About This Post

Correspondent Luigi PRALANGGA

Total 36 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 617 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

Sexual Abuse: Sebuah pelanggaran serius bagi para peacekeepers

Saat ia keluar dari parkir, maka terbukalah kunci ke-empat pintu mobil UN yang dibawanya, dan masuklah seorang wanita lokal tanpa basa-basi dan mengancamnya akan berteriak-teriak kalau dia mau diperkosa, jikalau tidak diberikan uang sebesar US$ 500.

29 November 2006, kira-kira jam 11:00 malam lepas shalat Isya, dimana badan ini udah terasa “bongkrek” (baca: lemah letih, lesu… dan boseeeen!) dari seharian bekerja, berkutat dengan berkas-berkas tender dan dokumen urusan sakit kepala, ditambah lagi olah raga di UNMIL Gym, berhasil membakar sekitar 500 Kkal dari jam 7:00 s/d 9:00PM.

Sejenak sebelum memejamkan mata untuk tidur, mantenglah sebentar di frekuensi radio FM 103.00 – mendengarkan sari berita di BBC World – African Service. Menu berita hari itu, seperti biasa, ya ada Irak dan kekerasan sektarian, bom meledug disana dan disini, kunjungan Paus ke Turki dan ini-itu itu-ini, mulailah mata ini terasa berat. Namun demikian, meski lantang suara radio itu relatif kecil, tiba-tiba saja mata ini menjadi terbelalak melotot, dan kemudian bangkit dari tidur mendekatkan kedua telinga ini dikala si pembaca berita itu menyebutkan bahwa telah terjadi kasus pelanggaran seks yang dilakukan oleh UN Peacekeeping troops di Haiti dan Liberia.

Pikiran ini kemudian berputar dan bekerja keras memikirkan, siapa lagikah personil dalam UNMIL yang bikin geger sampai bisa masuk BBC World Headline News? Personil militer-kah? Atau staf sipil internasional yang menjadi pelakunya? Mesti diantara kedua itulah…

Berikut kutipan berita tentang sexual abuse ini:

UN troops face child abuse claims


Liberian teenager who claims she was raped by UN peacekeeper. This Liberian teenager claims she became pregant following abuse
Children have been subjected to rape and prostitution by United Nations peacekeepers in Haiti and Liberia, a BBC investigation has found.


Girls have told of regular encounters with soldiers where sex is demanded in return for food or money. A senior official with the organisation has accepted the claims are credible.


The UN has faced several scandals involving its troops in recent years, including a DR Congo paedophile ring and prostitute trafficking in Kosovo. The assistant secretary-general for peacekeeping operations acknowledges that sexual abuse is widespread.

Jelaslah sudah kalau tindak kriminal ini dilakukan oleh personil militer, dimana ada kata “soldier” – ini berarti dilakukan oleh salah satu anggota dari kontingen military troops, BUKAN staff sipil maupun perwira (officers) yang biasanya bertugas sebagai UN Military Observer (UNMO).

Dalam UNMIL, terdapat beberapa negara penyumbang pasukan, dimana deskripsi personilnya menyandang kategori “troops/soldier“, mereka adalah Kontingen Battalion Transport China, Battalion Engineering Pakistan, Battalion Engineering Bangladesh, QRF (Quick Reaction Force) Batallion Republik Ireland, Sweden, Battalion Medis Kerajaan Jordan dan Battalion Rep. Federal Nigeria.

Nah, hal seperti ini juga pernah terjadi di Congo (Democratic Republic of Congo – aka Zaire) yang melibatkan juga personil militer (troops) pertangahan tahun ini kalau nggak salah dan itu sudah cukup menggemparkan dunia apalagi sistem internal UN, dan berawal dari situlah, perubahan internal dan kebijakan yang menyangkut SEA (Sexual Exploitation and Abuse) gencar dikampanyekan dan menjadikannya sebagai jurus preventif dan berbagai training awareness-pun diimplementasikan kepada setiap anggota mission staff, dari Militer sampai ke Staff Sipil di semua level kedudukan, lokal staf apalagi internasional.

Saya sendiripun diwajibkan dan telah mengikuti training perihal SEA dan masuk dalam beberapa workshop untuk perihal yang satu ini, dimana disana dijelaskan apa-apa saja yang dikategorikan sebagai exploitation dan abuse. Semua workshop dan training itu, buat saya pribadi pesannya adalah sebagai berikut:

“Dilarang menjalin hubungan seks selain kepada istri sendiri..

by mbakDos at 13 December 2006, 22:43
wah... keluar dari mulut singa, masuk ke mulut buaya. udah gitu, si buayanya habis makan buah simalakama pula! :|
by Ivo at 14 December 2006, 03:38
Iya,, belakangan ini sering denger berita seperti itu. Pelecehan sexual anak di bawah umur oleh UN peacekeeper. Nggak tau kenapa yang saya inget ya Si Akang ini. Niatnya mo tanya tapi selalu lupa. Tanya kebenarannya maksudnya. Saya nggak berpikiran yang nggak2 koq.. heheh..
by Hilman Hadi at 14 December 2006, 04:27
Awal saya nginjak Liberia yang pertama terdengar adalah SEA dengan AIDS, sepertinya memang Gondoruwo yang menakutkan sekali dengan berbagai modus operandinya. Setelah satu bulan dan masuk ke pelosok kampung(town... kata orang sini) memang kudu waspada aja, walaupun mungkin di monrovia lebih agresif. waspada..waspada..waspadalah..kejahatan terjadi bukan karena.........?????
by Oskar Syahbana at 14 December 2006, 04:32
Berita ini juga nyampe ke Indonesia (udah cukup lama kali ya malah...), dan prihatin banget dengan orang - orang yang ada di daerah konflik. Dari kosovo, serbia, bosnia, sama (mungkin Afghan) kayaknya memang banyak yang seperti ini.

Casualties of war...
by ~tanty~ at 14 December 2006, 05:52
Bagi mereka2 yang harus terpisah dari pasangannya karena bekerja di luar, memang gak mudah menjalaninya. Harus sama2 tabah dan imannya diperkuat. Mengenai SEA, wah kayaknya dimana-mana sama aja ya mas. Makanya salut nih sama mas Luigi yang sudah bertahun2 kerja di luar, jarang bertemu dengan istri dan anak2 tercinta. Yang sabar dan tabah ya mas ...
by hume at 14 December 2006, 11:37
kalo untuk urusan penyalusan kebutuhan biologis itu tergantung dari diri orang itu , dan kebutuhan itu pun merupakan kebutuhan primer manusia, jadi pintar2 saja mengendalikan-nya agar tidak "nenen" sembarangan. karena kenikmatan sesaat yang di peroleh tidak lah setimpal dengan dampak yang bisa ditimbulkan jika ketahuan melakukan hal2 yang tidak senonoh ketika berada di lembur batur (baca: negeri orang) apalagi kalo terkena "flu burung " (penyakit kelamin) yang ihhhh...... menakutkan. Oleh karena itu agar kita bisa aman ketika jauh dari keluarga , sebelum pergi maka pertebalah jaket keimanan dan ketaqwaannya karena mungkin hanya itu yang bisa menyelamatkan kita ketika jauh dari keluarga !!! warning : "ingatlah setan selalu menggoda kita untuk berbuat dosa !!" waspadalah....waspadalah !!!!
by senja at 14 December 2006, 16:35
yah, ati2 om. saya juga nggak ngerti gimana caranya ngerem syahwat (saya belom berkeluarga sih). yang penting ati2, n sering-sering ngeblog, jadi biar nggak kepikiran buat menyalurkan hasrat di tempat yang salah..hahaha
by fitri mohan at 14 December 2006, 17:47
daerah-daerah konflik yang biasanya membutuhkan penjagaan dari tentara biasanya selalu dijumpai kasus seperti ini. di aceh, misalnya. juga seperti itu. meskipun udah jauh-jauh hari diberikan training khusus "agar tidak terkena flu burung". yang paling bisa dilakukan adalah mengurangi. apakah bisa kemudian angka sexual abuse ini menurun? aku sendiri nggak terlalu yakin. aku rasa, pendidikan dan karakter orang disini sangat berpengaruh untuk membuatnya berpegang teguh pada prinsip "bagaimana menjaga burung agar tidak terkena flu" dengan baik.


by kenny at 14 December 2006, 18:26
wah...kayak musuh dlm selimut aja nih, mo ditulung malah kepentung yah(pake acara meras sgala.).
Sbl mengemban misi kan dah tahu jg resiko jauh dari kluarga jadi ya mesti dah siap lahir 'n batin , tp yg namanya napsu..nah itu yg repot mesti dobel pertahanan (klo perlu dobel gembok).
Btw, smoga mas luigi ttp sabar, tabah, kuat menahan godaan

by Yunus at 14 December 2006, 18:28
Saya kira 'flu burung' cuma mengganas di Indonesia, dan sampai sekarang belum ditemukan vaksin yang ampuh untuk menanggulanginya. Ternyata 'flu burung' yang melanda di negeri kampret nyasar sono juga gak kalah hebatnya. Jangan sampe ya, kang, keilangan muka dan harga diri cuma karena si 'burung' manggut-manggut akibat meler dimana-mana :-)

Salam damai dan kangen dari sandaran hati...
by tukang nggedeblues at 14 December 2006, 22:50
wah, kalo kejadian flu burung, tuh waktu aceh menjadi daerah operasi militer (DOM) banyak terjadi. dulu pernah baca kisah dari salah satu korban. asli, bikin merinding. tentara gitu loh, yang melakukannya. hhhiiiiii ..........

moga pakdhe luigi bener2 bisa mengendalikan si burung agar tidak flu dan menularkan virusnya kemana-mana .... hihihi. ingak .... ingak, budhe luigi (yah, ditulis budhe luigi saja, wong saya tidak tahu nama aslinya) menunggu di rumah.

kalo mudik ke indonesia, kasih kabar, pakdhe !!! nomor hp saya masih disimpen to?


by nila at 15 December 2006, 03:53
tumben neh.....masih urutan ke 12 besar....hehe....

lieur oge nya lamun sampe pake acara pemerasan segala....
rek nulung kalahka buntung......

dibutuhkan ketabahan, kepasrahan dan komitmen yang sangat tinggi untuk menjalani 'long distance relationship' kyk 'kang kampret' inih......
ga semua pasangan dapet kesempatan (baca : ujian) kayak gini.....jadi kalo berhasil ngejalanin nya....waduhhhhhh......Allah SWT pasti ngasih ganjaran yg setimpal ituuuhh....
ga ada yg lain ya? selain makin mendekat pada Nya

sing tabah nya kasep......
by Hedi at 15 December 2006, 04:41
Intinya berarti waspada selalu, kaya di Jkt aja :D
by indi at 15 December 2006, 04:46
Fyuhhhh.. susye-susye.. lagi-lagi urusan duit, semua dihalalin. Uhmmm masih toleh-toleh kanan-kiri, liat-liat rumah nyang baru niy. Baru sempet mampir soalnya :) hehehehe ampunnnnn..maap..
Sedih juga dengernya, antara ada fakta tapi ada juga yang emang dijadiin ajang cari duit lewat blackmail macem tu. Field mission emang ditaronya di negara-negara yang lagi krisis gitu ya kang?...
Wish you have a safe journey, and keluarga yang di kampung halaman juga selalu terjaga :)
Horeeeee bentar lagi kang Luiiii mudik
by endang at 15 December 2006, 12:06
Kembali pada pribadinya ya...biarpun "kampret di retsleting" lagi mulai pengen "pilek", tapi kalo inget anak bini di rumah ya ngandang aja terus....kalo udah gini, biar poligami 10 juga gak ngaruh kan, wong gak dibawa juga semuanya..
by maya at 15 December 2006, 14:10
kalau saya dalam posisi yang mesti bertugas ke luar daerah/negara, saya usahakan untuk tetap menjalin komunikasi dengan keluarga di kampung halaman, tetap berdoa, dan mohon kepada Alloh SWT untuk dikuatkan dari segala cobaan :)
by pepeng at 15 December 2006, 16:02
mmm..mikir dikit dl....!!!!
tp,mnrtku bukan mslh retsleiting yg hrs di jaga.
tapi,menjaga komitmen "Dilarang menjalin hubungan seks selain kepada istri sendiri" itu yg paling krusial...!!!
makin hebat postingannya..!!!!
nice..!!!!
by Arfina at 15 December 2006, 18:01
Kang,
Puasa dan shalat katanya para ustadz dapat mengerem hawa nafsu terutama syahwat. Maka beruntunglah Muslim diberi petunjuk di dalam Al-qur'an... Tapi tetep...urusan flu burung susah ya...
makanya banyak jatuh korban :)

Sabar tawaqal.. Amit-amit Jangan sampe ngalamin ya Kang..
Wassalam
by Rara at 15 December 2006, 19:01
Satuu.. aja!! Semoga kang Luigi diberi kekuatan iman.. *menengadahtumaninah* -halahh- Tpi bener, serius ini doanya.. :P
by SULUNG PURWOKO at 16 December 2006, 00:35
Maka dari itu mendingan milih pulang kampung alias mudik dari pada ngatung lebih dari dua minggu di Sudan, Mas Lui.

Btw, ceritanya bagus banget. Cap empat jempol buat Mas Lui!
by iman at 16 December 2006, 01:52
perkosaan itu gak kenal tempat dan waktu, juga personil yang terlibat. Salam kenal ya Mas Luigi, jauh-jauh di Afrika Barat, ya mas?
by Arie at 16 December 2006, 08:04
wah..wah..wah.., nggak Hong Kong nggak di Liberia.., ternyata di mana-mana yang namanya syahwat itu harus di salurkan ya!! Getu deh jadinya kalo jauh dari Penyalur Syahwat yang resmi, biasanya mereka yang dah pada gak kuat, bisa2 buka resleting sembarangan. maklumlah..., btw, re ini aku gak bisa kasih comment banyak...!!!


by venus at 16 December 2006, 15:19
betul, mas. jaga selalu retsleting biar gak kena masalah yg engga2. ya kan?

salam :)
by liza at 17 December 2006, 01:20
laporan bagus nih... hal yang banyak orang pasti ga nyangka bisa terjadi.

btw site baru nya juga bagus... keren.

Makasih yah mas Luigi udah mampir.
by Lita at 17 December 2006, 12:51
Wow. Jadi walaupun dilakukan berdasarkan 'suka sama suka', kalau bukan dengan istri sendiri, di sana statusnya jadi 'abuse' ya.

Gak bisa ke mana-mana sendirian dengan tenang, dong, mesti ada temen. Kalo ngga, siapa yang bisa jadi saksi kalo itu pemerasan, dan bukan abuse.

Waktu denger berita itu di sini, mau gak mau jadi keinget Lui. Bukan apa-apa, keyword buat Lui adalah 'peacekeeper' dan 'Liberia' :D
by yunita at 17 December 2006, 19:30
halo mas luigi.. salam kenal.. thx ya unt commentnya..
by yunita at 17 December 2006, 19:33
btw, di halaman depan website, itu foto riza priamdi khan?
by chocoluv at 18 December 2006, 11:27
wou! ga tau banyak tentang hal 'penyaluran' seperti itu :D tapi saya setuju ma kang luigi, asal ati kekeuh, iman teguh... dan jaga 'resleting' baek2 :P

by Qky at 18 December 2006, 15:08
dilematis... ya, kang? "puasa" terus emang bikin senewen, mungkin utk kasus kayak gini, poligami bisa jadi solusi, nggak, kang? *weleh...malah nanya, lagi?*
by Isabela Heng at 19 December 2006, 20:36
Thanks Luigi,

Saya bakal check out the website and photo2x Luigi. You do have talents in framing and taking pictures; capturing the moments and expression of the subject. I used to like seeing the pictures you posted in your personal website. Especially pictures of the Liberian people.

Effective 1 Feb 07 saya bakal transfer ke DPKO so saya bakal lebih ngerti tentang kerjaan UN di peacekeeping missions.

Cheers,
Isabela
by nadia febina at 20 December 2006, 01:10
kang luigi.... wah ini topik yang tipikal sekali ya... maksudnya untuk orang2 yang bertugas dikirim-kirim. Kalau ga salah (at least di tipe company tempat sy kerja ya) ada rule of thumb nya berapa lama maksimum orang2 dikasih jauh dari pasangan.... setau sy paling lama 1 bulan udah dipulangin, untuk balik lagi sebulan berikutnya (rotational 1-1). Kalao di tempat kang luigi peraturannya gimana, brp lama di suruh "offshore" nya.. kayanya kalau satu bulan, mau laki mau perempuan sih harus tahan2in yaa... sebulan doang masa flu burung, lagian kalo kepepet kan bisa "memberdayakan diri sendiri" lah.... wink wink wink! :D mesra2-an sm istri/suami lewat telfon juga bisa.... hueeeee.... selalu ada seribu jalan menuju roma...!! :D
by hanindyo at 20 December 2006, 04:53
Nadia, please.behave hahahaha.
by spedaman at 20 December 2006, 16:44
wahduh om Luigi, saya juga akan bertugas dikirim kirim keliling nusantara.
perjalanan pertama ke kota bumi, lampung utara.
semoga aja aman2 disana:D
by ancilla at 22 December 2006, 13:01
ayo... bertahan.. :p
by novrina at 22 December 2006, 19:20
hahahaha...nadia..nadia.... sok tanya sama om luigi, lebih baik "pusing" atau "self service" - rasanya si om akan jawab apa ya? qiqiqiqiqiqi......kabuuuurrrr ah hihihihi.....
by Aini at 12 January 2007, 23:14
Greetings from Afghanistan. It is do hard to be away from the one you love. Pencipta lagu ini benar sekali. Dalam hidup normal saja ada kalanya kita merasa pasang surut. Dan bersyukur karena ada keluarga tempat kita bercurhat. Nah... bagaimana dengan kehidupan mission, non-family duty station kata UN. So... apapun bentuk relationship yg ada, tetap saja "non-family". Lantas? Jagalah hasrat diri dan carilah "buddies" and not "body". Itu hanya sebatas masa kontrak kerja. Masih banyak koq yg fun dan fearless dari mission life. Mari kita pulang ke tanah air dengan bangga....