Correspondent Muhammad IRAWADI
Total 0 comments
Podcast Status No podcast here!
Features Email article link
Posted 401 days ago
technorati View blog reactions
post to del.icio.us
post to digg
post to ma.gnolia
Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.
Full archive here
hehe, jadi nggak boleh berburuk sangka dulu, mas. Buktinya nggak ada ...
by Vina Revi in Terbang bersama pengungsi (Refugee) Liberia
Jadi meskipun capek luar biasa, yang namanya narsis mah kudu tetep ...
by Vina Revi in Terbang bersama pengungsi (Refugee) Liberia
Sukses selalu untuk peacekeeper Indonesia. 50x/hari patroli darat? ke mana aja ...
by anbhar in Kontingen GARUDA XXIII B melaksanakan patroli pengintaian udara
Wauw.. What a beautiful.. Denger denger Kabul bersalju ya Mbak kalau ...
by Sulung Purwoko in Kabul is fascinating!
My deepest condolences goes to all the people who died on ...
by Sulung Purwoko in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
Its really a sad news. Well, i hope things will get ...
by Michael in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
All the rebels of the world fight for their cause by ...
by Ibtisam Affan in Deadly attack on UNAMID peacekeepers in North Darfur
Wah Seru juga ya Kang Sandy… Ibu ibu dan remaja ...
by Tjut Lita Lambeuso in Saat ibu-ibu KBRI bergembira naik panser PBB di LEBANON
Iya hebat. Program ini dilaksanakan di negeri orang. Di Indonesia program ...
by AnBhar in Kontingen GARUDA XXIII-B hijaukan “SOEKARNO BASE”
wah… kesempatan langka bisa naik Panser PBB. klo dah di ...
by AnBhar in Saat ibu-ibu KBRI bergembira naik panser PBB di LEBANON
Penemuan terhadap bunker, merupakan hal yang sangat khusus. Meskipun masyarakat setempat sudah akrab dan dekat dengan pasukan Indonesia, mereka tidak akan melaporkan hal tersebut. Mereka yang sudah terbiasa dengan konflik bersenjata, faham akan posisi mereka sebagai masyarakat yang harus melindungi diri mereka sendiri.
(Lebanon Selatan, 14/6) Dua buah bunker yang digunakan Hezbollah saat perang lalu, ditemukan oleh Konga XXIII-A kemarin, tanggal 13 Juni. Berdasarkan informasi intelijen, personel kontingen Indonesia dipimpin Kapten Tio, melakukan penyisiran didaerah Az Ziqqiyah. Penyisiran tersebut memerlukan beberapa waktu kerena tempat tersebut sangat tersembunyi. Layaknya daerah pertahanan, saat mendekati lokasi terdapat kawat berduri yang dipasang melintang sebelum tiba dibunker tersebut.
Kehati-hatian dalam pemeriksaan, karena tidak menutup kemungkinan dipasang ranjau, tim melakukan pengecekan mengikuti jejak kaki yang terlihat dipermukaan tanah. Menggunakan naluri intelligence, tim yang berjumlah 5 orang ini akhirnya berhasil menemukan lokasi. Dengan koordinat 728135-686974, bunker tersebut diberi tanda. Terdapat dua buah bunker berada pada tempat yang tidak berjauhan. Karena lokasinya berada dilereng bukit, antara bunker yang satu berada diatas bunker lainnya.