Sesuai dengan salah satu mandatnya ditambah kebijakan baru dari Police Commissioner UNAMID, FPU Indonesia harus selalu menjaga keamanan masyarakat pengungsi dan police adviser yang sedang melaksanakan tugas patrolinya di kamp pengungsi selama 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Walhasil tidak ada lagi hari perawatan (maintenance day) di hari Jumat seperti yang dahulu kita lakukan. Hal ini juga mungkin dikarenakan oleh mulai meningkatnya tindakan-tindakan penyerangan terhadap pasukan Unamid baik dengan menggunakan senjata api maupun dengan modus seolah-olah terjadi kecelakaan. Meski demikian, pihak Unamid sendiri tidak mau mengekspos kejadian tersebut di media-media informasi dan cenderung masih menutupinya karena masih berkisar dugaan dan belum disertai dengan bukti-bukti penguat yang lain.
Dengan kesibukan yang makin meningkat tersebut, utamanya tugas bagi Formed Police Unit (FPU), kantor koordinator FPU sektor utara UNAMID tidak dapat memberikan waktu luang satu hari kepada FPU Indonesia untuk melaksanakan Upacara Hari Kemerdekaannya. Namun upacara tersebut tetap kita laksanakan walaupun dengan hanya melibatkan pasukan yang standby dan yang sedang lepas dinas sehingga tidak mengganggu jalannya tugas bagi pasukan yang hari itu bertugas patroli ke kamp pengungsi Abu Shouk dan kamp pengunggsi Al Salaam. Meski demikian, seorang rekan Milstaf dari AURI Mayor Darmawan turut serta menghadiri Upacara ini. Hal ini sama sekali tidak mengurangi khitmad dan makna dari peringatan hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ke-65 di bumi Darfur, Sudan.
Upacara internal yang kami gelar di lapangan Kamp Garuda ini sangatlah berkesan dihati sanubari kami insan Polri yang sedang menjalankan tugas misi Negara dan jauh dari kampung halaman sendiri. Dengan dikibarkannya bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya kemudian pembacaan teks Proklamasi dan teks Pembukaan UUD 1945 semakin menguatkan mental dan kebanggaan kami yang tengah mengemban tugas Negara ini.
Inspektur upacara dijabat langsung oleh komandan kontingen FPU Indonesia-2 Akbp Drs.Nazluddin Zulkifli dengan membacakan amanat dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, pelaksanaan upacara yang sederhana namun khidmat ini akhirnya terdengar oleh para komandan kontingen dari Negara lain baik itu Militer maupun FPU yang letaknya saling berdekatan dengan kamp kami sehingga
mereka berdatangan untuk memberikan ucapan selamat kepada Komandan Kontingen FPU Indonesia ini.





Recent Comments
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago
a few seconds ago