Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Peacekeepers: Who and what we do

 

Who is .. ?

Fati Balfas


Fatiah was born in Jakarta in 1982, the youngest of three siblings, and a firm believer in international justice. She took her grandfather’s last name “Balfas” in order to provide a ‘family’ name to ease her integration into the European system. She obtained her law degree from the University of Indonesia in Depok, in 2004, specializing in Public International Law including international organization, international legal proceeding, and international criminal law. In 2003 she joined Lembaga Penelitian Hukum Internasional (LPHI- Center for International Law Studies) as a Researcher and became an editor to Jurnal Hukum International Indonesia (Indonesian Journal of International Law) until 2005. She subsequently pursued a Master’s degree in International Law at Erasmus University of Rotterdam after receiving a full scholarship from the Dutch government. She started an internship at the International Criminal Tribunal for the Former Yugoslavia (ICTY) and subsequently was offered to join Charles Taylor’s Defense Team, Special Court for Sierra Leone on April 2007. Passionate about public International Law, she was granted a funding to allow her admission to a summer course organized by The Hague Academy of International Law in summer 2008. Currently serving as a Legal Assistant for Charles Taylor Defense Team, at the United Nations’ backed Tribunal – SCSL (Special Court for Sierra Leone) Sub-Office in The Hague, The Netherlands.

Fati enjoys living in Delft and biking throughout the city and vigorously perfecting her zero swimming skills. She encourages you to share your story through any possible means. She believes that people can always learn something from experience and other people’s experience.

Recent Articles by Fatiah Balfas


Pengadilan Pidana Internasional : Informasi Singkat Padat Mengenai Kesibukan PPI
Tahun lalu, pengacara utama Charles Taylor di pengadilan Sierra Leone (Special Court for Sierra Leone) —alias mantan atasan saya— dengan lantangnya menyatakan bahwa pengadilan tersebut dibentuk hanya untuk ‘memberadab-kan’ bangsa... »
Fatiah Balfas , 309 days ago

Kiprah Tim Pembela pada Special Court for Sierra Leone (SCSL)
Ketika saya mulai mendalami kasus Charles Taylor, saya belajar banyak tentang kedua Negara tersebut. Sierra Leone, yang merupakan locus delicti dari Dakwaan untuk kasus ini, dan Liberia yang merupakan kewarganegaraan dari Charles Taylor. Surat Dakwaan Charles Taylor sendiri dikeluarkan pad tahun 2003 dan telah mengalami dua kali amandemen dimana amandemen terakhir dilakukan pada tahun 2007. Sebagai mantan Presiden Liberia (1997-2003) Charles Taylor di dakwa dengan 11 tuntutan, dari mulai Kejahatan Perang (War Crimes) hingga Kejahatan Kemanusiaan (Crimes against humanity), yang menurut Statuta SCSL merupakan kejahatan dibawah yurisdiksi pengadilan tersebut.
Fatiah Balfas , 541 days ago


Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Ro'is Nahrudin Major Inf. Ro’is Nahrudin has been serving in the Indonesian Army (TNI AD) for over 13 years. Undertaking office at the Indonesian Defence Language Education and Training Center in Pondok Labu Jakarta Selatan. Holding a Graduate Degree in English Literature...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago