(Adshit Al-Qusayr; 20 Juli 2010). Waktu berlalu dengan sangat cepat, tak terasa Indobatt telah melaksanakan upacara 17-an untuk yang ke-delapan kalinya di daerah penugasan Lebanon Selatan. Upacara pengibaran bendera ini dikoordinir oleh Kompi C (=Cenderawasih) Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-D/Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) dengan Inspektur Upacara (Irup) Wakil Komandan Satgas Indobatt Letkol (Mar) Guslin serta Komandan Upacara Wadanki-C Kapten (Mar) Iwan Permana, Senin (19/7) di lapangan upacara Soekarno Base Markas Batalyon Indobatt UN Posn 7-1 desa Adshit Al-Qusayr.
Upacara pengibaran bendera kali ini tanpa kehadiran Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar sebab tidak berada di tempat dan sedang menjalankan ibadah Umroh bersama keluarga di Mekkah, Arab Saudi. Namun, ketidakhadiran orang nomor satu di Indonesia Battalion ini tidak menyurutkan khitmah dan makna upacara pengibaran bendera Indonesia di negeri Libanon Selatan ini.
Pada kesempatan ini pula, Wadan satgas Indobatt membacakan Amanat Panglima TNI pada upacara bendera 17-an tanggal 19 Juli 2010 Jenderal TNI Joko Santoso, dihadapan seluruh peserta upacara yang datang dari setiap kompi-kompi baik yang dari dalam compound UN Posn 7-1 maupun yang datang dari Kompi A (=Alap-alap) UN Position 9-63 desa Al-Edaysseh, kompi B (=Branjangan) UN Position 8-33 desa Houla, serta Kompi C (=Cenderawasih) UN Position 9-2 desa Al-Zikkyeh.
Disamping itu, ada satu hal yang menarik dari pelaksanaan upacara bendera kali ini. Sebab, atas petunjuk dan arahan pimpinan Indobatt, setelahnya kegiatan upacara bendera maka diadakanlah acara tambahan. Berupa penyematan piagam penghargaan atau medal penghargaan kepada perwakilan prajurit Indobatt yang telah mengikuti kegiatan Dancon March yang setia dari garis awal sampai pada garis akhir.
Kegiatan jalan-jauh Dancon March ini telah diikuti oleh lima puluh lima prajurit Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda 23-D/ Unifil (Indonesian Battalion/ Indobatt) dengan menempuh jarak 21,5 km dalam rentang waktu lima jam sambil memikul beban ransel 10 kilogram. Kegiatan menantang Dancon March ini diadakan pada hari kemarin, Sabtu (17/07) dengan panitia pelaksana Kontingen Denmark di UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon). Rute yang dilalui seputaran kompleks Markas Besar UNIFIL UN Posn 4-7C dengan mengitari dua kali New Land UNIFIL di Naqoura. Partisipan yang ikut dalam aktivitas menantang ini datang dari berbagai negara kontingen yang tergabung dalam misi PBB di UNIFIL. Seperti Republik of Korea, Belgia, Italia, Prancis, Portugis, Malaysia, Indonesia dan tuan rumah sendiri yakni Denmark (Danlog-Coy).


Tetap semangat dan terus kibarkan panji merah putih di Libanon Selatan…
Bravo Indobatt!!!