Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Peacekeepers: Who and what we do

 

Who is .. ?

Dedy Undrue


An expert in financial and accounting field, Dedy Undrue was born in Palangkaraya, 29th of October 1972. Palangkaraya is the capital city of Central Kalimantan where Dedy grew up. He moved to Jakarta after high school to continue education further studies and to fulfill his career endeavor. Graduated as Bachelor Degree in Finance and Banking Management from Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Jayakarta Jakarta, he started his career as finance staff at Bank Central Dagang, Head Office Jakarta for about 2.5 years. Confronting with the urgency for more challenges, he decided to resign and further joined PT. Bank Panin Tbk Head Office Jakarta as Supervisor & Authorized Signer in Settlement Department-International Division. Spent around 5 years it was enough of it and he went further for another challenge. After sending out many job applications, in November 2000, landed him at a post in a Japanese company, Yokogawa Bridge Corp. Jakarta Rep. Office as Chief Accountant with main duties were to establish their financial and accounting system, in due course was successful to reflect the company as the one of two best foreign representative office good tax payers in 2004. Having been working with several kind of consultancy firm for thepast 5 years after, has made Dedy gained the next-level of hands-on exposure in finance, accounting, taxation and laws, however his desire to look for something different remain unfulfilled. This quest further landed him to assume a post as an accountant for World Vision International Timor-Leste in 2005 and followed by Finance Manager for the implementing partner of Opportunity International Australia called Oportunidade Timor Lorosae in Timor-Leste January 2006 – October 2006. Dedy worked until the partner closed its office due to the in-country political uprising. Back to Indonesia, in December 2006, he embarked to a new journey by joining British Red Cross Society Indonesia – Tsunami Program in Aceh as Financial Accountant that mainly review BRC financial position report, BRC Assets Management and BRC Contract Database Management. Dedy was working with BRC until its mission’s closure of Indonesia program in July 2008.

In October 2008 joined American Red Cross Society Banda Aceh for its Organizational Development and Capacity Building Project for Indonesian Red Cross Society and assigned as Financial Management Specialist. Dedy has finished his mission in March 2010 and back to Jakarta, Indonesia. Starting from 27 May 2010, he agreed to take up an assignment for one year as Finance Manager for EQUIP Liberia based in Monrovia, Liberia. More stories and updates will be shared from West Africa..

Recent Articles by Dedy undrue


Maafkan saya karena meninggalkanmu: Mama Liberia
Suasana hati yang campur aduk saat hendak menekan tombol enter untuk meneruskan email ke beberapa petinggi di organisasi dimana saya bekerja saat itu. Ketika saat itu tiba, rasanya ada perasaan... »
Dedy undrue , 142 days ago

Aku (tidak jadi) ke Afghanistan, tapi kembali ke Bumi Timor Loro-Sae
Didalam proses menunggu dari hasil rentetan panjang proses interview itu, aku juga mendapatkan 3 panggilan interview melalui telepon lain, yaitu untuk sebuah INGO (International Non-Governmental Organizational) berkedudukan di Washington DC untuk posisi Regional Finance Manager untuk ditempatkan di Kamboja, INGO berkedudukan di Australia untuk posisi Finance Delegate untuk ditempatkan di Dili Timor Leste dan sebuah INGO berkedudukan di Inggris untuk posisi Emergency Response Personal untuk ditempatkan dimana ada daerah darurat.
Dedy undrue , 164 days ago

Akankah aku ke Afghanistan?
Tanpa ada perasaan apa apa tentang tawaran yang diberikan yaitu Manajer Keuangan di Afghanistan. Kenapa tadi aku bilang hanya menanggapi dengan biasa, karena saya tahu begitu banyak orang di dunia ini yang juga punya kesempatan untuk posisi itu. Tidak mudah tentunya bekerja di suatu negara belum kita tahu kondisi nya seperti apa. Berbekal modal berbahasa Inggris yang secara otodidak aku pelajari, hmhmhm walaupun sekarang aku bekerja di suatu negara berbahasa Inggris juga, tentunya ada perasaan deg – degan juga takutnya aku akan kesulitan mendengar logat mereka berbicara dan wawancara tidak berlangsung dengan baik atau jalur komunikasi nya tidak lancar dll-nya menjadi pertimbanganku karena berbekal pengalaman yang sama dengan sebuah lembaga dunia yang salah satu-nya ada di Sudan.
Dedy undrue , 222 days ago

It is holiday time: Homecoming for Christmas 2010
Penerbangan yang cukup menyenangkan dan aku pun selalu bersemangat untuk menghabiskan waktuku di dalam pesawat untuk menonton DVD film yang dimiliki di setiap bangkunya. Tentunya penerbangan jarak jauh selalu menyediakan segala kenyamanan terbang bagi penumpangnya termasuk di dalamnya saat makan dan minum yang selalu aku tunggu tunggu hihihihihi meskipun diberkati untuk mendapatkan kelas bisnis – aku patut bersyukur bahwa aku mengalami pengalaman yang sangat luar biasa terbang ke beberapa negara.
Dedy undrue , 242 days ago

Dukungan (moril materil) dalam kedukaan
Hari Senin, 4 Oktober 2010 menjadi hari yang amat menyedihkan dan memilukan bagi saya, disamping hari sibuk setiap minggu juga aku harus menghadiri pertemuan mingguan di kantor yang sumpah! – bertele-tele, kemudian belum lagi urusan sakit kepala: mencari tiket, hand over pekerjaan dan lain sebagainya. Sebelum pertemuan mingguan jam 10 pagi aku masih bisa menyempatkan diri untuk membeli tiket penerbangan ke Accra – Ghana dan aku beruntung mendapatkannya tiket seharga USD 247.00 untuk penerbangan hari Selasa, 5 Oktober 2010 dengan menggunakan ASKY yang dioperasikan oleh Ethiopian Airline.
Dedy undrue , 459 days ago

Pemberdayaan, Analisa dan Kinerja pada operasional LSM di Liberia
Sebelum bergabung di organisasi ini, terlihat bahwa pengendalian secara internal belum dilakukan sepenuhnya, dan hal ini diakibatkan rutinitas yang dikerjakan sudah dari tahun 2004 dimana di dalam posisi yang sama masih bercokol orang orang yang sama sampai sekarang. saya mengerti sekali tingkat kebosanan mereka dan juga karena bagi mereka bekerja adalah untuk mendapatkan gaji dan juga complaint kalau terlambat gajian atau ngomel kalau di kasih kerjaan lebih trus ujung ujungnya ke masalah kenaikan gaji trus bisa berbuntut perbandingan gaji expatnya.
Dedy undrue , 493 days ago

11 September ceria: Menjelajah kebun karet terbesar di dunia
Melewati sabtu dan minggu di negara bau kelek ini tentunya memerlukan trik tersendiri untuk menghindari kebosanan. Untuk kami yang berada di Liberia khususnya Monrovia, tentunya selalu mencoba untuk tetap bisa bertemu dan berkumpul. Mungkin sudah dari sononya kali ya ada pepatah orang kita bilang: “mangan ora mangan sing penting ngumpul” , begitulah adanya disini. Tetapi kalo kami anggota disini biasanya pake moto: _“ngumpul ngga ngumpul asal makan bareng”_ Hallahhh asal aja si Undrue ini.
Dedy undrue , 507 days ago

Warna warni rambut Liberia dan (Jangan) panggil aku: "CANI"
“Cani, cani, hi how are you?” sapa anak-anak kecil itu kearahku dan akupun tersenyum sambil membalas lambaian tangan ke arah mereka yang memanggil aku Cani. Sebagai seorang putra daerah dari tanah Dayak, si jali-jali ini sangat berbangga kalo ada yang panggil “Undrue” atau “Hi dayak”.hehehehe.. Hal ini karena dari tanah dayak lah, aku berasal dan dibesarkan sampai sekolah di bangku SMA. Tapi ya dari mana mereka tau la ya…duh kadang-kadang si Undrue ini ga nyambung! hahahahaha…
Dedy undrue , 541 days ago

Balada sebuah pagi di Monrovia
Bermodalkan pengalaman di beberapa NGO sebelumnya, tidak begitu sulit untuk mengerti apa yang harus dilakukan di sini, cuman sedikit butuh waktu untuk memahami kenapa begitu dan kenapa begini. Bagi aku itu adalah tantangan dan tentunya aku tidak pernah mau menyalahkan masa lalu yang terjadi di kantor itu sebelumnya, yang aku selalu pikir bagaimana kedepannya.
Dedy undrue , 586 days ago

Perjalanan seru menuju Ganta
Pas kami datang, kebetulan mereka sedang pada makan siang, wah kebetulan neh kupikir…..karena kebetulan tamu baru dan datang ama si bos, setelah beliau menyapa hai sana-hai sini, akhirnya kami disuguhi masakan di dalam 3 piring terpisan…. si nasi dengan bentuk butiran gendut-gendut ngga kayak nasi kite di Indonesia, lalu 1 mangkok seperti sambel dalam jumlah banyak yang didalamnya ada potongan ikan-ikan dan piring kecil beberapa potongan besar nenas. Disodorin dengan piring plastic warna-warni yang , (maaf) kalo pada kebanyakan resto padang di tanah air – jenis piring itu dipakai untuk kobokan atau cuci tangan. Dalam hati: Alamaak! macam mana pula ini?.
Dedy undrue , 602 days ago

Si jali-jali Nyasar ke Liberia
Pada waktu itu waktu sudah menunjukkan jam 12 siang waktu setempat berarti 1,5 jam lagi untuk penerbangan lanjutan. Penumpang kelas bisnis dipersilakan untuk keluar lebih dahulu, dan setelah kelas ekonomi di persilakan, aku langsung ngabur ke shuttle bus yang mengantar ke gerbang kedatangan. Ketika mobil berhenti aku langsung berlari mengingat (awalnya) harus keluar dulu dan check-in lagi. Bermodalkan mulut-bawel, aku tanya di penjaga pertama yang aku temui, ternyata namaku sudah ditulis di dalam catatannya untuk ditunggu karena akan ada penerbangan lanjutan bersama 1 staf UN ke Monrovia dan 2 orang lain menuju Freetown. Setelah berkumpul semua kami digiring langsung oleh si petugas ini.
Dedy undrue , 611 days ago


Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Sulung PURWOKO Courage under fire, this would be sufficient to describe this fellow’s personal quality traits. Equipped with hands-on expertise in medical field, having been working in West Papua, Indonesia – Sulung Purwoko, began to step-up into a bigger challenges, that is...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago