Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

TNI lanjutkan pembangunan jalan di Kongo

10 March 2010, 07:59 , by Agus Hermansyah

 

(Kongo, Afrika, 9 Maret 2010). Setelah hampir dua bulan pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan Dungu – Faradje di Kongo berhenti karena faktor gangguan keamanan yang dilakukan oleh LRA, Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-G/MONUC kembali melanjutkan pembangunan jalan Dungu – Faradje sepanjang 155 Km. Walaupun kondisi keamanan saat ini sudah cukup membaik setelah MONUC (Mission de I’Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo) melakukan operasi Rudia II (Operasi Gabungan antara MONUC dengan Batalyon Marocco, Bangladesh Air dan FARDC (Force army Republic Democratic Congo) untuk melindungi masyarakat terhadap gangguan milisi LRA Lord’s Resistance Army) yang melakukan penculikan dan teror serta pembunuhan terhadap masyarakat Dungu dan sekitarnya, namun Kompi Zeni TNI tetap waspada dan hati-hati dengan mengikuti semua prosedur yang telah ditentukan oleh PBB.

Sebelum melanjutkan pembangunan jalan Dungu – Faradje di mulai, Komandan Kontingen Garuda XX-G Letkol Czi Arnold AP Ritiauw melaksanakan Recce (Survey) kembali terhadap jalan yang akan di bangun dengan mendapat pengawalan/Escort dari tentara Batalyon Marocco dan FARDC (Force Army Democratic Republic Congo). Pengawalan ini untuk mencegah dari hal-hal yang tidak di inginkan dan salah satu prosedur dari MONUC/PBB yang harus dijalankan oleh Kompi Zeni TNI dalam setiap pergerakan atau dalam melaksanakan pekerjaan.

jalan-1

jalan-2

jalan-3

jalan-5

jalan-6

Recce atau survey yang dilaksanakan selama satu hari ini (Senin, 8 Maret 2010) menitik beratkan kepada daerah atau tempat yang akan menjadi base camp baru dan juga pada perpindahan pasukan/personel dan materil /alat berat yang sudah di tarik dua bulan yang lalu, karena perintah dari Force Commander Letnan Jenderal Babacar Gaye.

Sementara itu, dalam kesibukannya mempersiapkan pembangunan jalan Dungu – Faradje Komandan Kontingen Garuda XX-G menyempatkan diri untuk melihat dan meninjau perbaikan Gedung kantor Walikota yang dikerjakan oleh anggota Kompi Zeni TNI yang sebagian atapnya rusak dan terbawa oleh angin ribut, sehingga aktifitas kegiatan dalam perkantoran tersebut menjadi terganggu.

jalan-7

Pada akhirnya Kompi Zeni TNI harus selalu siap dalam mengemban tugas misi perdamaian dan berusaha keras agar setiap hasil pekerjaannya dapat bermanfaat bagi masyarakat Dungu Kongo, sehingga rakyat Kongo selalu mengenang Bangsa dan Negara Indonesia. SP-22/III/Konga XX-G/MONUC

Agus Hermansyah Captain Caj. Agus Hermansyah was born on 15 August 1971, prior his assignment under the Indonesian Engineering Company under the United Nations Mission in the D.R. Congo (Mission d’el ONU en Republique du Congo – MONUC) as Military Public Information...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

G. T. Situmorang G.T. Situmorang, holds currently a rank of Leut. Colonel (Caj), born in Dolok Sanggul, Tapanuli Utara, 9 July 2011. Previously serving the Public Information Office of the Indonesian Army (Puspen TNI), in Cilangkap, Jakarta Timur – Indonesia. Holding a degree...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago