About This Post

Muhammad IRAWADI

Correspondent Muhammad IRAWADI

Total 1 comment

Podcast Status No podcast here!

Features Email article link

Posted 529 days ago

technorati View blog reactions

post to del.icio.us

post to digg

post to ma.gnolia

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Rating Entry

Rating: 5.0/10(1 vote cast)

Articles

Unifil kirim <em>'hard wall'</em> untuk TNI

Kontener perlengkapan ini, seharusnya diterima di Nakura terlebih dahulu sebelum didistribusikan, namun karena menurut pertimbangan tim COE, kontingen Indonesia menjadi prioritas pertama untuk menerimanya.

(Lebanon Selatan 7/2) — Hasil peninjauan tim COE (Contingent Owned Equipment) Unifil pada tanggal 27 Januari 2007, memberikan konsekwensi terhadap kontingen Indonesia. Dengan tibanya perlengkapan yang terdiri 2 buah ablution (kamar mandi) serta 15 buah corimec (hard wall) 3 modul/sekat dan 6 buah corimec 6 modul, tiba di kontingen Indonesia pada tanggal 5 Februari 2007. Kontener perlengkapan ini, seharusnya diterima di Nakura terlebih dahulu sebelum didistribusikan, namun karena menurut pertimbangan tim COE, kontingen Indonesia menjadi prioritas pertama untuk menerimanya.

Capt Philippe Ramaekers dari Engineer Officer sektor timur serta Fayyaz Asghar, Chief Engineering Officer Unifil, merekomedasikan beberapa keperluan yang dibutuhkan segera oleh kontingen Indonesia. Rekomendasi tersebut di lakukan untuk mendukung tugas, sehingga Satgas Indonesia menerima perlengkapan diatas. Berdasarkan ketentuan seyogyanya selama 6 bulan dalam penugasan, baru akan dibuatkan bangunan dengan hard wall (corimec).

Ablution adalah sebuah kamar mandi serba guna terbuat dari alumunim buatan Italia sedangkan bentuk maupun ukurannya mirip dengan kontener. Dalam 1 buah kontener berisi 3 buah shower, 3 buah WC , 2 westafel serta 1 buah urinor ( tempat buang air kecil). Sedangkan corimec sendiri diperuntukan sebagai ruang tidur pasukan (pengganti tenda). Jumlah personel yang bisa menempati jenis 3 modul dapat 12 personil. Sedangkan yang 6 modul untuk 24 personil. Baik bintara maupun tamtama, tiap sekat berisi 4 personil sedangkan untuk Perwira tiap sekat ditempati 2 personil.

Kebutuhan Ablution maupun Corimec khususnya di kontingen Indonesia baru terdukung sekitar 20%, sisanya akan dikirim dalam watu dekat. Dengan sistem knock down, bangunan untuk tempat ablution dan corimec sangat mudah dirakit serta ringan. Prioritas utama dalam pemasangan ini adalah untuk kompi motoris yang lokasi penempatannya berada di daerah terbuka. Rumah sakit lapangan Satgas Indonesia yang sudah tersedia, juga dibangun dari bahan yang sama

by am masudi at 8 February 2007, 22:56
Pak Irawadi yth,

bisakah kami minta waktu wawancara per telepon soal perkembangan terbaru situasi di Libanon selatan, yang menyangkut pasukan perdamaian TNI. Silakan SMS ke nomor kami 00 447771950917