Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Tim Kesehatan TNI dukung Penjinak Ranjau UNIFIL

27 September 2009, 10:38 , by Hari Mulyanto

 

(Lebanon, 25/9). Dalam rangka pembersihan sisa-sisa UXO (Unexploded ordnance), UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) kembali menggelar operasi Demining (penjinak ranjau) di wilayah operasi UNIFIL – Lebanon Selatan. Operasi ini dimotori oleh Tim Penjinak Ranjau dari Belgia, sedangkan Satgas Yonif Mekanis TNI Konga XXIII-C/UNIFIL menurunkan satu Tim Kesehatan (Timkes) untuk mendukung operasi tersebut. Timkes beranggotakan 6 orang dipimpin oleh dokter batalyon secara bergantian setiap harinya selama 6 hari pada minggu ketiga bulan September 2009, mereka tergabung dengan tim penjinak ranjau UNIFIL untuk membersihkan ranjau di sekitar blue line atau batas daerah operasi UNIFIL di sekitar perbatasan Israel – Lebanon.

demining2

Ranjau-ranjau tersebut adalah merupakan sisa-sisa peninggalan perang 34 hari tahun 2006 antara Israel dan Hizbullah yang sengaja di sebar oleh IDF (Israeli Defence Forces) sebagai bentuk pertahanan di sekitar perbatasan. Ranjau yang terdiri dari UXO, cluster bomb dan berbagai jenis proyektil yang tidak meledak selama pertempuran 34 hari tersebut sangat membahayakan masyarakat setempat termasuk anggota UNIFIL sendiri dan tidak sedikit dari warga setempat yang berprofesi sebagai petani dan peternak yang menjadi korban ranjau Israel.

demining4

Dalam operasi tersebut, Timkes Indobatt menyiagakan satu unit mobil ambulance lengkap dengan peralatan medis, yang difungsikan sebagai penindak awal dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan operasi berlangsung. UNIFIL juga menyediakan sebuah Panser VAB Scorpion Ambulance dan Helikopter Ambulance on call sebagai langkah emergency evakuasi udara.

demining5

demining1

Pelaksanaan operasi Demining, merupakan pengalaman tersendiri bagi anggota Satgas TNI di Lebanon, dan mereka harus secara ketat mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) dan Role of Engagement (ROE) yang ditetapkan selama tergabung dalam Tim Demining UNIFIL. Termasuk dalam kegiatan administrasi seperti pencatatan identitas diri, yang meliputi pencatatan golongan darah sebagai hal yang paling utama apabila terjadi kecelakaan, serta penjelasan dari ketua koordinator demining yang meliputi larangan serta tanda-tanda taktis yang ada di lapangan ranjau.

Pada operasi Demining kali ini, yang dijadikan sebagai daerah penjinakan ranjau adalah lokasi di sekitar blue line B-33 yang merupakan daerah operasi Batalyon Ghana yang berada di sektor barat UNIFIL. SP-80/IX/Konga XXIII-C/UNIFIL

Hari MULYANTO Lieutenant Colonel Mulyanto was born in Nganjuk, East Java, Indonesia in 1969. After he finished his formal education of high school in 1987, he joined the Indonesian Military Academy as Cadet. In the year of 1991 he was...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Imam Mahmud First Lieutenant Imam Mahmud, was born in Trenggalek, 8 June 1973, currently assume responsibility as the Military Public Information Officer to the Indonesian Garuda Contingent XX-H serving under the United Nations Stabilization Mission for the D.R. Congo (MONUSCO). Prior assuming...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago