat dan Sukses…MERDEKA…MERDEKA…Peace…
• Make your dreams bigger – bigger than your fears. LOVE IT WORDS.
Kang L. what could be more exciting than that chance? tell me. tell me.
new mission, new challenges, with the new-fresh-passionate and well planned-to do list by u.
like a baby tries to walking. like a boy turns to be a man.
semuanya ‘seperti’ permulaan lagi dr titik nol (meski buat kang L bukan titik nol lg hehe. re: berpengalaman).
dg segudang kapabilitas yg kang L miliki, smua insyaallah mudah dijalaninya. amin amin amin :):)
saya seperti membaca ‘satu bab’ baru lagi d hidup kang L.
akan banyak warna, cerita & lainnya di 22 agustus 2010 & kedepannya mendatang. seru. dan gak sabar nunggu 1st storytelling yg akan keluar dr diri kang L.
(tolong d posting yah cerita cerita disana pd H+ sekian :)
oh-can’t-hardly-wait!
oh yaa, tips ttg ‘job-application’ nya diatas jg berguna sekali buat smua yg baca dan yg pernah gagal.
it isn’t easy to reach our dreams. but, it’s always easy to make (other) peoples dream-come-true as our step forward suplement :)
thank’s for such a wow personal notes. iam taking a deep breathing and say “the new day has come on you (again)”
congratulations. im proudfully of u mr.dreamcatcher.hehe
thank’s for colouring my mind kang L.
SAYA BANGGA!!
regards, zy.
deskripsinya lengkap banget lah… lamar, coba lagi, coba lagi, dan jangan pernah menyerah.
selamat atas promosinya kang Luigi.
Dear Luigi
Please accept my good wishes in your new assignment. Looking forward to meeting you one day some where . Inshallah
Best wishes
TAHIR
Rekan Pralangga,
Sukses ya untuk assigment di area baru yang (menurut saya) lebih keras dan beresiko…
Keep posting your story… View… Dan hal-hal lain seperti yang sebelumnya.. Terus terang saya menikmati paparan dan laporan ‘pandangan mata’ dari Africa..
Keep Up the Good Work, and for sure God will keep your ‘Good Will’ resulting much better than you expected..
Jabat Erat,
Mas,
Selamat ya buat promosinya…ikut seneng dan bangga lho J …btw, jadi bakal di Iraq nih? …waduh, tetep aja daerah “seram” ya? Hehhehe, pokoe hati2 aja deh Mas, kasian Fenty dan bocil2, kirain promote-nya balik ke Jkt, spt requestnya dia slama ini J…
Keep in touch slalu ya mas J
pa kabar Kang..
semoga semua dalam keadaan sehat. selamat deh atas promosi jabatan baru..
semoga ini adalah bagian dari skenario terbaik Tuhan buat Akang. jangan lupa kontek kontek terus dengan kita..
sukses selalu
selamat promosinya kang! jadi nanti disana kang, jangan ngulampreng sendirian dengan fancy camera mu ituu, bahaya! hehehe. sekali lagi wilujeng ya, semoga diberi sehat dan keselamatan. amiin.
congratulation kang…
Hey Luigi,
Great to hear from you! Congrats for movement – isn’t it your second time in Iraq?. I’m not in UNAMA – I work for an NGO in Haiti.
Enjoy your time in civilized place.
hugs
Dear Mas Pralangga,
Maaf aku baru bisa buka e-mail en internet. Baru tahu kalo mas udah pindah ke Iraq ya sekarang?
Jangan2 waktu itu ada telpon ke HPku ya mas beberapa kali?? dan kebetulan aku tidak bisa angkat karena sekarang aku sedang mencoba jadi guru di salah satu sekolah internasional kecil di Sby, kita tdk diperkenankan pake HP. Temanku bilang nomor itu kode negara Iran (atau aku yg ke-ge eran ya?) hahahahahahaha
Selamat berjuang dan bertugas ditempat yang baru ya Mas, aku juga sedang mencoba berjuang ditempat baru. TUHAN selalu tahu yang terbaik bagi umatNya kan???
Tuhan Memberkati _
Dini