Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

The Diary of an explorer: Johannesburg - South Africa!

25 March 2008, 17:37 , by Juanita Christina

 

Johannesburg, 25 March 08

1 minggu yang lampau aku masih di Zimbabwe dan stuck dengan luggage yang segudang dan segala kerumitan ketika harus membersihkan isi kamar dan mulai memilah-milahkan baju atau barang-barang mana yang siap disumbangkan kepada staff kantor atau teman dekat. Sekarang, aku berada di South Africa tepatnya di Johannesburg, ibukota South Africa.

Sebenarnya kondisi sekarang ini bukan suatu hal yang bisa dibanggakan, karena Joburg (nama singkat Johannesburg) adalah kota yang terkenal dengan tingkat kejahatan yang tinggi. Jadi kemana-mana harus selalu extra hati… berpergian pun hanya membawa uang secukupnya, paling banyak 200 Rands (+/- US$20), tergantung mau berbelanja apa atau mau dipakai untuk jajan apa.

Hari ini setelah kelar urusan domestik rumah, kuputuskan untuk keluar rumah dan menghirup udara segar, kebetulan langit tak lagi mendung.

Tetapi tetap saja jaket dan sepatu boot menjadi outfit utama, karena suhu udara masih dingin. Salah satu tempat favorit bagiku di jalan ini adalah toko buku, ada 3 toko buku tapi yang satu ini sangat special, karena begitu banyak novel dan buku-buku literature yang bagus-bagus, setelah menghabiskan 1 jam bercengkrama akhirnya pilihanku jatuh pada buku tentang Nelson Mandela dan Stalin.

7th Street, terkenal sebagai salah satu tempat nongkrongnya anak muda di Joburg, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh kawula muda dan juga orang tua entah itu pada hari biasa atau akhir pekan. Hanya dengan 15 menit (berjalan kaki) saya sudah bisa tiba di tujuan, beruntung bukan?.
Tapi menurut panduan dan peraturan keamanan (Security Rules), kami tidak diperbolehkan berjalan kaki diatas jam 6 sore, dan diperingatkan untuk selalu menghindari kontak mata jika kebetulan berpapasan dengan segerombolan pria atau kelompok berandalan.

Urusan perut memang tak bisa dikesampingkan, sangat bingung untuk memilih resto mana yang tepat kali ini, karena begitu banyak pilihan, ada resto masakan Cina, Jepang, Vietnam, India, Eropa, dan akhirnya aku memilih Portugese resto. Tempat dengan kapasitas +/- 50 orang, dengan menu utama seafood tapi ada juga pasta dan pizza sebagai menu tambahan. Kuputuskan tuk memesan seafood pizza, ehmm…yummy… Suhu udara saat itu tidak terlalu dingin, jadi lebih santai duduk diveranda dengan menikmati segelas Coca-Cola dan sebatang rokok Marlboro.

Aku menikmati kesendirianku dengan tenang dan mencoba menjauhkan pikiran dari setampuk laporan yang sebenarnya belum kelar. Seandainya momen ini bisa dihabiskan bersama para sahabat wanita saya di Jakarta, ehmmm…. I really miss those great moments we all share together…

Setalah puas menyantap pizza, kuputuskan untuk pulang karena hari sudah hampir gelap. Tapi harus mampir ke supermarket dulu mengingat kulkas di guesthouse kosong-melompong, dan malam ini aku berencana untuk mempraktekkan warisan resep menu dari mamaku tercinta, namanya juga usaha belajar masak apapun hasilnya enak-nggak-enak toh untuk dimakan sendiri ini.

Pandangan mata ini tertarik pada toko minuman yang menjual berbagai macam wines (red or white) and other liqueurs, sangat sulit memilih ehhmmm…sepertinya white wine cocok untuk menemani menghabiskan long weekend.

Meski tangan ini sudah penuh dengan belanjaan, tetapi hati ini luluh melihat seorang ibu dengan bayi dipunggung plus handy craft dikedua tangannya. Kuputuskan tuk berhenti sejenak dan melihat apa yang sebenarnya dijualnya, ternyata hiasan dinding khas Zimbabwe! I really love them… and I’ve decided to get one of it!

End of today trip…. I’ve got my groceries to keep me busy cooking this week and white wine as accompany and a lovely craft…. Last but not the least… I have a new hair cut (which I’ve cut them by myself)…

Next week will be another stories and another life adventures…

Juanita CHRISTINA Juanita Christina, is nothing new to the hardship and challenges often faced by humanitarian workers. She has been involved with one of the leading international medical humanitarian organization and presently assigned in Harrare, Zimbabwe since March 2007. Previous assignment was assisting...

Detail Profile »

11  Comments

by Luigi Pralangga at 25 March 2008, 17:40

Hi Cathy,

Nice to hear news from you.. and seeing the new look :D. While in JoBurg, are you on evac-mode? What happened to the project in Harare, Zimbabwe?

Anyway, great to see that you are OK.. by any chance you keep the 10 million zim-dollar bank-note for me as souvenir? :p

by upiek at 26 March 2008, 14:35

hi
I’m indonesian.
I’ll be in Joburg within this april for bussiness trip.
And I heard alot about the crime.
Can you give me clue on safety and nice trip.
thnks

by Vica at 26 March 2008, 17:42

Hi sis..
Wow your hair grow fast.. but nice hair cut, girl..
i’m still looking for another photos of Joburg, is there any handsome guys?? Remember me ok!!
I look in the Amazing Race, that South africa has great scenery and off course the lion and friends… Why don’t u tell us more?
Btw, nice to see u happy there.. don’t mizz me, ok!

Cheers,
Vica

by Uncu Syahrial at 26 March 2008, 17:44

wah kang.. dah lama gak kedengaran dan gak ada email yg nangkring di emailku.. eh tahu2 udah di afsel. tugas disana? pindah atau gimaan nih. berapa lama disana. boleh juga tuh dikirm postcard dari sana.. he.. he. bagaimana situasi disana. kriminal yang merajalela disana tapi tetap bisa jalan-jalan ya. wah udah mulai masak juga nih.. resep emak apa tuh yang dipraktekkan disana? semoga betah dan selalu dalam lindungan Allah ya….
btw, kemaren aku ke toko buku, iseng-iseng buka majalah ME eh ternyata ada profil si akang disana. kaget juga tuh….kenapa gak bilang ada profil disana, biasanyakan di majalah Cosmo, meski aku gak beli, tapi aku dah curi baca profilnya disana. maklum anak kost yang selalu maunya gratis….

by Luigi Pralangga at 26 March 2008, 23:53

Hi Uncu,

Trims buat komentarnya, tapi ini perjalanan-nya Mbak Cathy, dia yang sedang ada di Johannesburg, lho :D

Mba Cathy,
Kenalin nih! ada Uncu di Jogja… :D

by Kiky Mustafa at 26 March 2008, 23:55

Wah sangat menarik cerita mengenai South Africa ini. Teman saya yang pernah kesana cerita kalo memang kota Joburg ini biangnya kejahatan di Afsel, sekali waktu dia pernag dibuntuti sama black man dan hampir dirampas tas dia punya, tapi beruntung ada orang India (penduduk Joburg) yang nolongin jadi selamet.

And saya dengar kata nya di sana banyak orang-2 berwajah melayu keturunan Bugis ?? apa betul ?? trus foto mbak yang paling bawah apa keturunan Bugis juga ??.

Rgds
Kiky

by Ria Esterita at 27 March 2008, 15:57

Berada di beberapa negara yg berbeda sangat menyenangkan, dan pengalam yang seru. Semoga hari2mu menyenangkan , dan berbuat untuk orang lain menjadikan hidup lebih berarti.

by Pheo at 27 March 2008, 17:09

ketiii….
nice to know that you’re alright…ditunggu di jakarta buat hang out, ngebir, party dll dll…dan tentunya BERGOSIP hehehehehe…

take care girl…
phe

by Meggie at 28 March 2008, 13:54

Hi sis….

nice pic and story, it reminds on my trip when i worked on the cruiseline….hope to go there someday also. can’t wait for ur coming home, so prepare ur self also ya coz we have some surprise for u hehehe…
btw i didn’t see any change with ur hair, but u still look great though!!!

ok…gotta go so c u at home then…
take care n JBU!!!!

cheers
M

by ibeth at 28 March 2008, 14:23

lama2 selain jadi miss harare lu juga bisa jadi kontributor handal neh… kapan kembali ke pangkuan ibu pertiwi, cinte? bagi2 ilmu baru, yaa. tulisan lu yg lebih serius gw tunggu, ya.

miss u,
ibeth

by tirZa at 28 March 2008, 18:23

hi my sis!!!
dipalakin neh suruh kasih comment…
foto2nya dikota nya kurang bnyk k,,tp ada sdikit gambaran seh…
rambut baru y???Lbh bgus kLo rambut Lo panjang Loh n digerai,,so nutupin pipi Lo yang tembem deh :D

mana foto masakan eksperimen Lo??buktiin dunkz kLo bneran masak sendiri,maLah foto2 wine yang bnyk…
(btw,,bLi Red Whine dunkz buat oLeh2 kejkt..disna murah ga?hehehe…)

petuaLangan diAfrica akan segera berakhir neh..
ditunggu Loh dirumah…
qt pny big pLane neh..
okey…
cu n take care…
GBU

….ur LittLe sister……

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

798 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Czi Rendra Rendra Hasmoro Major. Czi. Rendra Hasmoro is currently serving under Mission de I´ONU en Congo (MONUC), the United Nations peacekeeping mission in the Democratic Republic of Congo as Staff Officer Engineer in Ituri Brigade under Indonesian Garuda Contingent XX-E. He’s been responsible of...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 7 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 14 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 17 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 17 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 18 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago