Pralangga.org | Our Peacekeeping Journey

 
 
masthead

Peacekeepers: Who and what we do

 

Who is .. ?

Nita Marcela Siahaan


Lieutenant Colonel. Nita Siahaan MSc. is the first Indonesian Army Woman from the Indonesian Army Information Service who joined Peace Keeping Operations under the banner of United Nations (MONUC) in Congo. The Indonesian Government has assigned Ltc Nita to the Democratic Republic of Congo (DR Congo) in 18th January 2008. Posted in Kisangani under Sector 2/ TS-204 MONUC. Completed the mission in January 2009. A travel enthusiast, Ltc. Nita has travelled to some countries, to name a few such as Japan, Singapore, Malaysia, Uganda and South Africa. She holds a master degree from Nangyang Technological University of Singapore, graduated in 2005 with Master of Science in International Relations. Presently, Ltc Nita is serving in the Army Information Service in Jakarta. Ltc. Nita will be sharing more experiences of her past peacekeeping assignment in the DR Congo.

Recent Articles by Nita Marcela Siahaan


Kisah Cabe Kongo dan kenangan manis India House
Kadangkala masih berpakaian Loreng saya langsung ke dapur untuk memasak makanan khas Indonesia dan saya praktekan semua pengetahuan memasak yang saya pelajari dari Indonesia. Yang sering kali saya praktekan yaitu memasak Nasi Goreng, Omelette atau Dadar Telur, Rendang Padang, Ayam Rica-rica dan Balado Ikan Teri yang lumayan pedas. Tentunya pekerjaan ini harus dibantu oleh pembantu yang tugasnya mengulek cabe yang lumayan banyak.. karena saya suka makanan/masakan pedas. Nah, dari situ saya merasa kasihan juga melihat si Mama Kongo pembantu ini, mengapa? kalau dia sudah mengulek cabe Kongo ini, air matanya berlinang pasti karena pedas terkena air dan aroma cabe yang bercampur dengan bawang merah dan putih.. apalagi kalau menguleknya bukan diulekan seperti di Indonesia tapi diulekan seperti lesung yang kecil yang terbuat dari kayu.
Nita Marcela Siahaan , 129 days ago

Training Mama Kongo tahap Lanjut dan Kunyuk Si-raja Ngutang Stadium Akut
Menyambung cerita sebelumnya berjudul: Memberdayakan Mama Kongo dengan Sabar – mendengar nasehat saya waktu itu (agar memcuci sayur-sayuran dan menyimpan-nya didalam kulkas (Red), lalu dia heran mendengar penjelasan saya... »
Nita Marcela Siahaan , 253 days ago

Memberdayakan mama kongo dengan sabar
Saya jelaskan kalau semuanya dicuci dengan bersih tentunya bahan makanan tsb kalau dimasak akan membuat kita sehat dan tidak sakit perut dan kebersihan itu adalah yang paling penting agar kita hidup sehat. Dia heran mendengar penjelasan saya karena menurut dia orang Kongo kalau makan sayur yang tidak dicuci saja pun sehat. Saya jelaskan mungkin sudah dari sononya begitu jadi tidak ada masalah. Kalau saya yang dari Indonesia harus semuanya bersih agar tidak sakit perut dan dia pun mengerti dan mau meniru apa yang saya contohkan, dan saya lega rasanya dan setelah itu tidak pernah lagi mengalami sakit perut.
Nita Marcela Siahaan , 345 days ago

Cerita dari DR Congo: Pengalaman Bertugas Sebagai Acting Cimic Officer
Selain mengajar, saya mendapat tugas tambahan sebagai Acting Cimic (Civil and Military Coordination) Officer di DR Congo untuk menggantikan rekan saya dari Zambia yang sudah selesai melaksanakan tugasnya. Tugas ini... »
Nita Marcela Siahaan , 551 days ago

Sukses mengajar SEA di MONUC: Kowad TNI harus bisa!
Pada saat pelajaran berlangsung saya memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya apa saja yang berkaitan dengan materi pelajaran. Ternyata kedua orang wanita ini sangat menentang materi yang saya sampaikan. Kebetulan dotker civilian ini bekerjasama dengan bagian Human Rights. Pertanyaan yang diajukan kepada saya yaitu berkaitan dengan Hak Azasi Manusia dikaitkan dengan kebutuhan biologis prajurit di daerah misi. Maksudnya bahwa melarang anggota prajurit untuk memenuhi kebutuhan biologisnya di daerah operasi merupakan pelanggaran hak azasi manusia. Pertanyaannya sangat menyimpang dari apa yang telah digariskan oleh MONUC. Si dokter yang bekerja di bagian Human Rights ini sepertinya lebih menonjolkan hak azasi orang untuk berbuat apa saja termasuk untuk melakukan hubungan seksual dengan orang lain karena perbuatan itu menurutnya adalah hak azasi. Saya jelaskan memang itu hak azasi namun harus diingat bahwa anggota kontingen saat ini sedang bertugas di daerah misi sehingga ada aturan yang harus dipatuhi selama bertugas. Mereka tidak bisa menerima jawaban yang saya sampaikan sesuai dengan aturan yang digariskan oleh MONUC/PBB. Diskusi alot pun tidak bisa dihindari, sehingga peserta pria menegur mereka supaya bersikap lebih sopan untuk bertanya dan tidak perlu ngotot dan mau menerima apa yang saya sampaikan, tapi mereka tetap berkeras tidak setuju dengan aturan PBB. Saya berusaha menahan emosi melihat kedua wanita ini keras kepala dan sangat tidak sopan untuk menyampaikan keberatannya tentang aturan yang digariskan oleh MONUC.
Nita Marcela Siahaan , 645 days ago

Mabuk parfum minyak sinyongnyong Kapten Mada
Untuk mengawali kegiatan saya di Kisangani, pada pagi hari saya bangun, dan langsung mandi serta mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk melanjutkan proses check in. Sambil menunggu waktu untuk... »
Nita Marcela Siahaan , 705 days ago

Menapak sejarah di Kisangani
Pada pukul 08.00 saya boarding bersama penumpang lainnya menaiki tangga pesawat. Inilah untuk pertama kalinya saya terbang ke Kisangani menggunakan pesawat PBB sejenis pesawat Antonov dengan baling-baling dengan suaranya... »
Nita Marcela Siahaan , 763 days ago

Saya ini asli orang batak, lho!
Bagi para perwira TNI yang bertugas pada misi PBB di Congo, nama “Rumah indonesia” tentunya sudah tidak asing lagi, dimana rumah ini adalah rumah transit bagi para UN Military Observer... »
Nita Marcela Siahaan , 776 days ago

Catatan setahun di Congo - Kejut budaya & Mencari Bantal (Bag 1)
“DALAM PENUGASAN DIWILAYAH KONFLIK PENUGASAN APAPUN YANG DILAKUKAN OLEH PRAJURIT PRIA JUGA DIKERJAKAN OLEH PRAJURIT WANITA TERMASUK .”MENJADI PENGEMUDI” – Mendapat kepercayaan dari Pemerintah Indonesia sebagai Kowad (Korps Wanita Angkatan Darat) yang pertama mewakili Indonesia untuk bergabung dengan perwira dari manca negara untuk melaksanakan tugas OPERASI PERDAMAIAN MISI MONUC (Mission de I’Organisation des Nations Unies en Republique Democratique du Congo) di Kongo.
Nita Marcela Siahaan , 785 days ago


Subscribe to RSS

pralangga.org subscribe to feedburner

797 people subscribing to this blog

Enter your email address:

   

About

Welcome to Our Peacekeeping Journey, a website dedicated to the peacekeepers, the ones whose currently serving at United Nations Peacekeeping Missions, those who concluded the mission assignments, and those others whose line of work are in support of establishing peace wherever they are. This is our stories about our life. Read more ... »

Correspondent

Tito Sigilipoe Tito Sigilipoe, was born in Salatiga. Indonesia. has been with greatest interest towards illustration and sketching since early and have been learning towards drawing independently ever since. Graduated from the Faculty of Veterinary Science in 2005 and further survive to...

Detail Profile »

View All ...»

 

Recent Stories

Peranan Pendamping Peacekeepers
Well, edisi yang satu ini kalau mau diurai mungkin baru akan habis 4 hari 5 malam, kok nanggung?. Kenapa nggak sekalian aja 7 hari 7 malam?. Jangan dong.. nanti nggak tidur lantas hari Senin-nya nggak bisa bangun untuk kerja. Anyhow, merujuk judul artikel kali ini, saya ingin mengulas sedikit akan peranan sang pendamping. Biasanya jarang dalam artikel ini dan sajian bacaan di warung sebelah saya mengulas perihal si Idung Pesek ini. Ya, “Idung Pesek” itulah sebutan romantis sang pendamping saya. Mungkin bagi rekans yang selama ini sempat mengikuti rentetan panjang sajian cerita di warung sebelah akan faham seperti apa wujud, kelakar dan personality traits si pendamping peacekeepers ini.
Luigi Pralangga , 7 days ago

Pemberdayaan kapasitas Police Adviser Kontingen Garuda Bhayangkara
Dalam memenuhi permintaan PBB, Polri perlu mempersiapkan personilnya secara maksimal, oleh karena itu selain dari kemampuan yang handal, perlu mengetahui apa saja yang diminta oleh PBB sebagai Stakeholder. Dari sekian banyak persyaratan yang diminta, Komandan Kontingen perlu membawa jumlah personil yang banyak. Dibandingkan Negara lain, personil Polri dalam Misi Perdamaian PBB tidaklah banyak.
Krishna Murti , 10 days ago

TNI bantu Levelling Camp Guatemala
Di samping tugas pokok Mengerjakan jalan antara Dungu-Duru, kepada United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO), Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I, khsusnya personel... »
Sulikan , 10 days ago

Indobatt latihan dengan Tentara Spanyol di Lebanon
Latihan melibatkan empat tim dari masing-masing Kompi dengan skenario penempatan dua tim sebagai Temporary Observation Postn (TmOP) sebagai ujung tombak pencari informasi, dan dua tim lainnya sebagai Permanen Observation Post (PmOP), masing-masing postn terdiri dari enam personel Indobat dan 2 personel dari Spanyol, tim TmOP bertugas sebagai ujung tombak dilapangan sebagai pencari informasi dengan menggunakan peralatan pendeteksi canggih yang dimiliki Spanyol.
Wandi Suwandi , 11 days ago

TNI Bantu Clearing Landasan Helipad di Dungu
(Dungu-Kongo, 19/01). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/MONUSCO dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas) di samping tugas pokoknya memberi bantuan Zeni kepada Divisi Timur Brigade Ituri MONUSCO (Mission De L Organisation Des Nations Unies pour La Stabilization en Republique Demokratique du Congo) diantaranya mengerjakan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 Km dan pemeliharaan Runway, juga melaksanakan clearing di sekitar landasan Helipad di Dungu agar tetap terjaga kebersihannya serta tidak mengganggu helly pada saat take off maupun landing, Rabu (18/1/2012).
Sulikan , 13 days ago

 

Recent Comments

frida jeane vera commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Tjut Lita Lambeuso commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


dody muhtar commented on Peranan Pendamping Peacekeepers
a few seconds ago


Sameer commented on Makhluk Tuhan Paling Sexy di Nepal
a few seconds ago


sutiana commented on Tibet dan romantisme putus cinta
a few seconds ago