Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tim COE inspeksi kesiapan operasional Satgas POM TNI

10 March 2010, 08:10 , by Muhammad Dahlan

 

Blate Marjayoun UN Posn 7-3, Lebanon. Tim Inspeksi COE (Contingent Owned Equipment) dipimpin oleh Mr. Charles Nhlamba mengadakan inspeksi kedua tentang kesiapan operasional Satgas POM TNI Konga XXV-B, dimana inspeksi pertama telah dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2009 lalu. Tim inspeksi COE diterima langsung oleh Komandan Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL Letkol Cpm Ekoyatma Parnowo, bertempat di Markas SEMPU UN POSn 7-3, Blat Lebanon, Senin (8 Maret 2010). Tim ini bertugas melaksanakan pemeriksaan kesiapan material yang dimiliki oleh SEMPU dalam mendukung kegiatan operasionalnya. Inspeksi yang dikenal dengan nama COE (Contingent Owned Equipment) ini dilakukan setiap empat bulan sekali.

DSC_6933

Menurut Mr. Charles Nhlamba, pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim COE ini meliputi major equipment dan self-sustaiment serta mengecek kesiapan operasional satuan yang tergabung dalam misi UNIFIL, termasuk perlengkapan-perlengkapan yang digunakan pasukan TNI yang tergabung dalam Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-B/UNIFIL.

DSC_6899

DSC_6936

Dalam pelaksanaan kegiatan inspeksi tersebut, Pasi Logistik Konga XXV-B Mayor Cpm Johny Paul Johannes Pelupessy yang bertanggung jawab terhadap kesiapan material Satgas mengkoordinir jalannya proses inspeksi, mulai dari penyiapan seluruh peralatan yang akan diperiksa sampai dengan penyiapan personel yang akan memandu setiap sektor dan tahap dalam inspeksi.

DSC_6940

Setelah proses pemeriksaan selesai, Tim COE memberikan kesimpulan bahwa secara keseluruhan Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL telah memenuhi standar kesiapan material COE yang ditentukan oleh PBB. Beberapa hal positif yang menjadi perhatian Tim COE adalah banyaknya peningkatan kualitas pemeliharaan dibandingkan dengan inspeksi sebelumnya.

DSC_6948

Seperti diketahui bahwa personel Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL yang berjumlah 75 orang memiliki material peralatan yang sangat membutuhkan perawatan baik dan rutin demi menjamin kesiapan peralatan tersebut dalam mendukung kegiatan operasional Satgas POM TNI Konga XXV-B/UNIFIL, antara lain kendaraan patroli, kendaraan markas (truk dan sejenisnya) serta material pendukung lainnya untuk tugas yang berkaitan dengan fungsi Polisi Militer. SP-20/III/Konga XXV-B/UNIFIL

Muhammad Dahlan First Lieutenant Muhammad Dahlan was born in Makassar, South Celebes, Indonesia. Joined the Indonesian Navy in 1992. He has been serving for the under the Indonesian Navy with most recent assignment as Linguist Instructor at the Indonesian Defense Language...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Banu Kusworo Capt. Banu Kusworo was born in Banyumas, 7 March 1978. currently assume responsibility as the Military Public Information Officer to the Indonesian Garuda Contingent XXIII-E serving under the United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL). He graduated from Indonesian Air...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago