Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Peacekeepers: Who and what we do

 

Who is .. ?

Irdy Joviano


Currently serving at MONUSCO (United Nations Stabilization Mission in the DR Congo) as a Military Observer in remote place namely Kanyabayonga in North Kivu Province, DRC. Marines Officer, with present in the rank of Major, born in Palu, Central Sulawesi on 28 June 1974, graduated from the Indonesian Naval Academy in 1996, began his military career as Platoon Leader in 1997 at 1st Marine Battalion, and further succeeded to be a Company Commander at 8th Marine Battalion in the year of 2004. With series of military basic to advanced training and courses, to name a few in-country: UNMO Training, Peace Support Operations for Instructor’s level (PSOIC) in Halim – Jakarta, UNMOs Course and UNMOC (United Nations Military Observer Course) held overseas in Ulaanbaataar, Mongolia in 2009. Prior deployed to MONUSCO, Major Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba was assuming the responsibility as Pasi Ops Yonmarhanlan III in Jakarta, Indonesia.

Major Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba has banked various military missions, namely; Operasi Rencong Sakti XII & XVIIB in Eastern and Southern Province of Aceh in 1999 and in 2002/2003, Yon Gab I TNI – Ambon in 2000/2001, lastly of Rencong sakti XXIX in 2004/2005. A travel enthusiast and fond of photography, and arts – to include hard rock music, specially Bon Jovi, is also share a great interest in poetry. As he resumes duty with MONUSCO, he will be sharing more on his days during assignment from the D.R. Congo.

Recent Articles by Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba


Avocado Pizza ala Congo
Tugas di daerah konflik macam Democratic Republic of Congo (DRC) , selain cerita penuh penderitaan semasa di tugaskan di team site pada pelosok pedalaman DRC, ternyata bukanlah warna kelabu... »
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 274 days ago

Menunggu rindu sampai biru
Kesibukan sehari-hari menjelang pertengahan masa penugasan, dengan jadwal patroli yang nggak kunjung habis.. rasanya hari itu cepat terlewati. Berangkat pagi menuju desa di pedalaman, lalu kembali nyari petang berakhir.. Lepas hari tenggelam dimakan senja, nah inilah cobaan psikis terbesar yang selalu saya alami, apalagi saat stamina keutuhan perasaan itu mulai perlahan digerogoti rindu seiring gelap menjelang..
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 347 days ago

Merindumu..
Entah darimana datanya ini ilham.. yang jelas semenjak bertugas di misi di Kongo ini, tiba-tiba saya mendadak puitis bin romantis.. saking kuatnya ilham ini, kalau saja tidak seger dituangkan dalam secarik kertas.. saya bisa panas-tiris dibuatnya.. Memang ilham romantis ini ternyata akibat dari jauh terhadap sang terkasih.. untuk itu ijinkanlah si bangor ini menyiratkannya dalam untaian kata.. guna menyakinkan belahan hati di seberang lautan sana bahwa hati ini terjaga hanya untukmu..
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 357 days ago

Si Bangor dan ZA-kumi
Setelah setengah puas jarambah ka Paris, si Bangor ingin lagi bermimpi. Kali ini si Bangor bermimpi nonton Piala Dunia. Selama ini si Bangor hanya bisa menonton aksi bintang bola dunia... »
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 369 days ago

Si Bangor Jarambah ke Paris
Setelah berahsil mewujudkan mimpinya menjadi seorang UN Peacekeeper, si Bangor terus berkhayal dan bermimpi, mungkin karena pengaruh zodiac Cancer yang dimilikinya, membuat si Bangor menjadi pengkhayal dan pemimpi ulung. Berawal dari... »
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 379 days ago

Mimpi jadi UN Peacekeeper Jilid 2: Saba Kongo Tamat
si Bangor juga miris menyaksikan bagaimana anak-anak Congo meluangkan waktu mereka sepulang dari kebun. Mereka bermain dengan alam dan menggunakan mainan apa adanya. Salah satu mainan mereka yang menarik perhatian si Bangor adalah sepeda kayu. Sepeda kayu ini sebenarnya bukan mainan anak kecil, melainkan sarana angkut tradisional. Tapi karena mereka tidak memiliki pilihan mainan lain sehingga mereka meniru apa yang mereka lihat di lingkungan mereka sehari-harinya. Sungguh menyedihkan melihat kehidupan dan masa depan anak-anak Congo.
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 425 days ago

Mimpi jadi UN Peacekeeper Jilid 1: Saba Kongo
Setelah beres dengan segala tetek dan bengek di parkiran Cilangkap, berangkatlah si Bangor ke Kongo bersama tiga orang rekannya. Sebutlah nama mereka (cukup sekali sehari saja, kalau si Bangor kudu 3... »
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 479 days ago

Mimpi Jadi UN Peacekeeper (Jilid 1)
Alkisah dahulu kala di Kota ‘kembang’ Bandung hiduplah seorang anak laki2 yang bangor pisan, sebutlah namanya (3 kali sehari – Red) Irdyansyah ‘Yudha Joviano adiknya Jon Bon Jovi si Gagah... »
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 483 days ago

Dimanakah "kebahagiaan" itu?
Kita adalah pencipta kebahagiaan kita sendiri. Orang lain tidak dapat menciptakan kebahagiaan dalam hati kita. Kita dapat mewujudkan hidup yang kita kehendaki melalui pikiran kita. Kehidupan kita saat ini adalah akibat dari pemikiran kita di masa lalu, dan pikiran yang sedang kita pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depan kita. Apa yang “paling” Kita pikirkan atau fokuskan akan muncul sebagai hidup kita. Segala sesuatu yang ada di dunia ini berawal dari satu pikiran.
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 540 days ago

Congo: The time has finally came
I knew exactly what I would be facing when taking-up mission assignment in such post-conflict environment, working long hours, difficult situations, loneliness that bites to the bones, languages & communication barrier problem, feeling a bit awkward in a strange place with people of whom I do not even know. It has been apparent tome that the local culinary expose would be a problem. However, all this will be a piece of cake, compared to the job satisfactions I might have achieved. I realize I am doing this for the good sake of humanity, for the world, for my country, for my family other than for myself.
Irdyansyah Nawir Jr. Ayuba , 580 days ago


Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

799 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

nowelyn-aytin-tshering Nowelyn Aytin TSHERING Nowelyn is nothing new to the UN system organization. Several years of supporting the deployment of personnel under United Nations Volunteers Programme. Her appointment to the field/peacekeeping missions started in 2005. She began her peacekeeping journey by joining UNMIL in...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF
(Lebanon, 3/2). Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02).
Wandi Suwandi , 6 days ago

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 13 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 16 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 16 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 17 days ago

 

Recent Comments

ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


ranuoesman commented on TNI bantu Levelling Camp Guatemala
a few seconds ago


frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago