About This Post

Correspondent Luigi PRALANGGA

Total 32 comments

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 494 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.5/10(2 votes cast)

Articles

Stress Peer Support : Resep survival bertugas di misi peacekeeping

Dukungan kawan sejawat, atau istilah keren yang disebut dengan peer support network – sedikit banyak membantu mengurangi rasa cemas dan gelisah berlebihan/berkepanjangan dari dampak sebuah stress. memang dibalik seragam dan persona nan gagah itu – Hey, peacekeepers juga manusia.. punya hati dan juga bisa sedih.

Memang kalau kita berbicara tentang soal yang satu ini, 7 hari – 7 malam suntuk pun tak akan habis dibahas, stress adalah bagian dari hidup manusia.. dan merupakan salah satu ‘driving force’ penentu level kompetensi bagi setiap individual dalam mengelola si-stress dalam keseharian-nya, entah itu dalam lingkunan keluarga dan lingkungan profesional/pekerjaan-nya.



Tanpa adanya stress ini, tentunya hidup bagaikan rata, hambar dan terpenjarakan dan mungkin daya kreatifitas pun akan hilang. Stress is good as productivity catalyst, only when one knows how to proficiently manage them.



Oke deh, cukup dengan prolognya..
Mungkin latar belakang dari munculnya tulisan ini, bagi saya pribadi, yang sedah baru saja melalui masa dinas di Liberia yang genap sudah 3 tahun lamanya, berbagai masa dan ragam stress berhasil dilalui dengan selamat – Alhamdulillah. baiklah itu stress yang ada dan datang dari lingkungan pekerjaan dan tak luput juga dari lingkungan internal keluarga, beraneka-ragam-lah sang stress itu datang berkunjung dalam suatu periode waktu.

by femi at 16 April 2007, 19:50
pulang ... tabungan rindu dari keluarga sudah penuh tuh. ;)
by aribowo at 16 April 2007, 23:37
yup pulang kampung mungkin bisa menjadi obat stess yang paling mujarab tuh
by -ii- at 17 April 2007, 00:17
wah aku jadi malu nih. udh idup di tempat yg nyaman gini, masih ngeluh dan pengen pulang .....

thanks a lot ya luigi .. tulisan singkat mu kali ini bener2 bagai ketokan ke kepalaku ... mungkin emang aku jangan ngeluh terus tp justru makin giat .... thanks again.
by manler at 17 April 2007, 01:06
Home sweet home mas...
Selamat kembali ke tanah air..:)
by Evy at 17 April 2007, 08:37
Mungkin nonton Tukul di youtube atau berhubungan dengan teman2 di tanah air melalui YM dan milis, lumayan membantu mas, thanks sharingnya ya dan tetap semangat berjuang demi kemanusiaan, semoga bau kelek itu akan menjadi bau surga untuk kalian semua kelak, Amien
by endang at 17 April 2007, 12:11
Selain mendekatkan diri pada Tuhan, dukungan teman sejawat, dgn pasangan pun bisa saling menguatkan. Lewat telpon dan email, sampaikan aja selalu mas,kalimat2 yg menguatkan satu sama lain....ini krn saya jg pernah pisah sama suami, meski gak sejauh mas Luigi...
by Jennie S. Bev at 17 April 2007, 16:57
Luigi, aku prihatin mendengar soal putramu itu. Aku doakan selalu dari sini ya. Tabah ya, as a daddy and as a soldier. Baik2 jaga kesehatan juga ya... I'm sending my prayers from here.

I hope the books will keep you occupied and make you feel happier. Keep on positive ya.

Jennie
by ShOFa at 17 April 2007, 18:36
hmmppfff hidup jauh dr kelurga emang banyak tantangannya ya dan emang harus kuat..
moga" mas luigi bisa cepet pulang n berkumpul bersama keluarga lagi ya.. :)
by yanti at 17 April 2007, 19:12
been there, done that, meskipun ga dalam kondisi separah kang Luigi.
dalam situasi seperti itu, jauh dari keluarga dan berada di tempat yang nggak senyaman rumah sendiri, dukungan temen memang vital buat survive. mereka udah jadi sodara sepersusuan, krn sama2 minum susu sapi :D
by bagonk at 17 April 2007, 20:32
... wah, maaf, saya belum pernah merasakan berada dalam situasi seperti yang dialami mas saat ini...

jadi malu...

semoga tetap tegar & semangat ya mas... :)
by ayoem at 18 April 2007, 04:58
tetap semangat!!!

semoga adik kecilnya cepet sembuh ya Kang...!
by ono at 18 April 2007, 10:45
Banyak yang doain kok Kang....

semoga segera turun panasnya....
semoga bisa segera kumpul lagi sama hidug pesek *ups...*
semoga misinya segera berakhir...tapi nanti cerita2nya gak ada lagi dunk?

Salam dari Birmingham
by spedaman at 19 April 2007, 14:53
wah klo spedaman juga jauh dari keluarga,penempatan definitif dapet di kotabumi di pulau sebrang.

cara ngilangin stress dengan bersepeda!:D
asal jgn kena malaria tropika lagi aja...

*kring kring*
sayangngya disini ga ada gunung untuk gigenjot:-s
by Nilla at 19 April 2007, 22:46
Hehehe... tp masih asyik ya, masih bisa berinternet ria? :D Setidaknya bisa chat ama keluarga yg jauh di sana, kayak aku gini... :( Keep survive ya, mister! ;) :P
by Anang at 20 April 2007, 09:22
tetep semangat deh..
by Kana at 20 April 2007, 17:54
and i need the support, om! being blamed on something i didnt know and do! need someone to support me. mo telpon si gentong pulsa lagi cekak. mo numpang opis, ntar kena blame lagih! why should life's be so hard?

*komen curhat ni om.. T_T

p.s. ayo pulang om, tante idung pesek ma si mungil2 dah kangen berat mpe 100 kuintal tuh! =9
by ario dipoyono at 20 April 2007, 23:56
mas pralangga kapan mulih ning Indonesia ??
by aLe at 21 April 2007, 02:54
jangan lupa bawa oleh oleh yow mas...
by Mbilung at 21 April 2007, 05:31
.... kadang sepotong tempe di piring juga diajak ngomong. girangnya bukan kepalang jika ada teman dari Indonesia datang berkunjung. ya begitu itu kalau jadi bujangan geografis.
by Andi Bagus at 21 April 2007, 20:34
Tetep semangat !! kami dari Indonesia, akan mendoakan agar mas sehat selalu.amin.
by Tommy at 21 April 2007, 22:27
Daaag Lui,

Thanks yak atas postcard yang uhuy' ityu! Maaf neh baru buka blog ini lagi... maklum deh ngejar setoran...
Banyak sabar aja x yeee... kan bentar lagi ciao miao dari negeri kelam ini. Gue yakin kok orang yang baek spt elu neh bakalan dapat yang lebih baek lagi di seantero muke bumi ini. Amen!

Fondest regards to Uncle Stanley n all peacekeepers in Liberia!
by dodski at 23 April 2007, 16:26
may this brings the strength in dealing with all those stress ahead. sukses selalu dalam berkarya... and have a hardrocking day at work :)
by maya at 23 April 2007, 17:17
saya biasanya mengatasi sterss dengan meneriakkannya...
sampai saya merasa lega. Tapi sepertinya tidak akan berlaku buat njenengan... pulang kampung lah.. tengok kau punya tanah iar, istri anak tersayang.. he..he...
by Rian at 24 April 2007, 01:26
Kang, tetap semangat ya... stress emang ndak enak apalagi kalo sabendino ndelo wong ireng tros.. :) Guyon kang.. :D
Walau berat, tugas akang ini sungguh mulia.. :)
by Hedi at 25 April 2007, 05:42
Ya itulah suka duka bekerja, di manapun pasti sama. Yang penting, enjoy, bener kan? :)
by Inez at 25 April 2007, 15:58
Satu phrase tulisan kang luigi yang selalu aku ingat : it's not easy to be a peacekeeper, jek !'.

Dalam level yang tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan situasi di daerah konflik..beberapa kali juga ngalamin stress2 yang sumbernya misalnya dari partner (pas ngerjain tugas kelompok..bahas soal conflict pula :)) yang bisa sampai terlontar :'gua lagi...gw lagi...' :), dari keluarga (ibu nun jauh disana yang sakit..tp tidak bisa pulang krn mau ujian atau tugas luar kota), dari teman satu rumah kontrakan (setel musik udah kaya' di diskotik).. dll..dll. Pengalaman ku sih emang obat paling mujarab ya seperti kang luigi bilang curhat, sharing..apalagi ketemu sama orang yang lagi ngalamin hal yang sama... . dan yang pasti tentu saja doa..'.

dan kadang2 kata orang time will heal itu juga bener..lama2 kita terbiasa dengan masalah2 itu dan bisa lebih nyantai...

Keep the faith pokoknya ya kang ! :) semua stress2 itu pasti buat kita jadi orang lebih baik...
by cakmoki at 25 April 2007, 23:08
Pengalaman hebat dan misi mulia.
Selamat bertugas, moga sukses :D
by Salvacion Lapina at 27 April 2007, 21:16
Dear Luigi,

My stay in Liberia is too short but I have close friends who became my family members, and you know that you are one of them. Thanks so much for the company and for everything!

Your mom in Liberia,

Salvacion Lapina
c/o. United Nations Mission in Timor-Leste
UNOTIL
P.O. BOX 2436
Destination East Timor
Via DARWIN, NT 0801
AUSTRALIA

P.S. Please send pictures where I can see myself two years ago in Liberia, I don't have one. tks
by Juliach at 27 April 2007, 21:21
Sama dong mas, aku ini juga di perantauan.

di sela-sela kegiatan nglawak aja terus, ntar homesicknya juga lupa. hari-hari akan bergulir semakin cepat, tahu-tahu sudah waktunya pulang kampung.
by Saeed Sango at 27 April 2007, 21:23
My dear Luigi

Hi?

It`s quite long since I last heard from you. Got the pictures showing the valuable UN task we are all in engaged in all the mission.

How is your dear family healthy wise. My sincere greetings to them all./

Mr. Omer Lafta is in Dubai/Emirates for UN seminar. Dear I am still longing to go back to procurement. Mr. Santipot is still in Afghanistan.

Please be in touch...from your friend in UNAMI/Baghdad - Iraq.

Saeed Sango
Contracts Unit - Kuwait Office
c/o. United Nations Mission Assistance for Iraq
Al-Waleed Ibn Abdul Malik Street
Building#900-009 Area-4
PO Box 121 Abraq Khietan
83000 - KUWAIT

by Juanita Christina at 27 April 2007, 21:26
Halo bos,

Gimana kabar? si stanley baru aja kirim email katanya doi udah dijakarta, tapi lagi ke menado coz bokapnya sakit.

Akhirnya balik lagi ke jakarta dng segala kebisingannya, dan lumayan kaget bos, disini sekarang mahal2 ya...apalagi makanannya...wah padahl gue udah promosi ama temen2 di MSF-Brussels kalo di indo serba murah ...:)

telp2an kita ya..

Cathy
by rickisaputra at 28 April 2007, 04:21
kayaknya susah banget yah kerja disana kang,, nggak kebayang dah stress nya...

*_^

memang sih stress bagian dari hidup. dan nggak semua orang sanggup and bisa me-manage stress itu sendiri kan..
lagipula kalo dipikir pikir, mikirin stress emang nambah beban pemikiran..

alah.. bingung.. and mulai ngawur nih bahasan nya..