Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Kurniawan Syarifuddin

The "Elites" in Lebanon

7 February 2009, 22:16 , by Kurniawan Syarifuddin

 

Tidak seperti sebelumnya, kali ini Indonesia mengirimkan satu pasukan kontingen Garuda yang seluruh terdirinya dari pasukan “Elite” yang ada di
Indonesia untuk bergabung dengan misi pemeliharaan PBB di Libanon, UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Satgas FHQSU Kontingen Garuda XXVI-A/UNIFIL, dengan pimpinan Kol Mar Saud Tamba Tua, lulusan AAL 1986, bersama dengan 199 orang prajurit TNI lainnya mulai tanggal 7 Nopember 2008 menjalankan tugasnya sebagai satuan Force Headquarter Support Unit (FHQSU) dari UNIFIL HQ. Apabila sebelumnya pasukan “Elite” yang bertugas bersama Kontingen Garuda lainnya merupakan sebagian kecil saja, untuk Kontingen Garuda kali ini keseluruhan dari 200 orang prajurit TNI tersebut berasal dari seluruh pasukan “Elite” yang ada di Jajaran TNI. Dimulai dari TNI AD yang mengirimkan prajuritnya yang berasal dari satuan Kopassus, Detasemen 81, Kostrad Raider, Kostrad Linud, Taipur Kostrad dan Kav Serbu, TNI AL mengirimkan personel dari Marinir, Detasemen Jalamangkara, Pasukan Katak dan Taifib, serta TNI AU mengirimkan personel dari Pasukan Khas TNI AU dengan Detasemen Bravonya.

Kekhususan pengiriman kali ini merupakan permintaan langsung dari Dewan Keamanan PBB yang menginginkan personel yang diutus berasal dari pasukan “Elite”. Hal ini disebabkan penjabaran tugas yang diberikan adalah untuk mengamankan markas besar UNIFIL beserta seluruh aset dari Force Commander, pengamanan Konvoy dan tamu-tamu VIP/VVIP UNIFIL, sebagai pasukan Quick Reaction Force (QRF) dan penindakan huruhara (CRC). Keseluruhan tugas itu diyakini dapat dilaksanakan dengan hasil maksimal apabila dilakukan oleh pasukan yang memiliki kemampuan dan dilatih secara khusus dalam hal pengamanan jarak dekat, keahlian penggunaan senjata api/tajam dan ketabahan yang prima, yang kesemuanya merupakan hasil dari latihan khusus yang telah dilakukan oleh para “Elite” tersebut di satuannya masing-masing.

Tugas-tugas yang telah dijalankan oleh pasukan “Elite” ini di Libanon antara lain adalah pengamanan kunjungan Sekjen PBB Ban Ki Moon ke perbatasan Israel-Lebanon dengan meniadakan ancaman yang berasal dari pihak Israel maupun faksi bersenjata yang ada di Libanon Selatan, menjalankan tugas
pengamanan dari pos-pos pengamatan di suhu udara mencapai 0 derajat celcius dan angin mediteranian yang kencang. Penugasan yang tidak dapat dijalankan dengan keyakinan tinggi apabila tidak terlatih ataupun teruji sebelumnya.

Inilah penugasan pasukan “Elite” TNI pertama kali keluar negeri secara resmi, setelah operasi “Woyla”, untuk menunjukkan bahwa profesionalisme the “Elites” TNI tidak kalah dengan pasukan “Elite” lainnya di seluruh dunia.

Tetap Semangat! Garuda!”

Tulisan oleh Letkol Inf Kurniawan Firmuzi Syarifuddin, SE. – Lulusan Akademi Militer TNI AD (Akmil) 1990.

Letkol Inf Kurniawan Firmuzi Syarifuddin, SE.

Saat ini sedang menjalani misi UNIFIL dalam Kontingen Garuda XXVI-A mulai Oktober 2008 – Desember 2009, sebelumnya pernah ikut misi UNOMIG sebagai Military Observer (Milobs) 2002-2003. Peacekeeper ini mempunyai hoby membaca dan olahraga.

Kurniawan Syarifuddin Kurniawan SYARIFUDDIN Lieutenant Colonel Inf Kurniawan Firmuzi Syarifuddin, SE was born in Jakarta in November 1968, graduated from the military Academy (Akmil AD) in 1990. Further from second Lieutenant, he began his military career in Kostrad/Army Strategic Command then assigned to Brigif...

Detail Profile »

5  Comments

by Muhammad Noer at 14 February 2009, 02:49

Selamat bertugas Pak. Semoga senantiasa mendapat keberkahan dan lindungan dari Yang Maha Kuasa.
Salam dari Indonesia.

by Akbar at 19 February 2009, 06:58

Kepakkan sayap sang Garuda hingga ke luar negri. Keep the faith my brother, karena rekan2ku yg bekerja dan mengemban tugas di bawah bendera UN membuat nama bangsa Indonesia selalu harum. Good Job

by Kemal Alfadin at 19 February 2009, 15:53

My brother, I’m proud of you :-) please let your Labs School friends know when you arrived in Jakarta, we’ll provide you a red carpet and having fun with your old school pals. Take care and Peace bro!!!

by Fendi K Negara at 25 February 2009, 21:46

semangat pak, rakyat Indonesia bangga dan slalu mendukung anda dan anak buah anda. Merdeka!!!!
Allah Bless u

by moliayu at 6 March 2009, 11:52

selamat bertugas , bangsa ini membutuhkan putra2 pahlawan sejati..dan harapan masadepan yang gemilang untuk indonesia.jayalah pasukan garudaku..

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

797 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Andi Perdana Kahar Born on February 1971, LT Col Andi Perdana Kahar devoted himself to the country of Indonesia through military carrier. Therefore, after graduating from the high school in 1989, he attended the Indonesian Military Academy for 3 years of education. Following...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago