(Dungu-Kongo). Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G yang berkedudukan di Dungu DRC (Demokratic Republic Of Congo) menerima kedatangan Tim COE (Contingent Owned Equipment) MONUC (Mission de I’Organisation de Republic Democratic des Nation Unies and Republique Democratique du Congo), Kamis (17/06/2010). Tim yang berjumlah enam orang tersebut, disambut dengan tarian Tor Tor yang berasal dari Sumatera Utara. Para penari Tor Tor yang berjumlah tujuh orang, seluruhnya adalah anggota Kontingen Garuda XX-G yang sedang melaksanakan tugas di negara Democratic Republic Of Congo dalam misi perdamaian oleh PBB/UN.
Dalam acara penyambutan tersebut, Komandan Kontingen Garuda XX-G Letkol Czi Arnold A.P Ritiauw mengalungkan selendang ciri khas daerah Sumatera Utara (Kain Ulos) kepada seluruh Tim COE yang dipimpin oleh Mr. James Boima.
Tim inspeksi PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) yang berada di Republik Demokratik Congo, setiap triwulannya memeriksa peralatan (Contingent Owned Equipment)/COE yang dimiliki oleh Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G dalam misi MONUC. Kali ini, kedatangan Tim COE cukup lengkap diantaranya Mr. James (Ghana) Chief of COE Team, Mr. Zoran (Serbia), Mr. Aguda (Filiphina), Miss Cristina (Serbia), Mr. Solomon (Nigeria) dan Major Suhail (Pakistan).
Inspeksi Contingent Owned Equipment merupakan pemeriksaan peralatan utama dan peralatan pendukung yang digunakan dan dioperasikan oleh kontingen negara yang ikut dalam operasi pemeliharaan perdamaian, dimana pemeriksa peralatan tersebut harus sesuai dengan standar PBB dan harus mampu melaksanakan misi atau fungsi yang telah dirancang untuk pencapaian keberhasilan misi. Adapun peralatan yang di inspeksi meliputi peralatan pertempuran, peralatan umum/teknis, peralatan pertahanan amunisi/bahan peledak, dapur dan peralatan lainnya yang mendukung peralatan utama seperti peralatan pelengkap dan peralatan personel yang sesuai dengan perjanjian pemerintah negara kontingen dengan PBB di dalam Memorandum of Understanding.
Peralatan yang diperiksa terdiri dari Major Equipment (alat berat, kendaraan personel, dll) ; Minor Equipment (toolkit, theodolit, dll), Self Sustainment (alat masak, alat komunikasi, akomodasi, dll), Rumah Sakit Level-I dengan perlengkapannya dan Laboratorium. Selain peralatan utama dan pendukung, Tim COE juga memeriksa perlengkapan prajurit.
Dalam pemeriksaan kali ini, Tim inspeksi PBB (MONUC) yang mengecek langsung ke lapangan di tempat alat berat bekerja, memuji kesiapan dan kemajuan penyiapan peralatan yang di miliki oleh Kontingen Garuda XX-G. Hal ini terbukti dengan peningkatan jumlah peralatan utama dan pendukung yang lulus dan mendapat reimbursment dari PBB. Ini semua adalah berkat kerja keras pimpinan dan anggota Kontingen Garuda XX-G yang memang tidak pernah lelah dalam merawat dan memperbaiki semua peralatan yang digunakan dalam menjalankan tugas misi perdamaian di Congo, demi keharuman nama bangsa dan negara Indonesia. SP-34/VI/Konga XX-G/MONUC.










Wah bagus banget Tarian Tor Tor bisa dikenalkan di Kongo untuk menyambut tamu dari negara sahabat. Kalau saya sedang berada di kontingen pasti mau deh ikut MANORTOR lhoo.
Sukses deh buat Kontingen Indonesia ynag sedang bertugas di Kongo.
Horassss.
Ltc. Nita