Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tari Tor Tor sambut Tim COE di Kongo

18 June 2010, 09:54 , by Agus Hermansyah

 

(Dungu-Kongo). Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G yang berkedudukan di Dungu DRC (Demokratic Republic Of Congo) menerima kedatangan Tim COE (Contingent Owned Equipment) MONUC (Mission de I’Organisation de Republic Democratic des Nation Unies and Republique Democratique du Congo), Kamis (17/06/2010). Tim yang berjumlah enam orang tersebut, disambut dengan tarian Tor Tor yang berasal dari Sumatera Utara. Para penari Tor Tor yang berjumlah tujuh orang, seluruhnya adalah anggota Kontingen Garuda XX-G yang sedang melaksanakan tugas di negara Democratic Republic Of Congo dalam misi perdamaian oleh PBB/UN.

tari tor tor-1

tari tor tor-2

tari tor tor-3

Dalam acara penyambutan tersebut, Komandan Kontingen Garuda XX-G Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw mengalungkan selendang ciri khas daerah Sumatera Utara (Kain Ulos) kepada seluruh Tim COE yang dipimpin oleh Mr. James Boima.

tari tor tor-4

Tim inspeksi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) yang berada di Republik Demokratik Congo, setiap triwulannya memeriksa peralatan (Contingent Owned Equipment)/COE yang dimiliki oleh Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G dalam misi MONUC. Kali ini, kedatangan Tim COE cukup lengkap diantaranya Mr. James (Ghana) Chief of COE Team, Mr. Zoran (Serbia), Mr. Aguda (Filiphina), Miss Cristina (Serbia), Mr. Solomon (Nigeria) dan Major Suhail (Pakistan).

tari tor tor-5

Inspeksi Contingent Owned Equipment merupakan pemeriksaan peralatan utama dan peralatan pendukung yang digunakan dan dioperasikan oleh kontingen negara yang ikut dalam operasi pemeliharaan perdamaian, dimana pemeriksa peralatan tersebut harus sesuai dengan standar PBB dan harus mampu melaksanakan misi atau fungsi yang telah dirancang untuk pencapaian keberhasilan misi. Adapun peralatan yang di inspeksi meliputi peralatan pertempuran, peralatan umum/teknis, peralatan pertahanan amunisi/bahan peledak, dapur dan peralatan lainnya yang mendukung peralatan utama seperti peralatan pelengkap dan peralatan personel yang sesuai dengan perjanjian pemerintah negara kontingen dengan PBB di dalam Memorandum of Understanding.

tari tor tor-6

tari tor tor-7

tari tor tor-8

tari tor tor-9

tari tor tor-10

Peralatan yang diperiksa terdiri dari Major Equipment (alat berat, kendaraan personel, dll) ; Minor Equipment (toolkit, theodolit, dll), Self Sustainment (alat masak, alat komunikasi, akomodasi, dll), Rumah Sakit Level-I dengan perlengkapannya dan Laboratorium. Selain peralatan utama dan pendukung, Tim COE juga memeriksa perlengkapan prajurit.

Dalam pemeriksaan kali ini, Tim inspeksi PBB (MONUC) yang mengecek langsung ke lapangan di tempat alat berat bekerja, memuji kesiapan dan kemajuan penyiapan peralatan yang di miliki oleh Kontingen Garuda XX-G. Hal ini terbukti dengan peningkatan jumlah peralatan utama dan pendukung yang lulus dan mendapat reimbursment dari PBB. Ini semua adalah berkat kerja keras pimpinan dan anggota Kontingen Garuda XX-G yang memang tidak pernah lelah dalam merawat dan memperbaiki semua peralatan yang digunakan dalam menjalankan tugas misi perdamaian di Congo, demi keharuman nama bangsa dan negara Indonesia. SP-34/VI/Konga XX-G/MONUC.

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

1  Comment

by Nita Siahaan at 23 June 2010, 00:36

Wah bagus banget Tarian Tor Tor bisa dikenalkan di Kongo untuk menyambut tamu dari negara sahabat. Kalau saya sedang berada di kontingen pasti mau deh ikut MANORTOR lhoo.

Sukses deh buat Kontingen Indonesia ynag sedang bertugas di Kongo.

Horassss.

Ltc. Nita

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Yogi Nugroho Captain Yogi Nugroho was born in Malang, East Java, 31 years ago. The thought of earning well education, was the reason why he decided to attend the Taruna Nusantara High School and graduated from the school in 1997. As one of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago