Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Our Stories: Experiences & Exposures

 

Articles

Waduh!!! - 40 Napi kabur dari penjara: Prison break ala Liberia

17 April 2009, 23:42 , by Luigi Pralangga

 

Memang, buat kita yang bekerja di daerah pasca-konflik, email security advisory adalah perihal rutin yang diterima dalam sehari bisa 3-5 email memberitahukan: “Jangan lewat sini karena ada si Komo lagi berantem..” atau “Hati-hati saat melintasi daerah Kampung Benjol – karena ada amuk massa mantan ex-combatan yang demonstrasi kepada pemerintah setempat..” dan sebagainya.. selain email advisory, adalagi Radio Alert, dimana setiap staff harus manteng di Channel 4, terutama saat lepas jam kerja dan mau berangkat kerja di pagi hari..

Si kampret ini ingat benar dikala pertengahan tahun 2004 dimana Monrovia, sempat diguncang oleh kerusuhan menyeluruh yang melumpuhkan rutinitas kota dan kondisi darurat diberlakukan dan jam malam (Curfew dimajukan dari jam 12 malam menjadi lebih pagi lagi —> jam 4 sore!!!. Jadi barang siapa yang masih berkeliaran di jalan mulai pukul 4 sore akan di tindak —> tembak di tempat. Mampus nggak sih?!!!. Walhasil, radio adalah andalan utama sarana komunikasi antara para staff dengan Zulu Base (Security Central Command).

Satu hal yang menarik dari security advisory ini adalah berita perihal bobolnya penjara dan kabur-nya para napi. Dimana kalau si kampret ini yang menjadi polisinya, saat sang napi sudah berbaur dengan masyrakat di jalan dan dipasar-pasar itu sudah susah mengenali dan membedakan: Mana kepala panjul yang kabur dari penjara dan mana kepala si mamang penjual sayur itu.

Sebab dimata ini keduanya kalau dijejerin bersanding bersebelahan tampang mereka semuanya sama!!!, Edun pisan,pan?.

Nah, hari ini, ada email masuk dikala senja sudah menjemput dan melongok ke jendela dimana warna langit di hamparan samudra Atlantik itu sudah menunjukkan cahaya keemasannya… Eh datang sebuah email security advisory yang mengabarkan bahwa: Tanggal 17 April 2009 – Tercatat 40 narapidana mabur dari Penjara Negara di darah Zwedru. 9 napi diantaranya sudah tertangkap kembali, sisanya “auk ah gelaaaap, beibeh!”.

Email itu juga menganjurkan agar segenap staff segera memperhatikan pengamanan disekitar rumah tinggal mereka dan jalur trnsportasi dari kantor ke rumah masing-masing dan saat berkendara agar senantiasa berhati-hati dan mengunci pintu serta langkah pengamanan diri lain-nya bila terjadi insiden.

Sepintas memang kejadian ini membawa resiko baru bagi para ekspat UNMIL yang berada di Liberia, terutama mereka yang bekerja di wilayah yang berdekatan dengan maburnya si para napi itu. jadi paranoid memang kalau dibawa serius.. namun ini kembali mengingatkan si kampret ini saat 3 tahun lalu berkunjung ke Maryland County dimana salah satu kunjungan kerja melihat proyek rehabilitasi Rumah Tahanan (Rutan) di Harper – sebuah pengalaman yang sangat miris sekali (kondisi internalnya).

Dengan didampingi oleh corrections officer setempat, inilah dia sebagian dari jepretan interior si rumah tahanan itu:

Ohya, juga ingin mengabari bahwa cerita lebih lengkap perihal Penjara atau seperti apa sih kondisi Rumah Tahanan di Monrovia, lengkapnya simak di majalah Maxim edisi bulan ini, beberapa foto-foto jarak dekat dengan para napi kelas berat hingga gambaran fasilitas MCK mereka, dan satu hal yang jelas bahwa senyaman-nyaman-nya ruang sel/bui adalah masih jauh lebih nyaman kamar koskosan busuk itu. Apalagi sampai harus satu ruangan dengan kampret sontoloyo dengan bau kelek sangit memabukkan itu… wah bener-bener hell on earth-lah!.

Ayo segera dapatkan majalahnya.. :-)

Dody Muhtar Taufik Dody Muhtar Taufik, currently holding a rank in Major Cavalry. Graduated in 1995 from Indonesia’s military academy, Possesses various military course to include Basic Armor, Staff Officer’s Course, Para Trooper and several other to include the latest in Civil Military...

Detail Profile »

5  Comments

by harri at 18 April 2009, 00:24

Jadi inget kl aku suka ga aware sama email security advisory, masuk inbox ya nda diapa2in :D. kl disini yg dapet jatah bawa pulang HT hanya floor warden kang. pemilu kemaren temen2 yg FW wajib pantengin itu radio. hehhe

by edratna at 18 April 2009, 04:45

Jangan-jangan yang beli majalah karena naksir cewek cantik yang badannya aduhay itu.

Kalau tinggal di Jakarta, pagi2 mendengarkan berita radio Sonora, atau radio Metro, kira2 hari ini ada demo dimana supaya tak terjebak macet. Perencanaan juga harus sejak pagi hari, apalagi jika kita akan bepergian ke beberapa tempat (kondisi jalan pada jam2 tertentu berbeda). Pernah suatu ketika naik taksi (anak2 masih kecil)..kok jalanan lengang…saya langsung minta sopir taksi putar arah cari jalan lain…benar juga…ternyata di depan ada tawuran. Jadi jalan yang macetnya berlebihan atau lengang yang tak biasa, harus segera dicari tahu, supaya tak terjebak dalam konflik atau tawuran nggak jelas.

by Agung Cahyadi at 18 April 2009, 08:25

wow~
kenapa ada cover majalah itu ya..

by Tusih at 18 April 2009, 17:35

Kalau gak salah, buronan yang kabur salah satunya naik Emirates EK 788 kemarin tuh…..

by Alan Muhammad Yuslan at 28 April 2009, 23:36

“mas happy birthday yah!!!”… u know what …?

I Just came back from indonesia and read your article about the jail… am envy u …

Never knew you write article like that and its a good one …”

 

Add Your Comment

Use the form below to comment on this article. Show who you are with a Gravatar. Your email will not displayed or passed on to any third party. Comments may be edited prior to publication and inappropriate comments may be deleted

Your Name


E-mail


URL


Message


Textile Help




Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Agung Kanigoro AKP Agung Kanigoro Nusantoro, SH , S.IK was born in Jakarta on june 6, 1978. He spent his childhood in Jakarta since 1978-1996.After graduated from SMAN 39 Cijantung in1996 he joined with Police Academy and graduated in 2000.He graduated from...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago