Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

UN Medal Parade bagi 100 personil satgas MTF

8 October 2009, 05:57 , by I Wayan Suarjaya

 

Area Of Maritime Operation (Lebanon, 8 Oktober 2009), Seiring dengan akan segera berakhirnya penugasan sebagai Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-A/UNIFIL, sebagai pasukan perdamaian PBB, hari ini Rabu, 8 Oktober 2009, dilaksanakan Medal Parade kepada 100 personel KRI Diponegoro-365. Acara yang dilaksanakan pada saat kapal dalam kondisi layar ini tepat di mulai pukul 10.00, setelah 2 buah sekoci salah satunya milik KRI Diponegoro-365 menjemput Commander Task Force (CTF) 448 RADM Juergen Mannhardt sementara 1 sekoci lainnya berisi staff dari CTF yang berada di kapal markas FGS Schle s wig-Holstein (SLH) antara lain Commander of Staff CTF 448 Cpt (N) Siegfried Schneider, Comamanding Officer FGS SLH yang juga sekaligus menjabat Commander Task Group 448.01 Cdr Niels Brandt dan beberapa staf lainnya.

PARADE8

PARADE9

PARADE4

Acara yang dilaksanakan dalam bentuk upacara tersebut bertindak selaku Inspektur upacara Comander Task Force RADM Juergen Mannhardt dengan Komandan Upacara Komandan Satgas Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah dengan diawali penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, amanat dan pembacaan Citation , Penyematan tanda penghargaan dan dilanjutkan dengan tour ke beberapa bagian kapal seperti Anjungan, PIT dan MCR, makan siang penyerahan cenderamata serta foto bersama di geladak Heli.

PARADE1

Commander Task Force RADM Juergen Mannhardt menyematkan Medal kepada perwakilan dari 100 personel Satgas MTF Konga XXVIII-A/UNIFIL yang diwakili oleh Komandan KRI Diponegoro-365 Letkol Laut (P) Arsyad Abdullah dan Palaksa Mayor Laut (P) Seno Ario Wibowo sementara Staff CTF menyerahkan kepada masing-masing kepala Departemen baik Departemen Operasi, Departemen Mesin, Departemen Elektronika maupun Departemen Logistik.

PARADE2

Commander Task Force RADM Juergen Mannhardt dalam amanatnya mengatakan bahwa medali yang disematkan kepada personel Satgas MTF adalah merupakan bentuk penghargaan yang tinggi dan pengakuan PBB atas jasa dan partisipasi KRI Diponegoro-365 dan seluruh crewnya sebagai bagian dari pasukan PBB khususnya MTF/UNIFIL yang telah dilaksanakannya sejak April hingga saat ini..

PARADE6

Dalam kurun waktu tersebut KRI Diponegoro-365 telah banyak berkonstribusi baik dalam pelaksanaan operasi di AMO, maupun latihan –latihan baik yang diselenggarakan antar unsur MTF maupun bersama LAF- Navy.. Sejak awal berdirinya MTF telah ikutserta kapal-kapal dari berbagai Negara khususnya Eropa. Sebagai kapal pertama dari Indonesia yang turut berpartisipasi hal ini telah memberikan suatu nuansa yang berbeda.

Ia mengatakan misi MTF UNIFIL dalah merupakan bagian yang sangat vital dari keseluruhan operasi yang dilaksanakan UNIFIL di Lebanon dengan mengadakan pengawasan dan surveillance terhadap perairan Lebanon sehingga tidak digunakan untuk hal-hal yang berlawanan dari misi UNIFIL yaitu perdamaian di Lebanon. “Meskipun Indonesia baru pertama kali turut serta dalam Satgas MTF namun dengan sangat cepat dapat berintegrasi dengan unsur-unsur lainnya meski memiliki prosedur dan peralatan yang berbeda”, ujarnya.

Pada akhir amanatnya, ia menucapkan terimakasih kepada Satgas Konga XVIII-A/UNIFIL. “Berbanggalah karena telah bisa ikut sebagai peace keeper.dalam membantu masyarakat Lebanon . Percayalah apa yang telah anda lakukan di Lebanon akan membawa kebaikan bagi masyarakat Lebanon di masa yang akan datang”, ujarnya.

KRI Diponegoro-365 akan segera mengakhiri masa tugasnya sebagai Satgas MTF UNIFIL pada 18 Oktober 2009 mendatang. Sisa waktu yang ada masih di gunakan untuk melaksanakan operasi di AMO, melaksanakan hailing terhadap kapal yang keluar masuk perairan Lebanon . Sampai saat ini Kapal yang baru saja selesai melaksanakan Docking di Yunani ini telah berhasil menghailing sejumlah 605 kapal dan tentunya masih akan bertambah lagi hingga selesai penugasannya di AMO.

Menurut rencana kapal akan kembali ke Indonesia pada 20 Oktober 2009 mendatang dengan rute Beirut-Alexandria-Jeddah- Salalah (Oman)-Cochin-Belawan-Jakarta dan Surabaya.

I Wayan Suarjaya Naval Captain (KH) I Wayan Suarjaya, born in Werdhi Agung (Northern Sulawesi) on 29 September 1972, graduated from PAPK (Perwira Prajurit Karir) in 1998, further assigned to Public Information Office of Indonesia’s Naval Headquarters assuming the responsibility as Naval...

Detail Profile »

0  Comments

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

796 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sanra Michiko Moningkey Captain Air Force Sanra Michiko Moningkey was born in 1976 in Manado, having been graduated from the Indonesia’s Air Force Academy in 2002 is presently serving the United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), as Indonesia’s Garuda Contingent – Military...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 5 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 12 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 15 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 15 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 16 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago