Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

TNI bangun tanggul pertahanan batalyon Maroko

26 February 2010, 07:05 , by Agus Hermansyah

 

Kontingen negara Maroko adalah salah satu Kontingen terbesar dengan jumlah 800 personel yang dikirim ke negara DRC (Democratic Republic of Congo) dalam operasi MONUC ( Mission de I’Organisation Des Nations Unies en Republique Democratique du Congo / Misi PBB di Kongo) setelah kontingen dari negara Bangladesh, India dan Pakistan. Batalyon Infanteri Mekanis Maroko adalah satu-satunya Batalyon yang berada di Dungu dengan tugas pokok mengamankan Wilayah Dungu dan sekitarnya dari gangguan atau serangan milisi / sekelompok orang yang bersenjata, sehingga perlu kiranya tanggul-tanggul pertahanan Batalyon Maroko di perkuat sesuai standar UN ( United Nation ).

tanggul sdh dibangun konga xx-g-4

Batalion Infanteri Mekanis Maroko yang ditempatkan di Dungu Town dan dekat dengan Bandara Udara Dungu yang di bangun oleh kontingen dari Indonesia sekitar dua Kompi atau hampir 230 orang. Base camp Batalyon Infanteri Mekanis Maroko (Morbat) yang berjarak sekitar 8 Km dari Bandara Udara Dungu membutuhkan akomodasi / base camp yang cukup besar dan layak serta aman dari serangan milisi atau sekelompok orang yang berniat untuk menyerang.

tanggul sdh dibangun konga xx-g-5

Komandan Batalyon Maroko Kolonel Mohammed Benedir langsung meminta bantuan kepada Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G/MONUC yang dipimpin oleh Letkol Czi AP Ritiauw untuk dibuatkan tanggul-tanggul pertahanan di sekeliling base camp mereka. Menurutnya, hanya Kontingen Garuda XX-G yang mampu membangun infrastruktur baik jalan, jembatan dan bangunan di daerah operasi Dungu Kongo. Atas persetujuan dan berbekal surat perintah dari Markas Besar MONUC di Kinshasa, Komandan Konga XX-G dan Komandan Batalyon Maroko langsung mensurvey tanggul yang akan dibangun. Pembangunan tanggul-tanggul pertahanan Batalyon Maroko yang panjangnya hampir 1000 M2 dengan tinggi sekitar 2,5 dan ketebalan sekitar 3 M di mulai pada bulan Februari 2010, dipimpin oleh Danton Alber Kapten Czi Maruahal Sihombing dengan mengerahkan alat-alat berat berupa Dozer dan Exavator.

tanggul sdh dibangun konga xx-g

Komandan Batalyon Maroko dan Komandan Kontingen Garuda XX-G beserta Perwira Staf beberapa waktu lalu menginspeksi pekerjaan tanggul pertahanan yang masih di kerjakan. Setelah melihat hasil dari pekerjaan tersebut, Komandan Batalyon Maroko sangat puas dan gembira dengan hasil pekerjaan yang dilakukan oleh Kontingen Garuda XX-G. Dalam kesempatan itu pula Komandan Batalyon Maroko mengundang makan siang kepada Letkol Czi Arnold AP Ritiauw dan Perwira Staf di base camp Maroko.

makan siang bersama

Dalam acara menghadiri undangan makan siang di Batalyon Maroko beserta para pejabat MONUC di Dungu Town, Komandan Batalyon Maroko Kolonel Mohammed Benedir mengucapkan terima kasih kepada Letkol Czi Arnold AP Ritiauw atas pembangunan tanggul pertahanan yang di nilai sangat baik dan kokoh, sehingga Batalyon Maroko mempunyai base camp yang tingkat keamanannya sesuai standar yang sudah di tentukan oleh UN (United Nation).

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Imam Mahmud First Lieutenant Imam Mahmud, was born in Trenggalek, 8 June 1973, currently assume responsibility as the Military Public Information Officer to the Indonesian Garuda Contingent XX-H serving under the United Nations Stabilization Mission for the D.R. Congo (MONUSCO). Prior assuming...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago