(Kongo, 8 Agustus 2010). Tim Jihandak Kontingen Garuda XX-G yang sedang berada di Kongo dalam melaksanakan tugas misi perdamaian PBB, pada hari Sabtu (7/8/2010) melaksanakan dimining/pendeteksian dan pembersihan ranjau/bahan peledak UXO (Unexploded Ordnance) terhadap lokasi atau jalan-jalan yang akan diperbaiki dan dibangun oleh Prajurit TNI Konga XX-G. Pendeteksian ranjau/bahan pelekdak ini dilakukan sebagai antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap Peleton Alat Berat (Alber) Kontingen Garuda (Konga) XX-G yang sedang bekerja dalam membangun infrastruktur baik jalan, jembatan dan bangunan di Dungu Kongo.
Menurut Dansatgas Konga XX-G – Letkol Czi Arnold A.P. Ritauw, Tim Jihandak Konga XX-G yang dipersiapkan untuk melaksanakan tugas operasi di negara DRC (Democratic Republic of Congo), mempunyai kemampuan dan keahlian di bidang penanganan Disposal Handak (Bahan Peledak) dan UXO (Unexploded Ordnance) serta sudah teruji di berbagai medan penugasan. Dalam mendukung tugas Konga XX-G di bidang konstruksi baik jalan maupun bangunan, Tim Jihandak selalu berdiri didepan.
Salah satunya adalah melaksanakan dimining/pendeteksian dari kemungkinan adanya ranjau/bahan peledak yang dapat membahayakan personel yang berada di lokasi pekerjaan yang akan diperbaiki dan dibangun oleh Peleton Alber serta pembersihan di lahan yang akan ditempati oleh personel termasuk kendaraan dan alat beratnya.
“Tim Jihandak Konga XX-G selalu bergerak ke sasaran sebelum pasukan Peleton Alber Zeni TNI bergerak ke tempat yang akan dituju, dengan didukung peralatan yang standar yang dimiliki oleh TNI, seperti Mine detector (PRS 17 K), baju pelindung (rompi), helm pelindung, alat penusuk dari besi/kayu, tanda ranjau, pita pengaman dan robot type Meltron V-4 serta seperangkat Bom Trailler. Pendeteksian ranjau/bahan peledak dilaksanakan secara prosedural dan sesuai dengan SOP (Standard Operational Prosedur) mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan serta konsolidasi”, tambah Letkol Arnold.
Pelaksanaan dimining dilakukan oleh enam orang personel Jihandak Konga XX-G yang sudah mempunyai kualifikasi khusus dibidangnya dan dibantu oleh tiga personel dari Tim Kesehatan. Tim Jihandak dipimpin oleh Letnan Satu Czi Bambang Cahyo Wening sedangkan Tim Kesehatan dipimpin oleh Katpen dr. Sebastian Tambunan.
Dalam melaksanakan dimining atau pendeteksian yang dilakukan oleh Tim Jihandak selama mendukung tugas pokok Zeni TNI di Kongo dalam misi perdamaian, belum ditemukan ranjau maupun bahan peledak yang dapat membahayakan bagi personel, kendaraan dan Alat Berat Kontingen Garuda XX-G. SP-41/VIII/Konga XX-G/MONUC





Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago